<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262</id><updated>2012-02-09T05:57:16.781-08:00</updated><category term='Artikel Kesehatan'/><category term='cerita anak'/><category term='Do&apos;a'/><category term='cerita kehamilan'/><category term='Akhlak Dokter'/><category term='Ramadhan'/><category term='tips kesehatan'/><category term='curahan hati'/><category term='dapurku'/><category term='Biaya sekolah'/><category term='Kesehatan Anak'/><category term='nasehat ulama'/><category term='info'/><category term='bertani'/><category term='Fatawa Ulama'/><category term='dari ustadz'/><category term='berbagi cerita'/><category term='Imunisasi'/><category term='Partus Normal'/><title type='text'>Blog Ummu Harits</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>128</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7699521733926390852</id><published>2012-01-15T05:08:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T05:12:23.659-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berbagi cerita'/><title type='text'>Belajar Dagang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah merasa nggak bakat dagang sama sekali. Sempat ikut-ikutan kena racun pengen jadi pengusaha setelah beberapa waktu aktif mengikuti milist pengusaha muslim. Mencoba jualan buku dan majalah, tapi.... karena satu dan lain hal akhirnya berhenti di tengah jalan. Akhirnya semakin merasa nggak bakat dagang. Yo wes pasrah jadi ibu rumah tangga saja sambil nyambi jadi dokter :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebetuan waktu libur semester kemarin aku masih cuti, akhirnya kami sekeluarga bisa pulang ke Solo cukup lama.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam kesempatan itu aku berkunjung ke rumah teman terbaikku. Setelah hampir tujuh tahun aku tidak bertemu &lt;i&gt;my best friend&lt;/i&gt; itu, akhirnya aku bisa ziaroh ke rumah beliau. Masyaallah senangggg rasanya hatiku bertemu dengannya... ngubril sana sini, melihat keadaan beliau yang baik, benar-benar sangat membahagiakanku :)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau juga memberitahu bahwa bahwa suami &lt;i&gt;sohib&lt;/i&gt;ku dulu di FK sekarang menjadi salah satu distributor herbal di Solo, usahanya maju, jadi juragan gitu ceritanya.. :). Bahkan punya online shop juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebetuan lagi, setelah melahirkan Hafshoh, aku menjadi akrab sama pengurus koperasi RS. Suka berbagi cerita cara merah ASIP, menyimpan ASIP, tentang MPASI dan tetek bengek tentang bayi. Eh... kok tiba-tiba terpikir olehku menitipkan produk herbal di Koperasi RS. Terfikir olehku mengambil langsung dari temanku yang sudah jadi distributor di Solo. Lalu nanti dititipkan di koperasi RS. Jadi kan aku nggak usah repot-repot menawar-nawarkan langsung ke konsumen. Ternyata ziaroh memang benar-benar membawa manfaat yang banyak dan mendatangkan rizki. Semoga saja berkah. Aamiin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7699521733926390852?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7699521733926390852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2012/01/belajar-dagang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7699521733926390852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7699521733926390852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2012/01/belajar-dagang.html' title='Belajar Dagang'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7206249139823225753</id><published>2012-01-15T03:05:00.000-08:00</published><updated>2012-01-15T03:17:10.949-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Belajar dengan Globe</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-HJq5xFHg3PI/TxKwVBtR-jI/AAAAAAAAAW0/eOElz6jRZ0k/s1600/Picture+046.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-HJq5xFHg3PI/TxKwVBtR-jI/AAAAAAAAAW0/eOElz6jRZ0k/s320/Picture+046.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Globe ini permintaan mas harits beberapa bulan yang lalu. Harits ingin punya globe setelah dia melihat globe yang ada di sekolahnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya ini cuma "tiruan globe". Globe yang asli harganya cukup mahal. Sempat kaget setelah tahu harga globe lebih dari 200 ribu. Kami tidak membeli globe yang asli karena terlalu mahal menurut kami. Yang membuat kami bahagia Harits nggak maksa dibelikan globe asli setelah kami jelaskan bahwa harga globe mahal. Makanya senang banget bisa nemu globe tiruan ini di swalayan tempat kami biasa belanja, harganya cuma 26 ribu (karena terbuat dari pastik..). Yang penting manfaatnya sama aja dengan globe yang asli. Cukup menyenangkan belajar dengan globe ini. Aku seperti mengingat pelajaran geografi zaman sekoah dulu. Geografi termasuk pelajaran favoritku waktu sekolah.&lt;br /&gt;Setelah melihat globe, anak-anak jadi tahu dimana kota Mekah, Madinah, Palestina, Malaysia dan negara-negara yang lain di dunia. Anak-anak jadi mengetahui bahwa bumi 2/3 bagian adalah lautan. Bisa mengetahui dimana letak Indonesia dan seberapa jauh jarak Indonesia dengan negara-negara lain . Masyaallah...Ketika sedang belajar atau membaca tentang negara-negara di dunia bisa langsung tahu dimana letaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan&amp;nbsp; ternyata globe ini menjadi mainan favorit Hafshoh :). Hafshoh senang banget jika globe ini didekatkan dengannya, benar-benar mainan yang bermanfaat...alhamdulillah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7206249139823225753?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7206249139823225753/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2012/01/belajar-dengan-globe.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7206249139823225753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7206249139823225753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2012/01/belajar-dengan-globe.html' title='Belajar dengan Globe'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HJq5xFHg3PI/TxKwVBtR-jI/AAAAAAAAAW0/eOElz6jRZ0k/s72-c/Picture+046.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3433090896740690919</id><published>2012-01-10T07:41:00.000-08:00</published><updated>2012-01-10T07:41:06.934-08:00</updated><title type='text'>Cara Merawat Bayi-Ku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya merawat bayi itu "simpel", hanya karena kebiasaan-kebiasaan dari orang tua aja yang membuat kita nggak PeDe ketika harus merawat bayi sendiri. Beberapa kebiasan untuk merawat bayi dari zaman orang tua kita memang mungkin bagus dan perlu ditiru, tapi... sebenarnya nggak wajib mengikuti kebiasaan-kebiasaan itu jika memang menyulitkan diri kita, apalagi jika harus merawat bayi sendiri.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;Memandikan bayi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Jangan takut atau ngerasa tidak PD ketika harus memandikan bayi, yang penting kita menyangga kepalanya. Bayi yangg usianya dibawah 1 bulan, tidak harus pakai sabun dan sampoo,&amp;nbsp; dengan air saja sudah cukup. Sejak usia 2 bulan juga sudah mulai dilatih menggunakan air biasa (nggak harus mandi dengan air hangat, bahkan mandi air dingin bagus untuk kesehatan bayi kita).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;span style="color: #a64d79;"&gt;Pemakaian bedak dan minyak telon&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak Sp.A yang tidak merekomendasikan pemberian bedak yang mengandung talc (padahal hampir semua bedak bayi yang beredar di pasaran mengandung talc) diberikan pada bayi terus-terusan. Sudah kebiasaan dari orang tua kita, jika selesai mandi atau BAK bayi diberi minyak telon dan diberi bedak ke seluruh tubuh. Bahkan katanya pemakaian bedak bisa menimbulkan iritasi jika sampai masuk daerah kemaluan dan terhisap oleh bayi. makanya selesai mandi yang penting dikeringkan dengan handuk, lalu dikasi baju yang hangat. Nggak usah ribet-ribet pakai minyak telon dan bedak segala. Kalau ingin bayinya wangi, dikasi parfum aja yang banyak :). Minyak telon dipake kalau perut kembung aja...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemakaian gurita&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biarpun pemakaian gurita sudah tidak direkomendasikan oleh para ahli, tapi aku masih makein gurita buat anakku, biarpun nggak kenceng-kenceng banget pakenya. tapi setelah usia 1 bulan, sudah jarang tak pakein gurita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;Bedong&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika masih baru lahir, anakku masih sering dibedong terutama kalau malam. kalau siang hampir tidak pernah dibedong, kecuali udara dingin. jadi bedong sifatnya hanya untuk menghangatkan aja sih.&amp;nbsp; Usia 2 mingguan tidak pernah dibedong lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;Bantal bayi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak lahir jarang banget pake bantal bayi, malah seringnya pake kain yang ditumpuk-tumpuk. Padahal mempunyai 5 set bantal bayi, tapi anakku lebih nyenyak tidur nggak pake bantal. Jadinya bantalnya nggak dipake.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;Kosmetik Bayi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baby cream, baby lotion, hair lotion dsb hampir nggak pernah pake. Yang sering tak pake baby oil dan minyak zaitun. Biasanya dioleskan di lipatan-lipatan kulit bayi untuk mencegah luka karena gesekan atau iritasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #a64d79;"&gt;Gendongan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jarang menggendong bayi, kalaupun menggendong paling suka pake gendongan jarik. Pake gendongan sling kalau bepergian doang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;Imunisasi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang utama adalah "imunisasi syariat" . Menjaga dzikir pagi dan sore, setiap bepergian atau ke tempat umum membaca do'a perlindungan dari 'ain, menutup pintu-pintu dan jendela setiap maghrib, jarang mengajak keluar rumah terutama 3 bulan pertama (kecuali penting banget).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;ASI dan MPASI&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bertekad memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan biarpun harus kerja. Rencana pemberian MPASI dengan BLW (Baby Led Weaning) untuk melatih kemandirian sejak dini. Pengalaman anak 1 dan 2, biasa makan sambil disuapin sampe sekarang umur 6 dan 4 tahun masih suka disuapin (biapun sudah bisa makan sendiri).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3433090896740690919?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3433090896740690919/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2012/01/cara-merawat-bayi-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3433090896740690919'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3433090896740690919'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2012/01/cara-merawat-bayi-ku.html' title='Cara Merawat Bayi-Ku'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-4760116682921642099</id><published>2011-12-30T02:28:00.000-08:00</published><updated>2011-12-30T02:28:21.530-08:00</updated><title type='text'>Jalan Di Perumahan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-ZqxnQV5c0e8/Tv2RAssSonI/AAAAAAAAAWs/gyw0QL5YEUU/s1600/Picture+106.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-ZqxnQV5c0e8/Tv2RAssSonI/AAAAAAAAAWs/gyw0QL5YEUU/s320/Picture+106.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Pemandangan yang selalu aku nikmati dari sudut jendela rumah :), mungkin suatu saat aku akan merindukannya....&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-4760116682921642099?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/4760116682921642099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/12/jalan-di-perumahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4760116682921642099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4760116682921642099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/12/jalan-di-perumahan.html' title='Jalan Di Perumahan'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-ZqxnQV5c0e8/Tv2RAssSonI/AAAAAAAAAWs/gyw0QL5YEUU/s72-c/Picture+106.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6512038082464581566</id><published>2011-12-30T02:08:00.000-08:00</published><updated>2011-12-30T02:12:41.935-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Bersepeda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-13-qDr9CBB0/Tv2LmorYhvI/AAAAAAAAAWg/SGUuz0FbJno/s1600/Picture+107.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-13-qDr9CBB0/Tv2LmorYhvI/AAAAAAAAAWg/SGUuz0FbJno/s320/Picture+107.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mas Hanif (4 thn) lagi senang-senangnya bersepeda, maklum baru saja bisa naik sepeda. Belajarnya lumayan cepat, cuma 5 hari belajar bareng umm, akhirnya bisa goes sendiri. Sekarang tiap pagi atau sore suka balapan sepeda sama mas harits. Barokalohu fiihuma.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6512038082464581566?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6512038082464581566/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/12/bersepeda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6512038082464581566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6512038082464581566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/12/bersepeda.html' title='Bersepeda'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-13-qDr9CBB0/Tv2LmorYhvI/AAAAAAAAAWg/SGUuz0FbJno/s72-c/Picture+107.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8962377411290437151</id><published>2011-12-03T03:25:00.001-08:00</published><updated>2011-12-03T04:07:06.420-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berbagi cerita'/><title type='text'>Belajar Empat Bahasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di sekolah Harits belajar empat bahasa. Bahasa Indonesia, bahasa jawa, bahasa arab dan bahasa inggris. Kalau bahasa Indonesia nggak masalah karena komunikasi kami sehari-hari menggunakan bahasa indonesia. Bahasa jawa kayaknya harits juga lumayan paham karena di sekolah teman-temannya rata-rata menggunakan bahasa jawa, biarpun logatnya masih terdengar luchu...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang jadi problem adalah bahasa arab dan bahasa inggris. Biarpun sejak usia 4 tahun, sudah belajar sedikit-sedikit mufrodat arabic, tapi.. karena jarang dipake banyak yang lupa. Palingan hafal yang umum-umum aja...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahasa inggris banyak belajar dari &lt;i&gt;childsplay&lt;/i&gt;. Abuhu juga mempunyai program-program belajar bahasa inggris untuk anak di netbook yang sering dilihat harits. Tapi... bagaimanapun namanya anak-anak, kadang belum bisa membedakan mana kata-kata dalam bahasa arab atau bahasa inggris, apalagi kami jarang pake dalam keseharian...makanya sering terboak-balik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam buku bahasa arabnya....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan : Maa Hadza? (meja)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jawaban&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Hadza tebel... (aku awalnya agak bingung kok jawabnya "tebel", setelah tak pikir-pikir pasti maksud harits adalah "table".. ^_^)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suatu hari ketika tebak-tebakan dengan umm&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umm : Maa hadza? (pisang)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harits : Hadza banana (gubraks deh...)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;So, sampe sekarang masih belajar bagaimana cara belajar bahasa arab yang mudah dan menyenangkan buat harits.....berhubung kemampuan ummuhu juga minim sekaleee...&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8962377411290437151?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8962377411290437151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/12/belajar-empat-bahasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8962377411290437151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8962377411290437151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/12/belajar-empat-bahasa.html' title='Belajar Empat Bahasa'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1281286577242660299</id><published>2011-11-20T04:30:00.001-08:00</published><updated>2011-11-20T04:38:53.126-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Dokter'/><title type='text'>Untaian Mutiara Nasehat Untuk Para Dokter</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face {font-family:Calibri; panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Seoranghamba siapapun dia, apapun profesinya, dia tidak akan sanggup hidup sendiriantanpa membutuhkan uluran tangan orang lain. Karena manusia adalah makhluk yanglemah, yang tidak akan bisa menata kehidupannya kecuali dengan sebab bantuanorang lain. Maka seorang yang memiliki manfaat bagi saudaranya, merupakankeutamaan atasnya yang Alloh &lt;i&gt;Azza waJalla&lt;/i&gt; lebihkan dari yang lain. yang sudah semestinya hamba tersebutbersyukur kepadaNya dengan memanfaatkan nikmat tersebut dengan melakukan banyakketaatan kepada-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Seorangdokter yang bergerak di bidang medis, mereka memiliki peranan urgen bagikehidupan masyarakat, karena mereka dengan izin Alloh &lt;i&gt;Azza wa Jalla&lt;/i&gt; merupakan sebab diturunkannya kesembuhan bagi hamba Alloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt; yang mengidap penyakit.Akan tetapi yang kurang menjadi perhatian adalah mereka para dokter kurangmenyadari akan hal ini sehingga terkadang muncul dari sebagian dokter kurangnyabersyukur , mereka ujub dengan dirinya, merasa dibutuhkan banyak orang danperkara-perkara lain yang mungkin lebih buruk lagi- kecuali orang – orang yangdirahmati Alloh &lt;i&gt;subhanahu wa ta’ala.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Olehsebab itu disini kami akan membawakan beberapa untaian nasihat yang disampaikanoleh&lt;b&gt; Al Imam Al Faqih Asy Syaikh Muhammadbin Shalih al ‘ Utsaimin&lt;/b&gt; radhimahullah berkenaan tentang adab seorangdokter yang dicuplik dari ceramah beliau bersama para dokter di Rumah SakitRiyadh yang kemudian dituangkan dalam risalah kecil dengan tema “&lt;i&gt;Irsayadaatun lithobiibil muslim&lt;/i&gt;” Semoga menjadipelajaran bagi kaum muslimin terkhusus para dokter, diantara untaian nasihatbeliau rahimahullah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pertama,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Mengikhlaskan niat di dalampekerjaan kalian, bukan bekerja untuk mendapatkan gaji semata, penghormatan,ucapan terima kasih dan sebagainya. Namun kalian bekerja untuk menghilangkanpenyakit dengan takdir Alloh&lt;i&gt; Azza waJalla&lt;/i&gt; dengan sebab usaha kalian dan dengan tujuan berbuat baik kepadaorang-orang yang kalian obati. Dengan niat yang ikhlas inilah pekerjaan akanmemberikan hasil yang baik, begitu pula sebaliknya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kedua,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Bersungguh-sungguh di dalammengingatkan pasien agar bertaubat kepada Alloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt;, istighfar dan memperbanyak dzikir, membacaalQur’an, terlebih untuk mengucapkan dua kalimat yang telah disebutkan olehNabi shollallahu ‘alaihi wasalam : “Ada dua kalimat yang sangat dicintai oleh ArRahman(Alloh), sangat ringan (diucapkan) oleh lisan, tapi berat timbangannya (di harikiamat) yakni &lt;i&gt;subhaanallohi wabihamdih&lt;/i&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;dan &lt;i&gt;subhaanallohil ‘adziim&lt;/i&gt;. “ (HR Bukhory no. 7124 dari sahabat Abuhuroiroh).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Orangyang sakit tidak akan kesulitan untuk mengucapkan dua kalimat ini, hasunglahdia untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Juga menasehati danmengajak pasien agar hati mereka bergantung kepada Alloh melalui ayat-ayatNya,karena ketergantungan para pasien kepada Alloh memberikan pengaruh yang kuatdalam menghilangkan atau meringankan penyakit yang dideritanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Ketiga,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Apabila telah ditakdirkan pasienanada menjemput ajalnya, maka kewajiban kalian adalah mentalqinnya dengankalimat Laa Ilaaha Illalloh, karena Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bimbinglah orang yang akan meninggal di antara kalian untuk mengucapkan Laaillaha illalloh.“ (HR. Muslim no 2162,2164 dari Abu Sa’id al Khudry, AbuHurairah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Tapiyang perlu diperhatikan, talqin itu hendaknya dengan cara yang lembut. Apakahanda harus mengatakan kepadanya, “ Wahai Bapak Fulan ucapkanlah Laa IlaahaIllalloh karena sebentar lagi ajal menjemputmu!” Janganlah katakan seperti itukarena barangkali kesusahan yang dia rasakan akan menyebabkan dia mengatakan“tidak mau”. &amp;nbsp;Maka mungkin cara yangterbaik di dalam mentalqin adalah, anda berdzikir disampingnya Laa ilaahaillalloh, apabila anda berdzikir kepada Alloh disisinya, niscaya dia akan ingatdan akan mengikuti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Ya,seandainya si pasien adalah orang kafir maka anda katakan kepadamya, “KatakanLaa Ilaaha Illalloh.” Karena Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam mengatakankepada pamannya Abu Tholib tatkala ajal menjemputnya “ Wahai pamanku ucapkanlahLaa Ilaaha Illalloh suatu kalimat yang akan aku jadikan alasa (hujah) untukmembelamu di sisi Alloh.” (HR. Bukhory 1294 Muslim 141).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Rosullullahjuga mengatakan hal yang sama kepada pemuda Yahudi di Madinah tatkala Nabisholallohu ‘alaihi wasalam menjenguk saat ajal hendak menjemputnya beliaumenawarkan agama islam kepadanya, maka pemuda itu menoleh kepada bapaknya,seakan-akan minta izin, maka Bapaknya berkata kepadamya, “ Taatilah Abu Qasim(yaitu panggilan Nabi Sholallohu ‘alaihi was sallam). Akhirnya pemuda itu masukIslam. Maka Nabi bersabda : “Segala puji hanya miik Allah yang telahmenyelamatkannya dari neraka.“ (HR. Bukhory&amp;nbsp;1290 dari Anas bin Malik)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Perhatikanlah…!Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasalam memuji Alloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt; tatkala pemuda itu berpin dah dari agama Yahudikepada Islam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Keempat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;, Selain itu anda tanyakan jugabagaimana sholatnya? bersucinya? Anda ajarkan dia sesuai dengan ilmu yang andakuasai. Sebagian pasien tidak bersuci sebagaimana mestinya, juga karenasebagian pasien terdapat najis pada pakaiannya dan bahkan mengatakan : “Apabila Alloh sudah menyembuhkanku, maka barulah aku akan bersuci dan sholat…!”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Sebagianpasien mengqoshor (memendekkan) sholat padahal dia tinggal di kotanya. Diamengira bahwa apabila seseorang boleh menjamak maka boleh pula baginyamengqoshor. Apabila pasien penduduk Riyadh (dan dia dirawat di Riyadh) kitakatakan kepadanya : “Anda boleh menjamak anatar dua sholat apabila andamerasakan kesulitan untuk melakukan sholat pada masing-masing waktunya, dantidak boleh baginya mengqoshor. Tapi seandainya pasien berasal dari kota laindan dia dirawat di Riyadh maka kita katakan kepadanya : “Silahkan qoshor danjamak sholat &amp;nbsp;anda.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kelima,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Pesan saya kepada kalian Apabilapasien anda adalah lawan jenis, dalam artian apabila tertuntut oleh keadaandarurat, sehingga dokter pria mengobati pasien wanita, waspadalah terhadapfitnah ini! Maka janganlah membuka bagian tubuhnya kecuali sesuai dengankebutuhan medis saja dan dengan mengurangi obrolan-obrolan dan penangana,karena syaiton itu berjalan dalam tubuh anak adam di dalam jalan peredarandarahnya. Terkadang anda akan berkomentar dalam kondisi semacam ini tidakmungkin seorang akan tergoda syahwatnya! Atau komentar-komentar semisalnya.Maka kita jawab :”Itu benar, itu adalah asalnya, tapi bagaimana pendapat andaapabila syaithon berjalan di dalam tubuh anak Adam didalam peredaran darahnya?Bukankah mungkin sekali dia (syaithon) akan menyesatkan orang ini? Jawablah..!Ya mungkin, bahkan mungkin sekali.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Keenam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;, Juga saya wasiatkan kepada kalianuntuk bersungguh-sungguh menghadapkan pasien ke arah kiblat tatkala sholatsemampu mungkin, kalau perlu dengan cara kita putar ranjangnya, jikamemungkinkan maka putarlah! Jika tidak memungkinkan maka katakan kepada pasienanda “Bertakwalah kepada Alloh bagaimanapun keadaanmu. “ Alloh &lt;i&gt;Azza wa Jalla&lt;/i&gt; berfirman :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;“Dankepunyaan Allohlah timur dan barat, maka kemanpun kalian menghadap disitu adawajah Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Luas (Rohmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.”(QS. Al Baqoroh 115)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Alloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt; juga berfirman : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;“Allohtidaklah membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (AlBaqoroh 286) “Alloh tidaklah membebani seseorang melainkan sesuai dengankesanggupannya.” (Al Baqoroh 286)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Alloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt; juga berfirman : &lt;br /&gt;”Maka bertakwalah kepada Alloh sesuai dengan kemampuanmu.” (At taghabun 16)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Andatenangkan hatinya dan katakan kepadanya, “Apabila kebiasaanmu sholat menghadapkiblat dan ini adalah kenyataannya maka telah ditulis bagimu pahala (menghadapkiblat) secara sempurna.“ &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Hal inisesuai sabda Nabi:: &lt;br /&gt;”Apabila seseorang hamba sakit atau melakukan safar (mengadakan perjalanan)maka dituliskan baginya pahala amalan-amalan yang ia kerjakan tatkala ia sehatdan sedang mukim.” (HR Bukhori 2834 dari Abu Musa Al asy’ari)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Ketujuh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;, Dan juga nasihat untuk kalian agarberwasiat / memberikan pesan kepada pasien, apabila mereka (disatukan satudengan psein yang lain) di dalam satu kamar. Kalian pesankan kepada mereka agartidak saling mengganggu satu dengan yang lain. Karena sebagian pasien terkadangmengganggu pasien lainnya. Terkadang dengan mendengarkan tape recorder atauradio. Apabila memang perkara ini dilarang maka barangkali saja dia mengganggudengan bacaan alQur’an, membaca alQur’an dan mengeraskan suaranya! Nabishollallohu ‘alaihi wassalam telah bersabda kepada sahabat-sahabatnya yangsebagian mengeraskan suaranya, Apa yang beliau ucapkan? Beliau bersabda : “Janganlahkalian saling mengganggu satu sama yang lain dalam membaca alQur’an.” (HR Abudaud 1334 dasri Abu Sa’id Al Khudry dishahihkan syaikh alAlbani rahimahulloh)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kedelapan,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Saya juga berpesan kepada kalianuntuk tidak memperbanyak obrolan dengan para perawat wanita, kecuali sesuaidengan tingkat kebutuhan (yang darurat) dengan tetap berusaha menjagapandangan, karena masalah ini sangat berbahaya. Terkadang obrolan-obrolan itumendorong hal-hal yang lebih buruk lagi! Akan tetapi jika hal tersebutdibutuhkan (darurat) maka boleh dilakukan hanya saja tetap menjaga pandangansemampu mungkin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kesembilan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;, Saya juga berpesan kepada kalianagar menjaga jam kerja (disiplin). Jangan sampai terlambat dari awal waktukehadiran dan jangan keluar sebelum jam keluar. Karena waktu itu bukanlah hakkalian, jam kerja bukanlah haknya dia (dokter) karena dia telah mengambil upahdari jam kerjanya. Setiap detik ada perhitungan dari upahnya. Maka tidak halalbagi seeorang untuk terlambat dari awal jam kehadiran dan tidak boleh maju darijam pulang. Seseorag harus menunaikan amanahnya…!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kesepuluh,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Saya wasiatkan kepada kalian agarberiman dan yakin usaha saudara-saudara ini adalah hanya sekedar (melakukansebab) sedangkan keputusan akhir ditangan siapa? Berada ditangan siapa?Ditangan Alloh azza wa Jalla. Terkadang seseorang telah melakukan suatu sebabdengan sempurna, tetapi tidak ada hasilnya, karena keputusan akhir berada ditangan Alloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt;. Olehkarena itu apabila seseorang mengutip hadits. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;“Jintenhitam (habatus sauda) adalah obat segala macam penyakit kecuali almaut.” (HR.bukhory 5363 dari ‘Aisyah dan Muslim 5896 dari Abu Hurairah).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Makaseakan-akan konsekuensinya adalah tidak ada seorang pun yang akan sakit, tapiketahuilah bukan begitu kenyataannya, habatussauda adalah suatu sebabkesembuhan hal ini tidak diragukan lagi, tapi sebab(sarana) ini terkadang tidakmendapatkan hasil karena adanya penghalang. Maka meskipun anda seorang yangsangat teliti (pandai), dan ikhlas, terkadang usaha anda tidak mendatangkanhasil sesuai dengan keinginan anda, ketahuilah keputusan akhir itu ditanganAlloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kesebelas,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; Aku wasiatkan agar kalianmengucapkan “&lt;i&gt;bismillah”&lt;/i&gt; ketikamemulai pengobatan dan pekerjaan kalian, karena setiap pekerjaan yang tidakdiawali dengan ucapan “bismillah” itu akan rugi yaitu terputus dari berkah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Inilahyang bisa saya sampaikan saat ini berupa wasiat. Akhirnya saya memohon kepadaAlloh&lt;i&gt; Azza wa Jalla&lt;/i&gt; semoga bermanfaatbagi kalian dan dijadikan amalan kalian senantiasa ikhlas karena Alloh &lt;i&gt;Azza wa Jalla&lt;/i&gt; dan menuai manfaat bagihamba Alloh Azza wa Jalla. &lt;i&gt;Wallohulmuwaffiq.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Maroji’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;IrsadaatunLithobiibil Muslim-Ibnu Utsaimin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;ShohihBukhory&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;ShohihMuslim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;ShohihSunan Abu daud&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Calibri&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Diketik ulang dariMajalah ‘Afiyah Edisi 1 Volume 1 Hal 14-20&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1281286577242660299?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1281286577242660299/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/11/untaian-mutiara-nasehat-untuk-para.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1281286577242660299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1281286577242660299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/11/untaian-mutiara-nasehat-untuk-para.html' title='Untaian Mutiara Nasehat Untuk Para Dokter'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8989891278788044438</id><published>2011-11-05T04:49:00.000-07:00</published><updated>2011-11-05T19:51:28.635-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berbagi cerita'/><title type='text'>Antara Popok Kain, Cloth Diaper dan Disposipel Diaper</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:245261057; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-752870136 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l0:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;}@list l1 {mso-list-id:567113982; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-121751290 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l1:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;}@list l2 {mso-list-id:778261550; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:1136841562 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l2:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;}@list l3 {mso-list-id:1123502517; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-760045072 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l3:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:42.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:42.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;}@list l4 {mso-list-id:1269660889; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1531257776 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l4:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:36.0pt; mso-level-number-position:left; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;}@list l5 {mso-list-id:1472019076; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:503326186 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;}@list l5:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:; mso-level-tab-stop:39.0pt; mso-level-number-position:left; margin-left:39.0pt; text-indent:-18.0pt; font-family:Symbol;}ol {margin-bottom:0cm;}ul {margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Pada zaman sekarang ini dikenal 3macam popok, yaitu popok kain, cloth diaper (clodi) dan disposibel diaper(dispo). Masing-masing dari ketiga jenis popok tersebut mempunyai kelebihan dankekurangan sendiri-sendiri. Seorang ibu yang mempunyai bayi pasti mempunyaipilihan sendiri untuk buah hatinya yang baru lahir.&amp;nbsp; Bagaimana dengan aku? Aku sudah mencoba ke-3jenis popok itu untuk Hafshoh (anakku yang baru berumur 1 bulan). Saat inipilihan utamaku jika di rumah adalah popok kain. Kemudian kalau terpaksamisalnya untuk perjalanan atau berkunjung ke rumah orang tua aku memilihmemakai clodi, dan kalau kepaksa banget baru memakai disposibel diaper (dispo).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Alasan memilih popok kain :&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mempunyai 30-an popok kain, sayang kan kalau nggak     dipake.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Lebih irit (namanya juga IRT, berfikirnya yang     paling ekonomis dong).&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mempunyai mesin cuci dan ada ART kalau pagi. ART-ku     rajin mencuci dan menyetrika. Jadi nggak ada masalah biarpun cucian     setumpuk.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Nggak bikin ruam popok tentunya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kekurangan popok kain antara lain: &lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Capek. Setiap kali bayi BAK, kita harus mengganti     popoknya. Selain itu harus menyiapkan air hangat, handuk, baby oil, alas     ompol …&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Boros air, detergen dan listrik. Karena otomatis     cucian jadi banyak. Setiap pagi rata-rata mencuci 20-an popok dan alas     ompol.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Siap-siap terkena ompol bayi. Namanya juga popok     kain, jadi sudah resiko ketika menggendong, kita terkena ompol. Siap-siap     sering ngepel lantai juga.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kurang praktis buat bepergian.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Sejak Hafshoh sering diajak kerumah mertua, aku mencoba memakaikan clodi selama perjalanan ataupun ketika dirumah mertua. Sebenarnya baru 2 merk clodi yang&amp;nbsp;aku coba, yaitu GG dan cluebebe. Awalnya ketika mencoba clodi, suamiagak kurang sreg karena terlihat bulky. Tetapi setelah melihat keefektifandalam menahan BAK selama 4-6 jam, suami jadi ndukung pake clodi, walaupun nggakboleh full seharian pake clodi. Pake clodi 2x/hari aja.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kelebihan clodi antara lain :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Bisa dipake selama 3-6 jam tanpa bocor(tergantung merk).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Bisa dicuci ulang, jadi tidak membuat banyaksampah. Go green gitu lhoh...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Jarang bikin ruam popok.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Nggak sering gantiin popok, jadinya tidur bayilebih nyenyak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Lumayan praktis buat bepergian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 39pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Kalau perawatan bagus, bisa dijual lagi ataudiwariskan ke anak berikutnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 21pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kekurangan clodi :&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mahal (harga clodi merk lokal rata-rata :     70.000-100.000, merk impor : 200-300 rb-an ). &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Perawatan susah : detergen nggak boleh sembarangan,     nggak boleh dikasi pewangi, pemutih, nggak boleh disetrika, dsb. &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Keringnya lama terutama insertnya. Padahal sudah make     mesin pengering dan dijemur langsung di bawah matahari, biasanya baru     kering setelah 2 hari. &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau merknya kurang bagus, gampang bocor juga     (cuma bisa nahan pipis 1x). &lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Biarpun kemungkinan kecil, bisa mengakibatkan ruam     juga&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Berhubung masih sering dapat tamudan kebetulan mendapat bingkisan sebuah disposibel diaper merk Sw***y darisodara, maka aku beberapa kali makein dispo buat Hafshoh. Berdasarkanpengalaman anak pertama dan kedua, merk Sw***y kurang bagus, terkena pipis 2-3kali kadang sudah bocor. Dispo yang paling kami suka adalah Mamy poko yangwarna biru, bisa tahan nggak bocor buat semalaman. Tapi mahal bo’… Sekarang jugaada mamy poko warna kuning, tapi daya serap nggak sebagus mamy poko biru. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kelebihan dispo :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Praktis.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 42pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;·&lt;span style="font-size-adjust: none; font-size: 7pt; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Nggak repot dan nggak capek (kalau bocor tinggaldibuang).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-left: 24pt; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Kekurangan dispo :&lt;/div&gt;&lt;ul style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; margin-top: 0cm;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Boros: kalau full seharian pake dispo mungkin     sebulan menghabiskan 300 rb-an hanya buat beli dispo.. (mahal banget kalau     menurutku)&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Membuat banyak sampah&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Sering buat ruam pada beberapa bayi&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Susah buat toilet training (kata beberapa teman).&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ada beberapa bayi yang kurang nyaman pake dispo.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Selama ini sebenarnya nggakpernah terjadi ruam popok pada anak-anakku, baik anak 1,2 dan ke-3 jika memakaidispo. Tetapi karena boros dan kayaknya ngeliat anakku “kurang nyaman” jika memakaidispo makanya aku jarang pake dispo ke anak-anakku. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: Times,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif; text-align: justify;"&gt;Jadi mau memilih popok kain,clodi atau dispo semua tergantung ke pribadi dan kondisi masing-masing ibu. Apapunpilihan ibu yang penting buah hati kita merasa nyaman dan tetap sehat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8989891278788044438?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8989891278788044438/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/11/antara-popok-kain-cloth-diaper-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8989891278788044438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8989891278788044438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/11/antara-popok-kain-cloth-diaper-dan.html' title='Antara Popok Kain, Cloth Diaper dan Disposipel Diaper'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6524037375989819279</id><published>2011-11-05T04:42:00.000-07:00</published><updated>2011-11-05T19:39:09.091-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Cerita Tentang Hafshoh</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHPMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;   &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;   &lt;m:dispdef&gt;   &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;   &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;   &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;   &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;   &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;  &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt;&lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:1; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman","serif"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:10.0pt; mso-ansi-font-size:10.0pt; mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page Section1 {size:612.0pt 792.0pt; margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; mso-header-margin:36.0pt; mso-footer-margin:36.0pt; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Akhirnya bisa meluangkanwaktu&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; untuk menulis tentang Hafshoh,putri kecilku yang Alloh subhanahu wa ta’ala anugerahkan kepada kami tgl 8oktober 2011. Kami memberi nama putri kami dengan Hafshoh, teriring do’a supayabisa meniru keutamaan ummul mukminin Hafshoh bintu Umar bin khattabradhiyallahu anha dan Hafshoh bintu Sirin, seorang ulama wanita di zamantabi’in.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hafshoh lahir dengan normal diRS. Proses persalinannya lebih lama dari Hanif (anakku yang ke-2), aku mulaimerasakan kontraksi rahim tanda mau melahirkan ( &lt;i&gt;his&lt;/i&gt; ) jam 3 dini hari, kemudian aku diantar suami ke RS sekitar jam5 pagi habis sholat subuh. Hafshoh baru lahir jam 10 pagi. Setelah lahir, kamimencoba langsung IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Sekitar 1 jam-an, aku merasakangerakan putriku yang mungil (BB nya 3000 gram) di dadaku untuk mencari putingsusu.. masyaallah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;4 jam post partum aku mintapulang dari RS, APS pastinya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; (pulangpaksa bahasa kerennya :p). Nggak betah di RS, ngerasa nggak nyaman baget. Jauhmerasa nyaman di rumah mungil kami di samping RS. Akhirnya jam 2 siang aku dan Hafshohpulang ke rumah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tiba di rumah, kakak-kakaknyalangsung menyambut kami dengan begitu bahagianya. &lt;i&gt;Masyaaallah barokallohu fiihuma&lt;/i&gt;. Mereka berdua kelihatan sangatbahagia ketika melihat adik perempuannya sudah bisa menghirup udara dunia,bahkan keduanyalah yang sibuk menyiapkan tempat tidur untuk adik kecilnya. Abuharits sempat bercerita bahwa ketika abu harits pulang mengambil perlengkapanbuatku ketika aku mau melahirkan, sebenarnya Hanif sudah bangun. Awalnya Hanifingin ikut ke RS, tetapi setelah abuhu menjelaskan kalau umm nggak bolehditengok dulu, Hanif pun nurut dan mau menunggu di rumah saja dengan mas Harits.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Terselip perasaan haru di dalamhatiku biarpun selama kelahiran Hafshoh aku hanya didampingi suami. Nggak adaortu, mbakku, mertua ataupun sodara kami yang lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; Ortuku nggak bisa langsung melihat cucunya karenamasih ada suatu kepentingan di rumah yang tidak bisa ditinggalkan. Mertuakujuga tidak bisa datang karena tidak ada yang mengantar. Tapi aku tetap bersyukurkarena ada suamiku yang bisa mendampingi dari awal sampai akhir prosespersalinan. Apalagi melihat kebahagiaan kakak-kakaknya setelah melihat adikkecilnya yang cantik, sama sekali tidak ada rasa cemburu di mata keduanya. Bahkandengan antusias mereka membagi kebahagiaannya dengan teman-temannya diperumahan, mereka menceritakan bahwa sekarang mereka mempunyai adik perempuanyang cantik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Hari pertama mempunyai bayi tanpaada yang membantu lumayan repot juga, suamiku yang harus menangani semuanya karenakondisiku belum pulih 100 %. Suami yang mesti pontang panting kesana kemari.Setelah mengantar aku pulang dari RS, beliau mesti mencari beberapa perlengkapandan kebutuhan yang kami butuhkan, suamiku juga yang sibuk menyiapkan makanbuatku dan anak-anak, bahkan yang sering bangun di malam hari ketika Hafshohmenangis. Beliau yang sering mengganti popok ataupun menidurkan jika Hafshohterbangun di malam hari. Qodarulloh, aku terkena anemia (Hb-ku&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; 8,1) jadinya aku merasa lemas, punggung dankaki pegal-pegal dan perdarahan pervaginam yang aku alami lumayan banyak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di hari ke-2, aku mulai mencobaberaktivitas biasa. Kondisiku sudah lebih baik, perdarahan jalan lahir jugasudah tidak sebanyak di hari pertama, selain itu aku paksa diri banyak makandan minum suplemen penambah darah (biarpun rasanya mual luar biasa). Yang masihmenjadi problem adalah ASI-ku belum lancar. Hafshoh jadi terlihat lebih kuruskarena kurang minum. Sebenarnya abu harits sudah membelikan sebuah sufor.Tetapi aku nggak mau memberikannya pada hafshoh, aku ingin Hafshoh hanya minumASI…&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Di hari ke-3, Hafshoh terlihat“kuning”. Aku tahu itu dikarenakan ASI-ku yang belum lancar. Biar begitu akutetap tidak memberi tambahan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;sufor karenaku optimis itu kuning yang fisiologis. Biarpun terlihat kuning, Hafshoh tetapaktif dan tidak lesu, nenennya juga masih kuat. Makanya aku meyakinkan dirikusendiri bahwa ASI-ku pasti cukup. Aku paksa diri banyak makan, minum dan minumlancar ASI (padahal cium baunya saja sudah mual…). Alhamdulillah setelah harike-5, ASI ku mulai lancar. Dan “kuning” di Hafshoh pun sedikit demi sedikitmulai menghilang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kami mendapat tamu hampir setiaphari&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp; setelah kelahiran Hafshoh. Baikteman di RS, teman kerja suami, teman ta’lim, tetangga di perumahan maupunteman ketemu di jalan (??). Masyaaallah.. nggak nyangka dan terharu banget.Biarpun keluarga kami tidak ada, kami sedikit terhibur dengan kedatanganteman-teman. Kami hanya bisa menjamu seadanya karena keterbatasan kondisi kami.Semoga saja Alloh membalas kebaikan semua teman kami dengan balasan yang jauhlebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah mempunyai 3 anak ini, akubaru bisa benar-benar merasakan begitu berartinya seorang anak. Bukan berartiketika baru mempunyai 1 anak, tidak merasa berarti.. tetapi mempunyai 3 oranganak kita akan merasa “lebih” berarti. Tentu saja kami lebih repot dan lebihbanyak biaya yang dibutuhkan, tetapi semua tidak terukur dengan anugerah yangtelah Alloh azza wa jalla berikan ini. Dan setiap anak pasti membawa rezekimasing-masing. Jadi tidak usah khawatir kalau akan kekurangan denganbertambahnya anak kita. Benarlah kata seorang ustadz bahwa mempunyai 2 anakcukup, 3 anak baik, 4 anak lebih baik, 5 anak istimewa… semakin banyak anak,semakin luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6524037375989819279?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6524037375989819279/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/11/cerita-tentang-hafshoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6524037375989819279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6524037375989819279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/11/cerita-tentang-hafshoh.html' title='Cerita Tentang Hafshoh'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7708878919621304115</id><published>2011-10-03T19:47:00.000-07:00</published><updated>2011-10-03T19:58:08.060-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Menuju Bayi Sehat</title><content type='html'>&lt;div style="color: #cc0000;"&gt;Oleh : Ust. Aunur Rofiq bin Ghufron&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tubuh Bayi Saat Lahir&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayi yang baru lahir, semua anggota tubuhnya masih lemah, termasuk kulit, daging dan tulangnya. Anggota tubuhnya lebih mudah terluka dan patah bila terkena benda yang kasar. Itulah sebabnya mengapa dia sering sakit, terutama demam. Orang tua biasanya akan membawanya ke tukang pijat karena badannya terganggu. Bahkan bentuk kepalanyapun aka bisa berubah karena salah menidurkannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenyataan ini sebelumnya sudah dijelaskan oleh Alah azza wa jalla dengan firman-Nya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu)sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Diaah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa." &lt;/i&gt;(QS.ar-Ruum : 54)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibnu katsir rahimahullah berkata : " Allah Azza wa Jalla mengingatkan kita tentang proses kejadian mausia dengan tahapannya. Manusia asalnya dari tanah, lalu menjadi mani, lalu menjadi segumpal darah, lalu menjadi segumpal daging, lalu menjadi tulang, kemudian tulang itu dibungkus dengan daging, lalu ditiupkan ruh, lalu keluar dari rahim ibunya daam keadaan lemah dan tidak berdaya, kurus, kecil, lemas badannya kemudian sedikit demi sedikit menjadi kuat kemudian membesar menjadi pemuda. Inilah maksudnya sesudah lemah itu menjadi kuat. Lalu lama kelamaan berkurang kekuataannya sehingga menjadi tua dan rapuh tulangnya, dan inilah maksudnya sesudah kuat itu lemah, sehingga semangat berpikirnya berkurang, gerakan dan kekuatannyapun berkurang, sehingga sifat lahir dan batinnya berubah. Begitulah kebesaran kekuasaan manusia. (Tafsir Ibnu Katsir 6/327)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Panca Indra Bayi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bayi yang lahir bukan hanya fisiknya yang lemah, tetapi Aloh Azza wa Jalla menciptakan panca indranya juga lemah. Alloh azza wa jalla berfirman :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Kemudian Dia menyempurnakan dan meniukan ke dalam (tubuh)nya roh (ciptaan)Nya, dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur.&lt;/i&gt; " (QS. As-Sajdah:9).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagian ahli tafsir menjeaskan bahwa didahuukan pendengaran, lalu penglihatan, lalu hati karena pendengaran bayi lebih dahulu berfungsi dibanding penglihatan. Sedangkan hati atau pikiran disebut paling akhir, karena akal baru berfungsi setelah berfungsinya pendengaran dan penglihatan (Tafsirul Qur'ani lil Qur'an 9/166).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada lagi yang berpendapat karena pendengaran lebih mulia daripada penglihatan, dan dia (pendengaran) sebagai salah satu syarat kenabian. Oleh karena itu Allah tidak mengutus seorang nabi sedangkan dia tuli. Penyebab lain, karena pedengaran merupakan sarana sempurnanya akal. Maka dari itu umumnya ayat di dalam alQur'an mendahulukan pendengaran lalu penglihatan. (Tafsir Abu Said 1/43 dan Kasyful Ma'ani fil Mutasyabih minal Matsani 1/88).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keterangan ini menunjukkan pentingnya kita memelihara kesehatan badan dan indra bayi, karena apabila anggota badan sehat dan indra yang berupa pendengaran, penglihatan dan akal sehat pula, tentu menjadi penunjang yang sangat kuat untuk memahami ajaran din ini. Dengan demikian, kelak dia akan menjadi anak yang shalih dan shalihah insya Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Memelihara Kesehatan Badan dan Indra Mereka?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya yang berjudul &lt;i&gt;Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud &lt;/i&gt;menjelaskan cara memelihara bayi agar tetap sehat jasmani dan rohaninya, diantaranya :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Sebelum berumur tiga bulan, hendaknya tidak sering digendong dan tidak diajak keliling, karena badannya dan anggota badannya masih lemah sekali.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebelum tumbuh giginya, hendaknya tidak dibei makanan namum diperbanyak minum susu, karena pencernaan masih lunak sehingga belum mampu mencerna makanan. Apabila giginya mulai tumbuh, maka bisa dibantu dengan makanan yang lembut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dia perlu dilatih makanan. Pada awalnya dilatih dengan roti yang dicelup dengan air hangat, lalu sesuatu yang dimasak dan dicampur dengan kuah tanpa daging, lalu dengan daging yang lembut apabila dia sudah bisa mengunyah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila ada tanda si anak hendak bicara, agar lancar bicaranya, usahakan lidahnya diolesi dengan madu dicampur sedikit garam yang halus. Insya Allah akan lancar bicaranya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila sudah mampu berbicara, upayakan dilatih membaca dua kalimat syahadat, agar yang pertama kali didengar oleh pendengaran mereka ialah kalimat tauhid. Beritahu dia bahwa Allah azza wa jalla di atas 'Arsy. Dia melihat makhuk-Nya dan mendengar perkataan hamba-Nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika giginya mulai tumbuh, upayakan setiap hari gusinya digosok dengan keju atau mentega dan hindarkan dari makanan yang keras atau benda yang membahayakan agar giginya tumbuh sehat dan tidak bengkok atau patah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Orang tua tidak perlu sedih bila anak menangis karena lapar, ketika minum ASI, karena tangisnya bermanfaat untuk melatih anggota badannya dan memperluas pencernaan makanannya serta melapangkan dadanya dan menghangatkan pikirannya. Bahkan menangis dapat meawan kuman atau bakteri yang ada di tubuhnya atau mengeluarkan ingus dan kotoran pada tubuhnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jangan lupa mengenakan gurita sekalipun dirasa berat, sampai badan dan anggota badannya kuat. Lalu dilatih duduk dan berdiri sampai dia memiiki kekuatan dan mampu untuk bergerak sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya anak dijauhkan dari mendengar suara yang menakutkan dan mengejutkan. Hendaknya pula tidak diperihatkan pada sesuatu yang menakutkan atau gerakan yang menakutkan, karena hal itu akan merusak pikirannnya, bahkan akan dibawa sampai dia dewasa. Oleh karena itu, apabila dia merasa ketakutan karena mendengar atau melihat sesuatu, hendaknya segera disusui samapi tertidur, dan hilang rasa takutnya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bila Saatnya Bayi Disapih&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyapihan anak tentu akan berpengaruh pada kejiwaan dan pikirannya, bahkan terkadang anak akan merasa dibenci oeh ibunya dan merasa kehilangan kekasihnya. Bagaimanakah cara yang efektif untuk menyapih anak dan kapan waktunya yang tepat?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah azza wa jalla berfirman :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yangingin menyempurnakan penyusuan.&lt;/i&gt;" (QS.a-Baqarah:233)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayat ini menunjukkan alangkah besarnya belas kasih Allah azza wa jalla kepada hamba-Nya. Bayi yang baru lahir tidak memiliki kemampuan apa-apa, Allah jadikan sang ibu mencintainya bahkan rela berkorban untk kepentingan kesehatannya. Namun setelah bayi memiliki kekuatan walaupun belum sempurna, dan mampu makan, Allah menganjurkan hendaknya ia disapih. Penyapihan ini pun diterima oleh fitrah yang sehat, baik oleh yang menyusui maupun yang disusui.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibnul Qayyim rahimahullah berkata : Ayat ini menunjukkan :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Sempurnanya susuan selama dua tahun. Ini merupakan haknya anak apabila dia membutuhkannya, terutama bila sang anak kurang nafsu makan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika sang bapak menyusukan anaknya kepada orang lain, maka batas waktunya juga sama. Tindakan ini baik pula bila ibu kurang berkenan menyusuinya karena hamil atau sebab lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya anak tidak disapih secara angsung, tetapi sedikit demi sedikit. Hal ini karena penyapihan secara langsung akan membahayakan bagi anak dan anak mempengaruhi kejiwaannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum disapih, hendaknya anak dilatih agar senang makan, sekalipun makannya hanya sedikit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam al-Qurtubhi rahimahullah berkata : " Menyapih bayi tidak harus berumur dua tahun, tetapi boleh kurang dari itu. Penyebutan dua tahun berfaedah pula bagi sang istri yang menyusui anaknya: jika terjadi sengketa, dia berhak menuntut nafkah anaknya kepada suami." (Tafsir al-Qurthubi 3/162).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga dengan mengawali berusaha membantu pertumbuhan kesehatan badan anak dan indranya, anak mudah memahami dinul Isam dan menjadi anak shalih dan shalihan kelak di kemudian hari. Bermanfaat untuk diri, orang tua dan umat. &lt;i&gt;Wallahu a'lam.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : Majalah al-Mawaddah, Vol 43, Syawal 1432 H-September 2011 M, Hal : 30-32&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7708878919621304115?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7708878919621304115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/10/menuju-bayi-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7708878919621304115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7708878919621304115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/10/menuju-bayi-sehat.html' title='Menuju Bayi Sehat'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1535250595602414440</id><published>2011-10-02T19:31:00.000-07:00</published><updated>2011-10-02T19:32:05.968-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Asfiksia Pada Neonatus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asfiksia neonatorum adaah keadaan bayi yang baru lahir yang tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur dalam satu menit pertama setelah lahir. Biasanya terjadi pada bayi yang dilahirkan dari ibu dengan kompikasi, seperti diabetes melitus, preeklamsia berat atau eklamsia, eritroblastosis fetais, kelahiran kurang bulan (kehamilan &amp;lt; 34 minggu), kelahiran lewat bulan, plasenta previa, solusio plasenta, korioamnionitis, hidramnion, dan oligohidramnion, gawat janin serta pemberian obat anestesi atau narkotika sebelum kelahiran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Manifestasi Klinis&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Distres pernafasan (apnu atau megap-megap), detak jantung &amp;lt; 100x/menit, refleks/respon bayi lemah, tonus otot menurun, serta warna kuit biru atau pucat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan skor APGAR menit pertama, asfiksia pada neonatus dibagi menjadi :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asfiksia ringan : skor APGAR 4-6&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Asfiksia berat : skor APGAR 0-3&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penilaian skor APGAR&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Detak jantung : nilai 0 : tidak ada&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1 : &amp;lt; 100/menit&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2 : &amp;gt; 100/menit&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernapasan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : nilai 0 : tidak ada&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1 : tidak teratur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2 : tangis kuat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Refleks jalan napas : nilai 0 : tidak ada&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1 : menyeringai&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2 : batuk/bersin&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tonus otot &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : nilai 0 : lunglai&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1 : feksi ekstremitas (lemas)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2 : fleksi kuat, gerak aktif&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Warna kulit&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : nilai 0 : biru/pucat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1 : tubuh merah, ekstremitas biru&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2 : merah seluruh tubuh&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Skor APGAR normal : 7-10.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemantauan : bila skor Apgar 5 menit setelah bayi lahir masih kurang dari 7, penilaian dianjutkan setiap 5 menit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penatalaksanaan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada neonatus dengan sfiksia, resusitasi diberikan secepat mungkin tanpa menunggu penghitungan skor Apgar. Langkah resusitasi mengikuti ABC. A : pertahankan jalan napas supaya bebas, jika perlu dipasang intubasi endotrakeal; B : bangkitkan napas spontan dengan stimulasi taktil atau tekanan positif menggunakan bag and mask atau lewat pipa endotrakeal; C : pertahankan sirkulasi jika perlu dengan kompresi dad dan obat-obatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada asfiksia ringan, berikan bantuan napas dengan oksigen 100% melalui bag and mask selama 15-30 detik. Bia dalam waktu 15 detik, denyut nadi dibawah 80x/menit, lakukan kompresi dada dengn dua jari pada 1/3 sternum sebanyak 120x/menit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Intubasi endotrakeal harus dilakukan oleh tenaga terlatih pada bayi yang tidak memberi respon terhadap bantuan napas dengan bag and mask atau pada bayi dengan asfiksia berat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terapi medikamentosa diberikan bila denyut nadi masih dibawah 80x/menit setelah 30 detik kombinasi bantuan napas dan kompresi dada atau dalam keadaan asistol. Berikan adrenalin 1:10.000 dosis 0,1-0,3 ml/kgBB intravena/intratrakeal, dapat diulangi tiap 3-5 menit.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Komplikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Edema otak, perdarahan otak, anuria atau oiguria, hiperbilirubinemia, enterokoits netrotikans, kejang, koma. Tindakan &lt;i&gt;bag and mask&lt;/i&gt; berlebihan dapat menyebabkan pneumothoraks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Prognosis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Asfiksia ringan : tergantung pada kecepatan penatalaksanaan.&lt;br /&gt;2. Asfiksia brat : dapat menimbukan kematian pada hari-hari pertama atau kelainan syaraf. Asfiksia dengan pH 6,9 dapat menyebabkan kejang sampai koma dan kelainan neuroogis permanen, eperti serebral palsi atau retardasi mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kapita Selekta Kedokteran, Edisi Ketiga. FK UI.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1535250595602414440?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1535250595602414440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/10/asfiksia-pada-neonatus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1535250595602414440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1535250595602414440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/10/asfiksia-pada-neonatus.html' title='Asfiksia Pada Neonatus'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8247294613275484967</id><published>2011-09-25T07:53:00.000-07:00</published><updated>2011-09-25T08:23:55.748-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita kehamilan'/><title type='text'>Menyambut Kehadiran Buah Hati Ke-3</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjelang kelahiran anak ke-3 kali ini, aku memang merencanakan untuk mencoba mengurus semua sendiri saja. Dari mempersipkan perlengkapan bayi, proses melahirkan sampai merawat dedek bayi nantinya, insyaallah. Biarpun sekarang aku tinggal jauh dari ortu, tapi masak ya mau merepotkan orang tua terus setiap kali melahirkan. Apalagi sudah anak ke-3, apa nanti kata dunia :p. Aku pengennya malah awalnya "&lt;i&gt;home labor&lt;/i&gt;" (melahirkan di rumah), minta tolong teman bidan ke rumah kalau ntar partus.. Tapi... berhubung suami khawatir anak-anak bakalan riweuh dan nggak bisa diajak kompromi, lebih baik melahirkan di RS saja. Lagipula dari rumah ke RS, cukup jalan kaki 5 menit sudah nyampe. Suami juga ngerasa lebih tenang kalau aku melahirkan di RS. Biarpun mungkin nanti suami nggak bisa nungguin juga... (hiks... kasihan ya?). Kayak dulu pas kuret, aku ditinggal sendirian di RS, suami menjaga anak-anak di rumah. Kasihan juga kalau anak-anak diajak tidur di RS. Suami ngerasa lebih tenang kalau&amp;nbsp; partus di RS, karena orang RS kan sudah cukup famiiar denganku, jadi nggak ditungguin juga kayaknya nggak akan ditelantarkan oleh bidan dan perawat RS kok, hehehe. Sudah biasa tidur sendirian di RS juga kalau pas jaga malam :D.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau dulu ketika menjelang kelahiran Harits, segala perlengkapan bayi, dari baju, popok, perlengkapan mandi, kamar bayi, boks bayi, sampe stroller dan mainan dipersiapkan oleh ibuku (sindrom cucu pertama.. jadi ibu semangat banget menyiapkan semuanya), maka kali ini mau nggak mau aku mesti nyipain sendiri. Jadi berasa kayak baru mempunyai anak pertama karena baru kali ini mempersiapkan perlengkapan bayi sendiri. Alhamdulillah masih mempunyai sisa-sisa popok, baju bayi, gedong, gurita (tapi sekarang nggak dipake lagi..), kaos kaki, dll punya Harits dulu, jadi tinggal mencuci dan menata ulang saja. Tapi tetep aja ada beberapa barang yang aku rasa masih kurang. Kayak cloth diaper kan belum punya (pengen coba pake...), waktu harits lahir kan belum kenal yang namanya codi. Ahamdulillah sudah punya 5 clodi. Sempat tertarik beli &lt;i&gt;sleepywrap&lt;/i&gt; (gendongan yang katanya nggak bikin badan sakit), tapi takut nggak bisa make, sudah gitu harganya cukup mahal juga, jadi memutuskan cukup pake gendongan jarik saja lah....rencananya juga nggak mau sering gendong dedek bayinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suami juga sudah wanti-wanti untuk menyiapkan perlengkapan yang mesti dibawa ke RS jika sudah mau partus nanti, jadi nanti suami nggak bingung mempersiapkan barang-barang yang mesti dibawa. Nggak banyak barang yang mau di bawa ke RS, lha wong rumahnya mepet RS, kalau ada yang kurang tinggal ambil aja ke rumah. Paling cuma popok, baju, gedong, jarik, baju ganti buatku, bedak, baby oil, minyak telon, pembalut dan selimut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyambut kelahiran anak, hal yang nggak kalah penting dibanding mempersiapkan perlengkapan bayi adalah hal-hal yang berkaitan dengan syariat Islam yang mengatur hal ini. Makanya sedari awal aku juga mulai mempersiapkan beberapa hal yang berkaitan dengan kewajiban kita sebagai orang tua ketika anak kita lahir :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/keluarga/2964-hadiah-di-hari-lahir-1-mengunyah-kurma-tahnik-ke-mulut-si-bayi.html"&gt;Tahnik&lt;/a&gt; : pengennya cari kurma ajwa, tapi berhubung di sini nggak ada yang jual (males mau beli online), belinya kurma mesir saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://al-atsariyyah.com/seputar-nasikah-aqiqah.html"&gt;Nasikah&lt;/a&gt; : kayaknya nggak mungkin banget kalau mesti masak sendiri, ahamdulillah suami mempunyai teman yang mempunyai usaha aqiqah. Cari praktis saja lah... daripada repot-repot mesti cari kambing dan cari tukang masak..kayaknya bakalah repot banget. Mending pesan di teman suami saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://rumaysho.com/belajar-islam/keluarga/3040-hadiah-di-hari-lahir-4-menggundul-rambut-kepala-bayi-pada-hari-ketujuh.html"&gt;Mencukur rambut bayi&lt;/a&gt; : ntar diusahakan cukur sendiri saja lah kalau bisa. Kalau nggak ntar minta tolong dukun bayi yang dulu ngrawat dek Hanif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://muslimah.or.id/pendidikan-anak/menyambut-kehadiran-sang-buah-hati-2.html"&gt;Khitan&lt;/a&gt; : Alhamdulillah di RS ada beberapa perawat yang sudah biasa khitan bayi di usia 7 hari. Sudah minta tolong juga supaya ntar berkenan mengkhitan dedek bayi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hadiah buah teman-teman : Pengen kasi risalah tentang hal-hal yang berkaitan dengan kelahiran sang buah hati. Risalahnya sudah mulai aku susun sedikit demi sedikit. Sumber pustakanya banyak yang aku ambil dari artikel yang disusun Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal di &lt;a href="http://rumaysho.com./"&gt;rumaysho.com.&lt;/a&gt; Sekarang masih tahap ngedit, belum selesai-selesai dari kemarin karena ternyata hamil besar gini agak susah buat ngetik. Kalau ngetik agak lama raanya nafas sudah ngos-ngosan karena tertekan ama perut yang sudah besar. Semoga saja bermanfaat buat teman-teman dan menjadi amal shalih buat kami. Aamiin.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8247294613275484967?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8247294613275484967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/09/menyambut-kehadiran-buah-hati-ke-3.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8247294613275484967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8247294613275484967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/09/menyambut-kehadiran-buah-hati-ke-3.html' title='Menyambut Kehadiran Buah Hati Ke-3'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1608705886039576897</id><published>2011-08-28T19:42:00.000-07:00</published><updated>2011-08-28T20:53:05.854-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita kehamilan'/><title type='text'>Batal Mudik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya dari sebelum Ramadhan, sudah planning ingin pulang ke Solo. Biarpun memang silaturahmi tidak dikhususkan pada Hari Idul Fitri saja, tapi berhubung punya waktu libur agak panjang cuma di hari lebaran, aku ingin banget pulang ke Solo. Kayaknya sudah luamaa banget nggak pulang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Qodarulloh, walau kita sudah berencana, akan tetapi jika Alloh menghendaki tidak, tentu rencana itu akan tinggal suatu rencana...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pekan kemarin mbakku melahirkan anak ke-3, so kami sekeluarga (termasuk ortu juga) malah kemarin kumpul di rumah mbakku di Depok. Karena baru saja melahirkan, tentu saja mbakku juga nggak bisa pulang ke Solo lebaran kali ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ke-2 di Depok, aku dan suami jalan-jalan ke Jl. Margonda Raya. Mumpung di Depok, ingin banget lihat situasi kota Depok...pengennya ke Carefour dan ke Mekah Agency. Soalnya lihat promo di koran, harga sembako di Carefour murah banget (biasa deh..ibu-ibu kalo tahu ada promo langsung tertarik ingin beli). Tetapi akhirnya kami nggak jadi ke carefour, malah nyasar ke Depok town square (bener nggak ya namanya?), mas harits minta dibelikan sandal baru karena sandalnya memang sudah rusak sekalian ingin mencarikan baju baru buat mertua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika muter-muter di Matahari, tiba-tiba aku merasakan kontraksi di perutku, rasanya lemas banget buat jalan, perut agak kerasa keras dan kerasa sakit di rahim bagian bawah (huaa..). Tapi aku tahu ini bukan &lt;i&gt;his &lt;/i&gt;tanda persalinan, tapi agak bingung juga, belum pernah aku merasakan hal seperti ini sebelumnya. Kalau buat jalan rasanya tambah sakit banget. Akhirnya aku minta suami sendiri yang mencarikan sandal buat anak-anak. Aku nunggu di mobil saja... setelah tiduran, aku merasakan kontraksinya agak berkurang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena khawatir banget, suamiku langsung memaksaku periksa ke Sp.OG. Akhirnya jam 4 sore aku ke RB Depok Jaya. Qodarulloh, dokter Sp.OG baru praktek jam 7 malam. Akhirnya kami balik dulu ke rumah&amp;nbsp; kakak. Setelah istirahat dan buka puasa, aku merasakan kontraksinya sudah mulai nggak kerasa lagi dan aku mulai ngerasa baik-baik saja. Sempat menawar suami supaya nggak jadi periksa saja, tapi suami tetep kuekueh memaksaku periksa. Akhirnya aku periksa malam itu, dokternya dr.Wenti Sp.OG, dokternya baik dan komunikatif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari USG usia kehamilanku baru 31 minggu, perkiraan BB 1700 gram, air ketuban cukup, plasenta baik, kepala sudah di bawah, denyut jantung baik, secara umum keadaan janin baik, alhamdulillah (jenis kelamin *rahasia aza deh....hehehe). Wah.. mungkin adanya kontraksi tadi karena aku kecapekan saja, setelah menempuh perjalanan ke Depok hampir 10 jam, ditambah jalan-jalan, kurang istirahat, agak memaksa diri tetep puasa juga.. akhirnya aku sedikit ngedrop.Semoga saja kehamianku ini tetep baik sampai melahirkan nanti, aamiin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biaya periksa kehamilan di RB Depok Jaya ternyata nggak mahal-mahal banget loh, hampir sama dengan di sini. Periksa dokter 50.000, USG 56.000, jadi total 106.000. Sp.OG nya nggak kasi resep apa-apa&amp;nbsp; (kayaknya tahu aku dokter siih) ^^. Biaya persalinan di RB itu juga standar, mbakku melahirkan normal *dengan bantuan bidan di kelas 1A,&amp;nbsp; total biaya 1,6 juta (rekomended buat akhwat yang di Depok).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena kejadian itu ortuku agak khawatir kalau aku mesti pulang ke Solo. Ortu melarang aku pulang. Walaupun dengan syarat, Harits diajak ortu ke Solo. Nanti kalau sudah mau masuk skul , insyaaallah diantar ortu lagi ke sini ^^. Jadilah lebaran ini, kita berhari raya tanpa Harits. Rasanya memang ada sesuatu yang hilang jika jauh dari anak, baru 2 hari ditinggal saja sudah kangen banget. Dek hanif juga sudah merengek-rengek minta njemput masnya. Hanif kayaknya juga sudah kangen dan kesepian karena sendirian di rumah.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1608705886039576897?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1608705886039576897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/08/batal-mudik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1608705886039576897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1608705886039576897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/08/batal-mudik.html' title='Batal Mudik'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7061162610179784649</id><published>2011-08-12T20:55:00.000-07:00</published><updated>2011-08-12T21:01:32.574-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita kehamilan'/><title type='text'>Puasa Ketika Hamil</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ini adalah kali ketiga bulan Ramadhan ketika aku sedang hamil. Selama hamil anak pertama, alhamdulillah aku bisa puasa satu bulan penuh. Saat hamil anak kedua, sebenarnya merasa nggak ada masalah juga, tapi karena saat itu kehamilanku mundur dari HPL, suami memintaku tidak puasa 5 hari terakhir di bulan ramadhan. Nah .. biarpun hamil kali ini, aku ngerasa memang lebih berat dibanding hamil-hamil sebelumnya, alhamdulillah ternyata aku bisa puasa penuh sampai hari ini.&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menjalankan puasa saat kondisi hamil memang membutuhkan lebih banyak asupan gizi agar puasa tidak membuat kita menjadi ngedrop atau membahayakan keadaan janin. Aku tidak punya resep khusus. Yang penting makan buka dan sahur tepat waktu. Biasanya cukup berbuka dengan 3 kurma kering dan teh manis. Dengan berpuasa membuat pola makanku lebih teratur dan tidak berlebihan. Yang utama juga, aku menghidari minum minuman dingin, pengalaman dulu waktu hamil anak kedua, aku suka banget minum dingin, akibatnya BBL bayinya cukup besar, 3750 gram. Pengennya kali ini, dedek bayi jangan terlalu besar. Biar melahirkannya mudah, biidznillah. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada&amp;nbsp; menu istimewa selama bulan Ramadhan ini. Menu biasa saja kayak menu sehari-hari. Bahkan kalau pas sahur, paling makan dengan telur, tempe atau lauk seadanya. Belum pernah juga mbuat kolak, es buah, dan makanan-makanan kecil lainnya. Maklum suamiku jarang berbuka di rumah, seringnya berbuka puasa di masjid. Pulang ke rumah setelah sholat tarawih, ya sudah.. jadi jarang menyiapkan menu yang istimewa. Kadang aja kalau memang lagi pengen, cari buka puasa di luar rumah, mencari menu yang spesial&amp;nbsp; sambil jalan-jalan bareng suami dan anak-anak :D.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BTW, sampai saat ini belum USG nih. Mualesss banget mau periksa. Malu euy sama Sp.OG nya karena teman sejawat di RS. Biarpun dokter, aku memang paling ogah suruh periksa ke dokter dan minum obat ^_^. Padahal suami sudah pengen tahu dedek bayi laki-laki atau perempuan. Mas-masnya juga suka tanya, " Kok dedek bayinya nggak diperiksain umi??" Aduh maafkan umm sayang.. untuk urusan ini, umm memang butuh keberanian lebih dan mungkin "sedikit" paksaan... Insyaaallah pekan depan mau USG deh, sekalian minta surat cuti :D&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7061162610179784649?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7061162610179784649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/08/puasa-ketika-hamil.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7061162610179784649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7061162610179784649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/08/puasa-ketika-hamil.html' title='Puasa Ketika Hamil'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3641971546723044385</id><published>2011-08-04T20:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-04T20:01:16.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Dokter'/><title type='text'>Akhlak Dokter dan Perawat Muslim</title><content type='html'>Oleh : &lt;span style="color: #e06666;"&gt;Ust. Abu Bakr&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ilmu kedokteran merupakan salah satu ilmu yang sangat dibutuhkan manusia dalam kehidupannya. Tidak heran jika mempelajarinya termasuk fardhu kifayah bagi kaum muslimin. Oleh karena mulianya profesi ini, Islam menganjurkan bagi para 'pelayan' kesehatan ini untuk menghiasi bidangnya dengan akhlak dan adab-adab islami.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diantara adab-adab tersebut ada yang sifatnya khusus dan umum. &lt;span style="color: #e06666;"&gt;Adab-adab yang bersifat khusus diantaranya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Berusaha menjaga kesehatan pasien sebagai konsekuensi amanah dan tanggung jawabnya dan berusaha menjaga rahasia pasien kecuali dalam kondisi darurat atau untuk tindakan preventif bagi yang lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rosulullah sholallohu 'alaihi wasalam bersabda :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Barangsiapa yang menutup (aib) seorang muslim maka Allah akan menutup (aibnya) pada hari kiamat. "&lt;/i&gt; (HR. al-Bukhari 2442 dan Muslim 7028).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Senantiasa menyejukkan hati pasien, menghiburnya dan mendo'akannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satunya ialah dengan mengucapkan "&lt;i&gt;Tidak mengapa, insyaallah ini adalah penghapus dosa"&lt;/i&gt;, atau meletakkan tangan kanan di tempat yang sakit seraya berdo'a :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt; Wahai Robb manusia, hilangkanlah penyakit tersebut, sembuhkanlah, Engkau adalah penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak ditimpa penyakit lagi. &lt;/i&gt;" (HR. Muslim 2191 dan yang lainnya).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;c. Hendaknya memberitahukan kepada pasien bahwa yang menyembuhkan hanya Allah Ta'ala sehingga hatinya bergantung kepada Allah, bukan kepada dokter.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi sholallohu 'alaihi wasalam berkata kepada Abu Rimtsah (seorang dokter ahli) :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;" Allah adalah dokter, sedangkan kamu adalah orang yang menemani yang sakit. " &lt;/i&gt;(HR. Abu Dawud 4209, ash-shahiihah 1537).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;d. Seorang dokter tidak boleh membohongi pasiennya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Misalnya tatkala stok obat habis ia memberikan obat yang tidak sesuai dengan penyakitnya atau memberikan obat yang di dalamnya terkandung bahan-bahan yang diharamkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;e. Hendaknya profesi dalam bidang kedokteran bertujuan untuk memuliakan manusia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu tidak diperkenankan bagi seorang dokter atau petugas kesehatan lainnya untuk membakar potongan tubuh pasien, namun hendaknya diberikan kepada sang pasien atau keluarganya untuk dikubur. Selain itu tidak diperbolehkan memperjualbelikan darah pasien, mengadakan operasi-operasi plastik untuk mengubah wajah, telinga, alis, hidung dan lainnya, karena hal itu termasuk mengubah ciptaan Allah yang diharamkan dalam Islam. Allah Ta'ala berfirman : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;(Setan berkata) : "Dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya. "&lt;/i&gt; (QS. an-Nisa' (4) : 119).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; text-align: justify;"&gt;Di samping itu, tidak diperbolehkan ta'awun dalam kejelekan, seperti menjual obat-obat penggugur kehamilan sehingga melariskan perzinaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;f. Seorang dokter, perawat, mantri, bidan, apoteker dan petugas kesehatan lainnya hendaknya betul-betul meningkatkan dan menekuni pekerjaanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rosulullah sholallohu 'alaihi wasalam :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Barangsiapa yang menerjuni kedokteran sedangkan tidak diketahui orang itu ahli kedokteran, maka ia menanggung (kerugian pasien)."&amp;nbsp;&lt;/i&gt; (HR. Abu Dawud 4586, ash-shahiihah 635).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;g. Profesi dalam bidang pengobatan termasuk pekerjaan yang mulia sehingga diharapkan bagi para dokter untuk menggapai ridha Allah dalam setiap aktivitasnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nabi sholallohu 'alaihi wasalam bersabda : &lt;i&gt;"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain." &lt;/i&gt;(Dikeluarkan oleh ad-Daruqutni, ash-shahiihah 426).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;h. Memberikan keringanan biaya pasien yang kurang mampu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rosulullah sholallohu 'alaihi wasalam bersabda : &lt;i&gt;"Barangsiapa yang melapangkan kesusahan dunia seorang mukmin, maka Allah akan melapangkan kesusahannya di akhirat."&lt;/i&gt; (HR. Muslim 2699).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; text-align: justify;"&gt;Adapun adab dan akhlak yang bersifat umum yang harus dimiliki seorang dokter adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tidak boleh berduaan dengan pasien wanita dalam satu ruangan tanpa ditemani mahram sang perempuan. Minimal pintu ruangan harus terbuka sehingga terlihat oleh keluarganya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Seorang dokter tidak boleh menyalami perempuan yang bukan mahramnya atau memperbanyak pembicaraan dengannya kecuali untuk kepentingan pengobatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya tetap menjaga shalatnya, kecuali dalam kondisi genting maka tidak mengapa ia menjama' dua shalat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya menjauhi syiar-syiar dan gaya orang kafir, seperti mencukur jenggot, memanjangkan kumis, isbal, bebas bercakap-cakap dengan dokter atau perawat wanita.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #e06666; text-align: justify;"&gt;Di samping adab-adab tersebut di atas, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh para petugas kesehatan tentang rumah sakit, klinik, apotek maupun tempat praktiknya, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Hendaknya mengkhususkan satu ruangan untuk shalat, baik bagi laki-laki maupun perempaun, mengingat pentingnya masalah sahalat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menjadi kewajiban dan PR kita bersama untuk menjadikan rumah sakit terhindar dari ikhtilath (bercampurnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahram).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak diperkenankan menggantung gambar makhluk bernyawa di tembok atau dinding.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya tidak menyediakan asbak bagi para pengunjung rumah sakit karena itu adalah bentuk ta'awun dalam kejelekan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya memisahkan antara ruangan pasien yang berpenyakit menular dengan yang tidak menular, demikian pula agar para pengunjung tidak kontak langsung dengan si pasien tersebut sehingga penyakitnya tidak menular- dengan izin Allah- kepada yang lainnya. Rosulullah sholallohu 'alaihi wasalam bersabda : "&lt;i&gt;Jangan sekali-kali mencampur yang sakit dengan yang sehat."&lt;/i&gt; (HR. al-Bukhari 5328). Hal itu dikuatkan juga dengan sabda beliau tentang wabah penyakit&amp;nbsp; menular :&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;i&gt;"Jika kalian mendengar (ada wabah) di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya."&lt;/i&gt; (HR. al-Bukhari 5287 dan Muslim 5775).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya kamar mandi atau WC tidak menghadap ke arah kiblat atau membelakanginya, sebagaimana sabda Nabi sholallohu 'alaihi wasalam :&amp;nbsp; &lt;i&gt;"Jangan menghadap kiblat tatkala buang air besar dan kencing dan jangan pula membelakanginya."&lt;/i&gt; (HR. al-Bukhari 144, Muslim 264, at-Tirmidzi 8, Abu Dawud 9).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dianjurkan untuk mengubah kantornya ke arah kiblat dan duduk menghadap kiblat, berdasarkan hadits Abu Hurairah, bahwa Rowulullah sholallohu 'alaihi wasalam bersabda : "&lt;i&gt;Sesungguhnya segala sesuatu memiliki tuan, dan tuannya majelis adalah arah kiblat." (&lt;/i&gt;HR. ath-Thabrani dalam al-Ausath 2354, dan dihasankan Syaikh al-Haitsami 8/114, as-Sakhawi (102) dan Syaikh al-albani dalam ash-Shahiihah (2645) dan Shahiih at-Targhib (3085) ).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Walhamdulillah&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #3d85c6;"&gt;Sumber : Majalah al-Mawaddah, Vol. 42, Sya'ban-Ramadhan 1432 H, hal : 49-50.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3641971546723044385?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3641971546723044385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/08/akhlak-dokter-dan-perawat-muslim.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3641971546723044385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3641971546723044385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/08/akhlak-dokter-dan-perawat-muslim.html' title='Akhlak Dokter dan Perawat Muslim'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2740444750099240536</id><published>2011-07-26T00:01:00.000-07:00</published><updated>2011-08-04T20:46:15.805-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>Persiapan Ramadhan 1432 H</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa bulan ramadhan sudah di depan mata. Nggak kerasa betapa cepat waktu berlalu. Tentunya tiap orang mempunyai persiapan sendiri-sendiri menyambut bulan yang mulia ini. Beberapa orang mulai sibuk menyiapkan menu ramadhan selama sebulan... beneran deh.. pembicaraan beberapa ibu-ibu sibuk mikirin menu buka dan sahur. Beberapa orang sudah sibuk belanja belanji untuk persiapan ramadhan. Katanya mumpung harga masih murah, ntar kalau ramadhan kan rata-rata barang sudah naik. Ada juga yang sudah sibuk menyiapkan baju baru. Termasuk aku juga nih..kepengaruh sama penjual yang sudah mulai sliwar sliwer di RS, termasuk beberapa pegawai RS yang dadakan jadi pedagang. Ada yang jual baju anak, mukena, jilbab, kurma, kue-kue kering, jajanan dsb. Karena tahun kemarin nggak belikan baju baru buat anak-anak, makanya mumpung ada yang nawarin, akhirnya aku tergoda membelikan anak-anak baju baru. Daripada pusing mesti keluar masuk toko mending beli yang sudah di depan mata :p. Sebuah gamis putih buat sholat Ied dan setelan kaos buat anak-anak tersayang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi sebenarnya yang nggak kalah penting adalah menyiapkan ilmu untuk menyambut bulan yang mulia ini. Jangan sampai puasa kita sia-sia. Keluar dari bulan Ramadhan kita hanya mendapat lapar dan haus semata. Semoga saja setelah keluar dari bulan Ramadhan yang sangat mulia ini, kita bisa benar-benar menjadi hamba Alloh yang lebih bertaqwa. Alhamdulillah kemarin dapat buku gratis ketika abu harits mengikuti Dauroh Syaikh Ali bin Hasan di masjid Imam Syafi'i Pekalongan "&lt;a href="http://darus-sunnah.com/daftar-produk.html?page=shop.product_details&amp;amp;flypage=flypage.tpl&amp;amp;product_id=125&amp;amp;category_id=4"&gt;Puasa Bersama Nabi&lt;/a&gt;" karya &lt;b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Syeikh Salim bin Id Al-Hilali dan Syekh Ali Hasan &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/b&gt;terbitan Darus Sunnah. Sebenarnya dulu pernah punya buku itu, tapi nggak tahu hilang kemana. Bagi yang pengen buku gratis, ada &lt;span style="color: #e06666;"&gt;Buku Panduan Ramadhan&lt;/span&gt; yang disusun Ust. Muhammad Abduh Tuasikal yang bisa didownload di &lt;a href="http://rumaysho.com/download-e-book/doc_download/45-download-buku-panduan-ramadhan-1432-h.html"&gt;sini&lt;/a&gt;&lt;a href="http://./"&gt;.&lt;/a&gt; Pembahasan dalam buku itu lumayan lengkap mulai dari penentuan ramadhan, hukum-hukum seputar puasa ramadhan, fidyah, qodho' puasa ramadhan, lailatul qadar, i'tikaf, zakat fitrah, hari raya Idul Fitri sampai keutamaan puasa 6 hari di bulan Syawal. Semoga bisa menjadi bekal yang bermanfaat dalam menyambut bulan yang mulia ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku juga mulai merencanakan melatih harits puasa pada Ramadhan tahun ini. Aku mulai memberi penjelasan apa itu puasa, bagaimana kita puasa, seputar hari raya Idul Fitri, buka, sahur dan beberapa hal yang kadang dia tanyakan. Kemarin juga sudah mulai menyiapkan sebuah &lt;i style="color: #e06666;"&gt;fasting tree&lt;/i&gt;. Gambar pohon apel dimana nanti kalau harits bisa puasa penuh satu hari, dikasi satu buah apel. Kalau puasa setengah hari, apelnya cuma setengah. Semoga saja bisa jadi penyemangat. Pohonnya sudah tak print dan kutempel di pintu kamar harits. Referensi web dan kegiatan-kegiatan selama bulan ramadhan buat harits banyak yang aku intip dari blognya &lt;a href="http://tarbiyatulabna.wordpress.com/2011/07/18/ramadhan-akan-datang/"&gt;umm abbas&lt;/a&gt;. Jazahallahu khoiron.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2740444750099240536?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2740444750099240536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/07/persiapan-ramadhan-1432-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2740444750099240536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2740444750099240536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/07/persiapan-ramadhan-1432-h.html' title='Persiapan Ramadhan 1432 H'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5143440715027910508</id><published>2011-07-25T23:31:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T00:41:45.856-07:00</updated><title type='text'>Kedokteran Nabi Antara Realitas dan Kebohongan</title><content type='html'>Penulis : Abu Umar Basyier&lt;br /&gt;Penerbit : Shafa Publika, Cetakan pertama Maret 2011&lt;br /&gt;Tebal : 444 Halaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketika pertama kali mengetahui Ustadz Abu Umar menyusun buku ini, saya langsung penasaran ingin membelinya. Apalagi setelah membaca sekilas tentang isi buku ini. Alhamdulillah, akhirnya bisa beli secara online via &lt;a href="http://toko-muslim.com/"&gt;toko-muslim.com&lt;/a&gt;, dapat diskon pula..:D.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah membaca buku ini kita akan lebih banyak mengenal apa itu &lt;i&gt;ath-thibbun nabawi&lt;/i&gt;. Ternyata ath-thibbun nabawi tidak sesempit menurut perkiraan banyak orang (terutama saya :D) selama ini.. Pengobatan nabi tidak hanya sekedar jinten hitam, madu, minyak zaitun dan bekam. Dan kalau selama ini banyak orang menganggap kedokteran modern dengan obat-obat kimiawi bertentangan dengan pengobatan nabi, maka ternyata hal itu adalah suatu hal yang keliru. Di buku ini dijelaskan bahwa pengobatan nabi dan pengobatan medis modern memiliki relevansi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku ini memuat beberapa topik/pasal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di topik yang pertama dijelaskan tentang Islam dan Pengobatan. Ada penjelasan perkembangan pengobatan islam dan fase-fase perkembangannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasal kedua menjelaskan tentang Pengobatan Klasik dan Modern.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam al Khatabi pernah menjelaskan, "Pengobatan ada dua jenis. Pertama pengobatan Yunani yang berdasarkan analogi, dan kedua pengobatan Arab dan India yang berdasarkan eksperimen." Ilmu pengobatan nabi menjadi jembatan atas jenis ilmu pengetahuan yang didasari pada analogi-analogi, dan ilmu pengobatan yang mengedepankan eksperimen pada obat dan penyakit, antara pengobatan tradisional yang ramah dan lebih aman dengan pengobatan modern yang lebih cermat dan canggih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasal : Ath-Thibbun Nabawi (Pengobatan ala Rosulullah Sholallohu 'alaihi wasalam) dalam telaah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama, Pegobatan nabi bukanlah 'Madu' dan 'Jintan Hitam'&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selama ini pada benak masyarakat secara tanpa sengaja terbetik kesimpulan bahwa thibbun nabawi tidak akan jauh dari madu dan jinten hitam. Orang akan dianggap telah mengimplementasikan sisi-sisi kedokteran nabi kalau ia sudah menggunakan madu dan jinten hitam dalam menyembuhkan penyakit. Kesimpulan itu selain terlalu sederhana juga berarti 'pelecehan' terhadap kedokteran nabi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, Kedokteran nabi tidak anti terhadap terapi dan obat-obatan modern.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diantara beberapa hal yang membuktikan adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Pengobatan nabi amat memerhatikan dosis obat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode pengobatan islam amat menghargai metode diagnosa penyakit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengobatan nabi sangat menghargai analisis dan penelitian terhadap jenis penyakit, penyebab munculnya penyakit dan obat-obatan yang diyakini mengandung khasiat menyembuhkan, mencegah atau mengurangi kadar penyakit tertentu pada pasien.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Nabi pernah menerima kehadiran ahli medis dari Persia, yang sengaja melakukan praktik pengobatan diantara para sahabat.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, Pengakuan Kedokteran nabi terhadap pengobatan medis tradisional dan moderen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ath Thibbun nabawi adalah metodologi yang kompleks. Munculnya ragam penyakit dan kecanggihan metode berfikir umat manusia dalam menemukan berbagai bentuk, jenis hingga teknik pengobatan dalam upaya mengatasi berbagai penyakit tersebut, termasuk dalam cakupan kedokteran nabi yang luas. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat, Kekeliruan anggapan tentang superioritas 'Bekam' sebagai kedokteran nabi terbaik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bekam adalah termasuk di antara jenis pengobatan terbaik. Jadi ia bukan mutlak satu-satunya sebagai bentuk pengobatan terbaik. Ada jenis penyakit termasuk kondisi tertentu dari si pasien, yang menyebabkan ia lebih cocok denga pengobatan tertentu, bukan yang lain. Maka bekam jelas bukan yang terbaik dalam setiap kondisi, untuk segala jenis penyakit dan untuk setiap kondisi yang dialami pasien. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelima, Pengobatan nabi tak terbatas pada penggunaan obat-obat yang pernah digunakan nabi saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Obat-obatan yang cocok untuk penduduk di suatu tempat, bisa saja tidak cocok untuk penduduk di tempat lain, bahkan bisa tidak berguna sama sekali. Obat-obatan yang digunakan dalam kedokteran nabi juga tidak terbatas hanya yang disebutkan dalam hadits, seperti madu, jintan hitam, zaitun, qisth, kurma, cuka, juice dan banyak lagi, namun juga mencakup segala bentuk komoditi makanan, minuman atau tumbuh-tumbuhan yang memenuhi 'standar kedokteran nabi' sebagai obat dari penyakit tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keenam, Obat-obatan kimiawi, tidak selamanya 'dilarang' dalam konsep ath thibbun nabawi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Obat-obat kimiawi yang dihindari adalah yang diragukan kehalalannya dan obat-obatan yang hanya memberi efek penyembuhan sementara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasal : Dasar-Dasar dan Kaidah Ath Thibbun Nabawi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertama, Dasar kedokteran nabi adalah wahyu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua, Tiga formula medis dalam kedokteran nabi&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;menjaga kesehatan tubuh&lt;/li&gt;&lt;li&gt; menjaga tubuh dari unsur-unsur berbahaya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengeluarkan zat-zat berbahaya dari dalam tubuh&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketiga, Dua model terapi : Preventif dan kuratif (penyembuhan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konsep dasar pencegahan penyakit adalah diet (menjaga makan), terutama makan yang sesuai dengan tuntunan Rosululloh sholallohu 'alaihi wasalam.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pencegahan penyakit melalui kebersihan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keempat, Dua jenis terapi kenabian : penyembuhan substansi penyakit dan pembuangan zat-zat berbahaya dari dalam tubuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kelima, Dua jenis terapi : terapi ilahiyyah (bermuatan ajaran wahyu murni) dan terapi obat-obatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keenam, syarat-syarat tenaga medis yang layak berpraktik dalam dunia pengobatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5143440715027910508?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5143440715027910508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/07/kedokteran-nabi-antara-realitas-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5143440715027910508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5143440715027910508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/07/kedokteran-nabi-antara-realitas-dan.html' title='Kedokteran Nabi Antara Realitas dan Kebohongan'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3743003882897071317</id><published>2011-07-09T21:00:00.000-07:00</published><updated>2011-07-09T21:02:35.810-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Membaca Cerita</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak harits kecil, aku memang ingin harits suka membaca. Dengan anak suka membaca, dia akan lebih mudah mengenal berbagai hal. Apalagi jika yang dibacanya buku-buku yang berfaidah. Sangat terinspirasi dengan buku "Karena Buku Senikmat Susu" yang dikarang seorang akhwat dari yogya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanya sejak harits masih kecil, aku berusaha membeli banyak buku anak. Tapi waktu itu terkendala&amp;nbsp; karena tidak ada toko buku yang lengkap. Hiks.. nasib orang hidup di desa ya? ^^. Makanya aku pesan buku-buku&amp;nbsp; anak lewat temanku yang di Solo. Pertama buku yang aku beli untuk harits adalah buku-buku anak yang dikarang ibu Nurani Musta'in, dari TK Al Ausath dan beberapa buku Darul 'Ilmi YK. Tapi karena bukunya hitam putih, harits sama sekali nggak tertarik. Paling cuma dibuka-buka sebentar, lama-lama malah disobek..:(.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sempat putus asa juga, bagaimana mengajari harits membaca. Dia sama sekali nggak tertarik dengan buku-buku dari al ausath. Aku memang menghindari buku-buku yang berisi gambar makhluk hidup. Tapi namanya anak keci, tertariknya pada buku-buku yang warna-warni dan penuh gambar ya? Jika ke toko buku, pasti yang dipilih buku-buku yang penuh warna. Akhirnya harits belajar baca, dari buku-buku yang nggak sengaja beli dari beberapa toko di sini. Setelah hafal huruf, dia mulai latihan baca dengan membaca kata-kata yang aku buat sendiri di Microsoft word atau di kertas HVS. Harits selalu semangat jika aku menuliskan nama teman-teman atau nama benda-benda yang dia sukai. Setelah lancar mengeja kata-kata yang kubuat sendiri baru beralih ke buku-buku anak islam suka membaca dari al ausath. Tapi setelah selesai jilid 4, dia kurang tertarik masuk jilid 5. Jadi beralih ke membaca majalah atau buku. Awalnya masih kurang tertarik baca buku-buku dari Daru 'Ilmi atau HAS. Malah lebih senang baca ebook yang aku download dari &lt;a href="http://bam.raudhatulmuhibbin.org/"&gt;BAM&lt;/a&gt;.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akhirnya aku inisiatif membeli majalah anak. Mulai dari majalah Ababil, majalah anak sholih, wildan dan kinan. Kendalanya (lagi) di sini nggak ada agennya :(, kasihan bener ya... orang desa ^^. Makanya belinya kalau pas ke luar kota, biasanya langsung kuborong semuanya. Saking susah carinya. di sini... Harits lumayan suka membaca majalah-majalah itu. Saking sukanya biasanya langsung selesai dibaca setiap kali beli. Tapi belum mau baca cerita-cerita/kisah-kisah yang agak panjang, biasanya sukanya baca cerita yang ada gambarnya (cerita kartun).&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harits paling suka dengan majalah &lt;a href="http://kinan.qiblati.com/"&gt;Kinan&lt;/a&gt;. Hafal bener tokoh-tokoh di kinan, kayak kinan, badar, jawwad, hanif, laila dan rima, hakim sholahudin dll. Makanya ana mutusin langganan langsung ke penerbitnya tiap bulan. Biasanya setiap melihat ada majalah kinan baru dengan semangat langsung dibaca. Tetapi untuk membaca kisah-kisah narasi yang agak panjang biasanya masih belum tuntas, katanya capekkk karena terlalu panjang. Makanya untuk membaca kisah-kisah tetap dibacakan umm setiap malam. Umm yang baca kisah yang panjang, nanti harits yang kebagian baca kisah-kisah yang bergambar kartun. Biasanya dia membaca dengan keras, sehingga bisa didengerkan dek hanif juga. Dengan gayanya kadang&amp;nbsp; seperti memberi penjelasan tentang jalan cerita yang dibacanya ke hanif. Pernah suatu malam, ketika mendengar harits baca tentang hakim sholahudin, umm jadi tertidur. Bangun-bangun ternyata masih di kamarnya mas harits. Masyaallah, biasanya anak yang tertidur ketika dibacakan cerita ummuhu. Ini umm yang tertidur dengerin anaknya baca cerita&amp;nbsp; ^_^ Barokallohu fiihu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3743003882897071317?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3743003882897071317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/07/membaca-cerita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3743003882897071317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3743003882897071317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/07/membaca-cerita.html' title='Membaca Cerita'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1745137337482325390</id><published>2011-07-07T13:55:00.000-07:00</published><updated>2011-07-07T22:09:41.165-07:00</updated><title type='text'>Hadiah Tak Terduga ^^</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa waktu lalu iseng ikut lomba penulisan artikel yang diadakan suatu online shop. Iseng-iseng aja&amp;nbsp; siapa tahu dapat hadiah. Nggak nyangka deh, ternyata terpilih jadi juara 2 (Wkwk.. ternyata tulisanku dianggap berbobot juga ya?). Alhamdulillah... dengan penuh semangat aku memberi tahu suami tercinta. Eits.. beliau sempat nggak percaya lho :(&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suami : "Jangan-jangan yang ikut cuma 2 ... "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku &amp;nbsp;&amp;nbsp; : " Nggak, ada juara 3 nya kok."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suami : "Ya.. alhamdulillah berarti istri bisa ngalahin 1 orang kalau gitu."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku &amp;nbsp;&amp;nbsp; :&amp;nbsp; " Bagus dong bisa ngalahin 1 orang, yang penting dapat hadiah. "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suami : " Memang mbuat artikel tentang apa? "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku &amp;nbsp;&amp;nbsp; : " Manajemen keuangan keluarga. "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Suami : " oo..pantes.. kalau itu percaya. "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku &amp;nbsp;&amp;nbsp; : "???????????" (maksudnya apa ya?)&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Positif thingkingnya suamiku mungkin percaya istrinya ini lumayan pinter ngatur keuangan keluarga ^_^&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah hadiahnya bermanfaat banget buat persiapan kelahiran adik bayi nanti. Dapat sebuah tas bayi, satu buah cloth diaper &lt;a href="http://www.clothdiapersmurah.com/2011/02/cluebebe-coveria-petite-vs-large/"&gt;cluebebe&lt;/a&gt; yang model diaper cover, satu buah baju bayi dan sebuah mainan sepatu. Jadinya nggak perlu repot-repot mikirin perlengkapan bayi lagi. Bekas perlengkapan bayi milik harits dan hanif juga masih tersimpan rapi di lemari, tinggal ntar dicuci biar harum dan bersih kalau mendekati HPL. Rencana mau coba pake clodi juga, sudah punya 5 clodi ini. Kayaknya cukup segitu saja, kan rencana pake clodi&amp;nbsp; kalau sore sama malam aja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya aku memang punya hobi nulis-nulis artikel. Tapi karena suka semaunya sendiri, jadi bahasanya kacau balau kayak gini. Sama sekali nggak memperhatikan EYD. Yang terlintas di hati ya diketik saja. Kayaknya senang saja kalau sudah mencurahkan segala sesuatu lewat tulisan. Dulu sempat beberapa kali nulis artikel kesehatan yang lumayan bermutu kemudian kucoba kirim ke majalah, ada yang dimuat di majalah ada yang enggak. Tapi karena sekarang PC nya dikuasai penuh sama mas harits, jadi jarang punya kesempatan duduk lama di depan komputer. Sekali umm di depan komputer, mas harits atau dek hanif langsung heboh.. minta dibukain gcompris, divine kids, drawing for children, menulis, setelin VCD dsb. Kadang juga kalau pas suami di rumah pinjam notebook punya suami, tapi paling cuma buat power point bahan ngajar atau buka email. Suami pernah nawarin buat beli laptop sendiri, tapi masih mikir-mikir manfaatnya. Sayang juga kalau beli tapi kurang bermanfaat. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanya senang banget waktu &lt;a href="http://cizkah.com/"&gt;siska&lt;/a&gt; nawarin untuk menulis artikel di web yang sedang dirancangnya khusus untuk ummahat. Kayaknya jadi semangat&amp;nbsp; nulis artikel-artikel yang berbobot. Biarpun harus lebih bisa mengoptimalkan waktu, menyediakan waktu untuk cari banyak referensi dan membaca. Tapi kalau sudah dikejar deadline, biasanya kan lebih semangat untuk menulis. Biar bisa memberi sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain juga.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1745137337482325390?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1745137337482325390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/03/hadiah-tak-terduga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1745137337482325390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1745137337482325390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/03/hadiah-tak-terduga.html' title='Hadiah Tak Terduga ^^'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6463510830229526623</id><published>2011-06-21T20:43:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T22:41:53.881-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Biaya sekolah'/><title type='text'>Biaya Masuk TK</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun ini dek hanif rencananya sudah masuk TK. Nggak masuk play group tapi langsung TK saja deh, biar ngirit =). Biarpun aku sebenarnya nggak menargetkan hanif masuk TK supaya hanif bisa baca, tulis, baca iqro, hafalan dsb. Hanif masuk TK, karena memang anaknya kayaknya sudah pengen sekolah. Biarpun di rumah juga sudah mau "sedikit"&amp;nbsp; belajar bareng um, tapi aku menganggap hanif perlu masuk TK juga. Karena kalau nggak skul, seringnya kalau pagi malah main-main nggak jelas sama anak-anak di perumahan. Kadang malah diajak main ke rumah tetangga. Mending kalau cuma main main mobil-mobilan, sepak bola, pasir, atau bermain sepeda. Kadang hanif diajak nonton TV atau main PS sama temannya di perumahan. Padahal kalau pagi seringnya aku harus dinas ke RS, jadi nggak bisa ngawasi tiap hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagipula penting juga masuk TK (kalau menurutku...), bukan target bisa baca tulisnya, tapi&amp;nbsp; lebih ke pengajaran motorik halus dan motorik kasarnya. Suka lihat karya anak-anak di TK yang dilatih origami, mencocok, kolase, menanam dan membuat beberapa ketrampilan yang lain. Kalau urusan ketrampilan gini umm harits kan "blank", nggak bakat dan nggak kreatif sama sekali. Jadinya nggak bisa ngajari ketrampilan apa-apa ke anak-anak. Kalau calistung, iqro, hafalan, do'a-do'a aku memang pengennya anak-anak belajar di rumah sama aku wae... hehehehe (sok PD...). Makanya sejak harits sudah sekolah TK, aku nggak disiplin banget urusan masuk skulnya. Kalau umm nggak dinas pagi, nggak masuk sekolah juga gpp, anak agak capek atau pas males skul, bolos juga gpp :P. Enjoy saja. Yang penting sekolah dibuat fun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biaya masuk TK hanif&amp;nbsp; untuk kota kecil kayak sini lumayan mahal juga. Padahal bukan full day. Hari senin - kamis : masuk jam 7.15-11.00. Hari jum'at-sabtu : masuk jam 7.15-10.00. Tapi nggak apa-apalah...semoga saja memang yang terbaik buat hanif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biaya pendaftaran : Rp.125.000 ; uang pengembangan Rp. 350.000 ; uang seragam Rp.280.000; (belum termasuk biaya penjahit), peralatan sekolah (sudah lengkap, kecuali sepatu dan tas) Rp. 150.000; kalau tahun kemarin SPP Rp.75.000; belum tahu tahun ini, biasanya nunggu rapat orang tua murid. Tapi dibanding biaya masuk TKIT di kota-kota besar, biaya segitu lumayan murah mungkin ya.. Kakakku di Depok cerita kalau di Depok minimal Rp.10 juta, wallohi.. mahal banget euy...heran juga kenapa biaya sekolah sekarang mahal ya..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6463510830229526623?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6463510830229526623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/03/biaya-masuk-tk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6463510830229526623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6463510830229526623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/03/biaya-masuk-tk.html' title='Biaya Masuk TK'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7628508180666380997</id><published>2011-06-16T08:52:00.000-07:00</published><updated>2011-06-16T10:08:47.309-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bertani'/><title type='text'>Bertani yukk!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika seorang anak ditanya apa cita-citanya? Pasti sebagian besar menjawab : ingin jadi guru (ustadz,) menteri, dokter, pilot, dan berbagai profesi yang cukup menjanjikan lainnya (secara materi ..)&lt;br /&gt;Adakah diantara anak-anak kita yang bercita-cita ingin jadi petani???? Semoga saja masih ada ya (tapi kok aku pesimis..)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya kalau dipikir jasa petani jauhhh lebih besar dibanding sebagian besar profesi yang dianggap beberapa orang "wah" tersebut lho. Coba saja bayangkan kalau di dunia ini nggak ada petani. Pernahkah membayangkan? gimana coba kalau tidak ada petani lagi??? :D Kalau nggak ada dokter, kayaknya dunia tetap berjalan deh, orang sakit tanpa berobat kan bisa sembuh sendiri dengan izin Alloh. Tapi kalau nggak ada petani??? wah, nggak tahu deh dan nggak bisa membayangkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanya di suatu hadits Rosululloh shollallohu 'alaihi wasalam bersabda :&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;"&lt;/i&gt;&lt;i&gt;Tak ada seorang muslim yang  menanam pohon, kecuali sesuatu yang dimakan dari tanaman itu akan  menjadi sedekah baginya, dan yang dicuri akan menjadi sedekah. Apa saja  yang dimakan oleh binatang buas darinya, maka sesuatu (yang dimakan) itu  akan menjadi sedekah baginya. Apapun yang dimakan oleh burung darinya,  maka hal itu akan menjadi sedekah baginya. Tak ada seorangpun yang  mengurangi, kecuali itu akan menjadi sedekah baginya"&lt;/i&gt; [HR. Muslim  dalam Al-Musaqoh (3945)].&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Imam Nawawi ketika menjelaskan hadits di atas pekerjaan yang terbaik adalah bercocok tanam. Masyaaallah, betapa besar keutamaan menjadi petani....&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi sekarang pada kenyataannya amat sedikit orang yang tertarik menjadi petani. Biasanya orang menjadi petani karena terpaksa. Bahkan di desa-desa pun banyak orang yang memilih merantau ke kota, entah di sana mencari pekerjaan apa, dibanding bertani di kampung. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apalagi sekarang banyak lahan-lahan pertanian yang tergusur, areal persawahan dibangun menjadi berbagai gedung, perumahan, pusat industri, dsb...tidak bisa membayangkan jika suatu saat tidak ada lagi yang tertarik untuk bertani. Sekarang saja Indonesia mulai import beras, gula, gandum.. bagaimana 10 tahun yang akan datang jika kondisi ini masih tetap sama?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya aku dulu juga kurang tertarik bertani. Biarpun aku etrmasuk keturunan dari seorang petani (kakekku petani), tapi sejak kecil ortu nggak pernah mengajakku ke sawah. Dan mungkin nggak pernah terbersit dalam pikiran ortuku agar aku bisa bertani/bercocok tanam. Jadi pengalamanku dalam pertanian memang sangat sedikit. Tetapi sejak pindah ke rumah mertua, aku mulai sedikit belajar bertani. Kegiatan mertuaku sehari-hari adalah mengurus sawah beliau di desa. hehehe. Makanya aku banyak belajar tentang pertanian pada beliau. Aku mulai tahu sistem menggarap sawah (walau masih perlu banyak belajar), mulai mengenal bibit-bibit tanaman padi, mulai tahu kapan mulai menabur benih, mesti bagaimana jika ada rumput/hama di sawah..... ternyata nggak susah-susah banget kok. Yang susah mungkin mencangkul/menandur di sawahnya kali ya... untuk yang satu ini aku memang belum pernah mencoba... karena biasanya kalau di desa ada beberapa orang yang pekerjaannya untuk mencangkul/nandur/manen. Jadi kita tinggal ngatur jadwal dan biayanya saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurasa cukup menyenangkan belajar pertanian ^^ Suatu saat memang ingin lebih fokus menggeluti pertanian. Sebenarnya hasil pertanian juga cukup lumayan, biarpun tidak iap bulan diharapkan.&amp;nbsp; Biasanya hasil pertanian didapat setiap 4 bulan sekali. Tetapi itupun kadang bisa gagal panen kalau pas musim hama dsb... sangat dibutuhkan rasa tawakal kepada Alloh subhanahu wa ta'ala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau seseorang "murni" cuma berprofesi sebagai petani memang susah.... kecuali sawahnya 10 hektar&amp;nbsp; kali ya.. Satu hektar sawah sekali panen menghasikan sekitar 10 jutaan. Jadi kalau punya sawah 10 hektar, bisa mendapat 100 juta sekali panen (lumayan banget kan? sekali panen, bisa langsung beli mobil, hehehe). Tapi itu mungkin cuma satu diantara 5.000 orang penduduk di desa. Kebanyakan orang di desa sawahnya cuma 1/4 hektar, jadi dalam 4 bulan mendapat penghasilan kurang lebih 2,5 juta. Sebenarnya penghasilan segitu relatif juga ya.. tergantung kebutuhan tiap orang. Ada yang cukup, tapi banyak juga yang ngerasa kurang. Pemerintah memang kurang memperhatikan nasib pak tani. Harga hasil pertanian nggak sebanding dengan kerja keras dan jasa petani. Makanya itu banyak orang yang mulai meninggalkan pekerjaan ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biarpun aku juga baru tahap belajar tentang pertanian terutama menanam padi. Kurasa aku mulai menikmati usaha ini. Ada rasa kepuasan jika ternyata panen berhasil, biarpun pernah merasakan gagal panen juga. Pengen suatu saat anak-anakku bisa belajar lebih mendalam tentang pertanian juga. Dan semoga saja di era mendatang, lebih banyak orang yang tertarik untuk menggeluti bidang pertanian ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7628508180666380997?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7628508180666380997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/06/bertani-yukk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7628508180666380997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7628508180666380997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/06/bertani-yukk.html' title='Bertani yukk!!!'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-129205043405350688</id><published>2011-06-06T19:36:00.000-07:00</published><updated>2011-06-16T10:01:45.914-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curahan hati'/><title type='text'>Rindu Solo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selalu merindukan untuk pulang kembali ke Solo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rindu kotanya, rindu masakannya, rindu tempat ta'limnya, rindu ustadz-ustadznya (rindu majlis ilmunya maksudnya...^^), rindu teman-teman.. dan terutama sangat rindu bapak dan ibuku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang sedih juga jika mendengar keluh kelah ortuku yang cuma berdua di rumah. Alhamdulillah sampai sekarang ortuku masih mempunyai kesibukan, sehingga tidak terlalu sangat merasa kesepian. Tetapi jika ingat cucu-cucunya katanya jauhhh lebih nggak tahan kangen dibanding ketemu anak-anaknya.. (hm....).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belum tahu kapan bisa pulang ke solo padahal pengennya pulang dalam pekan ini , supaya bisa ketemuan ama &lt;a href="http://mdamay.blogspot.com/"&gt;ummu khansa.&lt;/a&gt; Seringnya ortuku yang ke rumahku, hampir tiap satu bulan ke sini terutama bapak. Bapak memang selalu kangen sama harits. Ya pantaslah.. sejak harits lahir, yang merawat sejak kecil sampai aku lulus coass adalah bapak dan ibu. Dulu bapak yang sering menggendong, mengajak jalan-jalan, menidurkan... masyaallah... betapa besar pengorbanan bapak ibu waktu itu. Makanya sempat nggak tega juga ketika aku harus membawa harits dari pelukan ortuku waktu itu. Tapi ....bagaimana lagi, tanggungjawabku lah untuk mendidik harits. Secara materi, mungkin ortuku lebih bisa memenuhi dibanding kami, tetapi aku tidak yakin dengan pendidikannya? Pola pendidikan kakek-nenek tentu tidak sama dengan pendidikan orang tua. Oleh karena itu, biarpun dengan berat hati aku sedikit memaksa untuk membawa harits tinggal denganku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Soal selera masakan, biarpun sudah hampir 4 tahun an di sini, tetap saja aku selalu rindu dengan masakan-masakan asli solo. Apalagi sejak hamil kali ini, aku ngerasa kurang cocok dengan menu masakan sini. Pengen menikmati soto kwali, srabi notosuman, tahu campur pasar kembang, timlo sastro, nasi liwet, steak (hmm..).... sayangnya di sini nggak ada yang jual. Mau mbuat sendiri, juga pesimis bisa seenak rasa aslinya. Alhamdulillah ari ahad kemarin, nggak sengaja nemuin rumah makan yang jual soto semarang di sini (hihihi) lumayanlah sebagai tombo kangen.... Secara rasa soto semarang rasanya kan agak-agak mirip dengan soto kwali, jadi sedikit terpuaskan. Kalau soto daerah sini beda banget dengan soto solo, kalau soto sini dikasi tauco.. jadi rasanya "berat" banget, nggak kayak di solo yang segeer....:D&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya mencari ilmu / kajian di zaman sekarang memang mudah banget. Aku bisa dengerin &lt;a href="http://radiorodja.com/"&gt;radiorodja &lt;/a&gt;via fleksi atau streaming, bisa download kajian di&lt;a href="http://kajian.net/"&gt; kajian.net&lt;/a&gt;, bisa lihat video di &lt;a href="http://ahsan.tv/"&gt;ahsan.tv&lt;/a&gt; / &lt;a href="http://yufid.tv/"&gt;yufid.tv&lt;/a&gt;. Di rumah juga banyak koleksi mp3/CD dan DVD. Masya allah, betapa Alloh sudah sangat memberi kemudahan dalam mencari ilmu. Tetapi.... kenapa ya rasanya tetep lain ketika dulu aku tholabul 'ilmi pertama kali. Selalu merindukan lagi, saat-saat ta'lim di musholla FK dengan ustadz Muhammad Na'im, LC, ustadz abu ahmad, ustadz jauhari dan ustadz yang lain. Mungkin karena waku itu aku masih sendirian kali ya.. jadi bisa konsentrasi dalam mendengarkan penjelasan ustadz, nggak seperti sekarang, atau karena tingkat keiklasanku yang berbeda? Hanya berharap semoga saja suatu saat aku bisa bermajlis dengan para assatidz itu lagi. Aamiin.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang kalau sedang berbicara dengan suamiku, aku memang sering mengutarakan suatu saat ingin menetap di solo lagi, membayangkan di sana dekat dengan ortu, teman-teman, mudahnya mencari ilmu, lingkungan yang kondusif, sekolah yang syar'i..Akan tetapi penjelasan suamiku juga selalu menghibur hatiku. "&lt;i&gt;Dimanapun kita, asal kita bisa istiqomah insyaallah itu yang terbaik, belum tentu juga ketika kita di sana akan lebih baik dari sekarang...&lt;/i&gt;". Yah... memang benar juga perkataan suamiku, tidak selalu apa yang kita inginkan, itu yang terbaik buat kita. Belum tentu juga ketika di solo lebih baik dibanding di sini. Aku mempunyai teman yang mendapat rumah di pondok, ternyata juga nggak betah, akhirnya malah memilih tinggal di luar pondok. Padahal kalau aku membayangkan, hidup di lingkunga pondok pasti enak. Banyak ta'lim, teman-teman yang semanhaj, lingkungan yang kondusif...Manusia memang seringnya kurang bersyukur kali ya.... kurang bisa menilai segala sesuatu yang ditakdirkan Alloh dengan kacamata positif.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih suamiku... yang selalu membuatku bahagia dan bisa mengobati seluruh kerinduan ini ^^&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Pengen nambahin kata-kata yang lebih romantis, tapi maluu kalau dibaca orang yang tidak berkepentingan...hehehe)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-129205043405350688?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/129205043405350688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/06/rindu-solo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/129205043405350688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/129205043405350688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/06/rindu-solo.html' title='Rindu Solo'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6949719315496617486</id><published>2011-05-18T20:48:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T21:37:56.722-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Seputar Jam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa bulan terakhir, Harits lagi senang banget tanya tentang "jam". Bangun tidur, hal yang pertama ditanya, "sekarang jam berapa mi?", mau berangkat skul ngecek dulu sudah jam berapa, dan pasti bakalan &lt;i&gt;badmood&lt;/i&gt; kalau berangkat sekolahnya lebih dari jam 6.30 pagi... Walah, kalau masalah ini Harits benar2 beda sama umm-nya. Dulu umm kan jagonya berangkat terlambat (hehehe). Klo Harits maunya berangkat sekolah paling pertama .. gubraks deh... Alasannya kalau berangkat paling duluan, katanya ditunjuk jadi komandan gitu.... anakku..anakku segitunya dehh... Barokallohu fiihu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu juga kalau disuruh pulang bermain dengan temannya di kompleks rumdin, pasti langsung tanya "Memang jam berapa, mi? ntar harits pulang jam 12 saja...".  Begitu juga dengan jadwal jam  belajarnya, sekarang harits suka nawar.. " Harits belajarnya jam 8 saja,  mi...". Padahal kadang kalau nunggu sampai jam 8, umm nya dah ngantuk  banget. Jadinya malah suka ketiduran.. hehehe. Um harits biasa tidur  habis isya' kalau nggak ada kegiatan apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Karena sering bertanya tentang jam, harits&amp;nbsp; mulai bisa melihat jam berapa, biarpun belum bisa pas benar, misal jam 7.15, baru tahu sekarang jam 7 belum bisa "ngeh" ada lebih 15 menitnya, jadi baru paham&amp;nbsp; hitungan jam, belum paham ada menit, apalagi detik. Tapi kalau jam 7.30 sudah bisa bilang jam setengah delapan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saking sukanya sama jam,&amp;nbsp; waktu kemarin Lulus Iqro' 6 pun hadiahnya minta jam beker... Harits senang banget ketika umm membelikan jam beker yang dipilihnya sendiri di toko jam. Sampai - sampai jam bekernya ditunjukkan pada semua temannya di perumahan. Bu gurunya&amp;nbsp; di TK juga cerita kalau harits di sekolah cerita kalau dibelikan jam beker oleh umm. hehehe. Ketika ditanya pengen hadiah apa kalau sudah hafal juz amma haritspun pengennya jam yang melingkar kayak punya abi (jam tangan kali maksudnya) ^^ Ya semoga saja cepat bisa dibelikan ya nak.. makanya ayo semangat dan terus rajin menghafal....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurasa penting juga untuk selalu melihat jam, agar kita selalu ingat waktu dan tidak mengisinya dengan hal yang sia-sia.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6949719315496617486?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6949719315496617486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/seputar-jam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6949719315496617486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6949719315496617486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/seputar-jam.html' title='Seputar Jam'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7029187840209455659</id><published>2011-05-15T01:25:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T21:16:57.288-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Problem Umum Kulit Bayi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara umum kenali dahulu beberapa masalah pada kulit bayi seperti berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kulit Kering&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kulit bayi mudah kering. Semakin kering kulit, semakin berkurang tingkat kefektifannya dalam meilndungi dirinya dari efek-efek yang berbahaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pencegahannya :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mengatur suhu dan kelembaban di rumah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lindungi bayi dari angin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jaga kelembaban kulit bayi. Untuk mencegah dari kekeringan dengan menggunakan krim untuk bayi, baby lotion atau baby oil atau minyak zaitun.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Luka Gesekan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gesekan yang terjadi antara pakaian bayi dan kulit bayi, atau kulit dengan kulit seperti di ketiak atau lipatan-lipatan paha, dapat menimbulkan lecet.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pencegahannya :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Keringkan tubuh bayi secara menyeuruh dan seksama seteah mandi. Beri perhatian khusus pada lipatan-lipatan kulit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari menggunakan pakaian dari bahan yang kaku, kasar dan ketat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan krim untuk mengurangi gesekan dan menjaga bayi ibu tetap nyaman.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Lapisan kerak kulit kepala&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hampir semua bayi mempunyai kerak topi atau kerak kulit kepala. Penyebabnya adalah kelenjar aktif yang berlebihan, sehingga menyebabkan menumpukkan kotoran pada kulit kepala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk membersihkan dan mencegahnya :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Untuk mencegahnya, cucilah kulit kepala bayi dengan shampoo khusus bayi dengan lembut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hilangkan semua sisa sabun dengan membilasnya bersih-bersih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila perlu bubuhkan &lt;i&gt;baby oil&lt;/i&gt; pada kulit kepala bayi sambil sedikit diurut dan biarkan selama sekitar 10-15 menit untuk melunakkannya. Cara ini akan membuat lapisan bersisik itu menjadi lunak terkelupas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sisirlah rambut bayi dengan sisir khusus bayi untuk menghilangkan kerak kulit kepala yang sudah terkelupas tadi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gangguan Umum Kulit&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terdapat beberapa jenis ganguan kulit yang seringkali dijumpai pada bayi :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Biang Keringat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cuaca panas mungkin saja dapat membuat pori-pori kuit bayi tersumbat yang kemudian menjadi biang keringat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pencegahannya :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Jangan biarkan bayi kepanasan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Jangan kenakan pakaian yang berebihan di dalam kamar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pakaian bayi jangan terlalu ketat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersihkan bayi secara teratur untuk menghilangkan kotoran yang tertinggal.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perubahan Hormon&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika ibu mendapati hidung, pipi dan kening buah hati ditumbuhi bercak-bercak putih tak usah panik. Ini menandakan bayi ibu kurang menerima hormon ketika ia masih berada di dalam kandungan. Hal ini normal dan bersifat tidak permanen.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bercak Susu&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada bayi yang menyusu ASI seringkai dijumpai noda putih kecil pada wajah, leher dan dada atas. Diduga penyebabnya adalah ASI yang menempel pada bagian-bagian tersebut. Bercak ini menyebabkan kulit tampak basah. Gangguan ini normal dan akan hilang dengan sendirinya hingga bayi mencapai usia 2 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pencegahannya :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Ketika bayi menyusu, letakkan kain bersih di sekitar leher dan dadanya untuk mencegah tetesan ASI.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Selesai menyusui, segera bersihkan bayi ibu dengan kapas yang sudah dibasahi, untuk mencegah tertinggalnya ASI di kulit bayi ibu.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Alergi Kulit dan Penyebabnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibu boleh sedikit lega karena bayi jarang mengalami alergi kulit. Alergi pada bayi baru tampak setelah &lt;i&gt;alergen &lt;/i&gt;(zat-zat pembawa alergi) berkali-kali masuk tubuh bayi. Jangan pula ibu terkecoh bahwa tidak semua bercak pada bayi disebabkan oeh alergi. Mungkin ini cuma iritasi kulit yang disebabkan oleh &lt;i&gt;iritan&lt;/i&gt; (zat penyebab iritasi) dari sabun atau sampo yang berbahan keras.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menghindari bayi ibu terkena alergi, kenali faktor-aktor penyebabnya :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;1. faktor genetis&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika ada anggota keluarga yang menderita alergi, kemungkinan bayi akan mengidap alergi juga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;2. faktor lingkungan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak tahan terhada debu dapat pula menyebabkan aergi kulit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;3. faktor tubuh&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Makanan, infeksi virus, baktei, jamur atau obat-obatan dapat menyebabkan gangguan kulit.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Sentuhan Pengasuhan Si Buah Hati, Ikatan Dokter Anak Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7029187840209455659?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7029187840209455659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/problem-umum-kulit-bayi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7029187840209455659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7029187840209455659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/problem-umum-kulit-bayi.html' title='Problem Umum Kulit Bayi'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8731938730072901932</id><published>2011-05-15T00:54:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T21:42:56.544-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Informasi dan Tes HIV Sukarela (Voluntary Counselling and Testing)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Apa itu Konseling dan Tes HIV sukarela (VCT)?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konseling HIV merupakan suatu dialog antara petugas konseing (konselor) dengan klien untuk meningkatkan kemampuan klien dalam memahami HIV/AIDS beserta resiko dan konsekuensi terhadap diri, pasangan dan keluarga serta orang sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tes HIV adalah pemeriksaan darah di laboratorium untuk memastikan seseorang terinfeksi HIV atau tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Mengapa Perlu Konseling dan Tes HIV Sukarela?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penularan HIV/AIDS sudah meluas dan terjadi di seuruh kalangan masyarakat, tua-muda, kaya-miskin, semua bisa tertular.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di Indonesia, hingga Desember 2005 tercatat 4.244 penderita HIV dan 5.321 penderita AIDS.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Orang dengan HIV positif terlihat sehat, merasa sehat dan tidak tahu bahwa dirinya terinfeksi dan dapat menularkannya kepada orang lain.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Deteksi dini sangat penting untuk mengetahui status HIV seseorang, yaitu melalui tes HIV.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk membantu seseorang yang akan melakukan tes HIV diperlukan pendekatan secara individual melalui proses konseling.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konseling dan tes HIV digunakan sebagai pintu masuk ke seluruh layanan kesehatan HIV/AIDS bagi orang dengan HIV/AIDS positif (ODHA).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Siapa yang memerlukan Konseling dan Tes HIV Sukarela?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masyarakat yang membutuhkan pemahaman diri akan status HIV dan beresiko tinggi tertuar HIV seperti :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;orag yang berhubungan seks suka berganti-ganti pasangan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;wanita pekerja seks/pria pekerja seks.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;waria.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;gay/pasangan homo seksual.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pengguna narkoba yang menggunakan jarum suntik secara bergantian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ibu yang terinfeksi HIV kepada bayinya melalui jalan lahir dan air susu ibu&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apa manfaat konseling dan tes HIV sukarela?&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Mereka yang beresiko tinggi tertular HIV dapat mengetahui status HIV nya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dukungan mental dan spiritual sebelum menjaani dan setelah menerima hasil tes HIV.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengubah perilaku beresiko menjadi tidak beresiko.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperoleh arahan pelayanan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana Tahapan Konseling dan Tes HIV Sukarela?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada tiga tahapan dalam pelaksanaan konseling dan tes HIV, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1&lt;b&gt;. Konseling pra tes HIV&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membantu kien menyiapkan diri untuk melakukan pemeriksaan darah atau tes HIV.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Materi konseling yang diberikan :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Proses konseling dan tes HIV sukarela.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Manfaat tes HIV.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pengetahuan tentang HIV/AIDS.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meluruskan pemahaman yang salah tentang HIV/AIDS dan mitosnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membantu klien mengetahui faktor resiko penuaran HIV/AIDS.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menyiapkan kien untuk pemeriksaan darah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mendiskusikan kemungkinan hasi tes HIV positif dan negatif.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Persetujuan untuk tes HIV sukarela.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengembangkan rencana perubahan perilaku yang sehat dan aman.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Tes HIV&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tes HIV adalah pemeriksaan darah di laboratorium untuk memastikan status HIV nya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Konseling Pasca Tes HIV&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membantu klien memahami dan menyesuaikan diri dengan hasil tes.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Materi konseling yang diberikan :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Penjelasan tentang hasil tes HIV.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika hasil tes positif, petugas konseling akan menyampaikan hasil tes dengan cara yang dapat diterima klien, secara halus dan manusiawi. Petugas konseling akan merujuk kien ke ayanan medis dan sosial.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penanganan reaksi emosi yag ada.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika hasil tes negatif, isu seks aman dan tes ulang tetap disarankan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Informasi dan layanan rujukan untuk pengobatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diskusi untuk mencegah penularan HIV.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diskusi untuk tetap sehat dan positif bagi ODHA.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dukungan moral yang dapat diberikan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bagaiman Prinsip Layanan Konseling Tes HIV sukarela?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;1. Atas persetujuan klien&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tes HIV harus diakukan secara sukarela, tanpa paksaan atau tanpa tekanan dari keluarga, teman, tetangga atau petugas kesehatan. lembar persetujuan tertuis dari klien harus dilakukan sebelum tes dilakukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;2. Kerahasiaan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Konseing dan tes HIV diakukan harus dalam suasana saing mempercayai, menghargai dan terjamin kerahasiaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;3. Tidak membedakan atau tidak diskriminasi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;petugas tidak akan membedakan dalam memberikan layanan, semua diperlakukan sama seperti layanan penyakit lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Apa Peran Anda?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menyebarluaskan informasi tentang perlunya dan adanya pelayanan konseling dan tes HIV sukarela.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika ada teman, kerabat, tetangga dan keluarga yang menjadi kelompok beresiko tertular HIV/AIDS segeralaha menginformasikannya.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dimana tempat Layanan konseling dan tes HIV sukarela?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini berbagai pusat informasi untuk layanan onseling dan tes HIV telah ada di Rumah Sakit Umum Daerah di Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di klinik swasta/LSM peduli HIV/AIDS yang terdekat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Leaflet Informasi Konseling dan Tes HIV Sukarela (&lt;i&gt;Voluntary Counseling and Testing)&lt;/i&gt;, DepKes RI.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8731938730072901932?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8731938730072901932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/informasi-dan-tes-hiv-sukarela.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8731938730072901932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8731938730072901932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/informasi-dan-tes-hiv-sukarela.html' title='Informasi dan Tes HIV Sukarela (Voluntary Counselling and Testing)'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6224565615602682853</id><published>2011-05-07T05:21:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T05:21:37.260-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dari ustadz'/><title type='text'>Alumni Smaga Ska</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya aku nggak bermaksud membangga-banggakan almamaterku. Kurasa aku bukanlah seorang yang fanatik terhadap suatu sekolah tertentu. SMA ku dulu memang termasuk salah satu sekolah favorit di kota Solo. Merupakan hal yang biasa jika banyak alumni dari SMA 3 yang melanjutkan studi di berbagai Universitas favorit baik di dalam maupun luar negeri. Beberapa teman satu angkatanku saja, ada yang kuliah di Singapura, Austraia, Jerman, Amerika dan negara-negara lain di dunia. Bahkan beberapa masih menetap di sana. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi perjalanan salah satu alumni SMA ku ini benar-benar membuatku takjub. Masyaalloh, ternyata ada juga alumni SMA ku yang sekarang menuntut ilmu di Universitas Islam Madinah. Ketika sedang blogwalking, aku menemukan sebuah cerita yang sangat membuatku takjub dengan alumni SMA 3 Solo ini, aku nggak tahu pasti, dia lulus dari SMA 3 tahun berapa. Tapi dilihat dari umurnya kok sebaya denganku ya.. hehehe.. jangan-jangan satu angkatan ya? entahah.. otakku terlalu penuh untuk mengingat sebuah nama. Yang jelas perjalanan hidupnya dalam menggapai hidayah sampai bisa seperti sekarang, pantas membuat kita untuk bisa menirunya. Salah satu alumni SMA 3 ini, berbeda dengan alumni yang lain, sekarang beliau menuntut ilmu di kota nabi, bahkan sedang mengambil S2 jurusan Ilmu Hadits di Universitas Islam Madinah. Barokallohu fiihu. Semoga semakin banyak orang-orang yang mengikuti jejak beliau. Kisah beliau bisa di baca di sini :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://basweidan.wordpress.com/2009/10/11/lika-liku-menggapai-hidayah-1/"&gt;kisah 1&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://basweidan.wordpress.com/2009/11/03/lika-liku-menggapai-hidayah-2/"&gt;kisah 2&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://basweidan.wordpress.com/2011/02/10/lika-liku-menggapai-hidayah-3/"&gt;kisah 3&lt;/a&gt;. Kisahnya belum selesai, kelanjutnya mungkin bisa diikuti di blog beliau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya ini juga bisa sebagai motivasi buat yang sekarang masih sekolah di sekolah umum yang mempunyai keinginan melanjutkan sekolah ke Universitas Islam Madinah. Dengan doa dan usaha yang maksimal, pasti bisa melanjutkan kuliah di Madinah juga, biidznillah. Lagipula ternyata kalau dilihat basic pendidikannya banyak juga kok ustadz-ustadz yang dulunya sekolah di sekolah umum, sebelum akhirnya bisa kuliah di UIM. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6224565615602682853?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6224565615602682853/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/alumni-smaga-ska.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6224565615602682853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6224565615602682853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/alumni-smaga-ska.html' title='Alumni Smaga Ska'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3040079473939582400</id><published>2011-05-03T20:53:00.000-07:00</published><updated>2011-05-03T21:07:22.950-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita kehamilan'/><title type='text'>Malas ANC</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak hamil pertama, aku memang agak ogah-ogahan ANC. Kalau nggak dipaksa suami atau ortu, nggak mau ANC. Jadilah waktu itu ANC ketika kehamilanku sekitar 24 minggu. Waktu itu kenapa malas ANC alasannya macem-macem. Selain karena merasa baik-baik saja, aku juga sedikit belajar apa perubahan seorang ibu hamil, jadi kadang suka meriksa kandunganku sendiri (periksa TFU nya). Waktu itu periksa ke Sp.OG karena suami ingin memastikan, kalau kehamilanku baik-baik saja en pengen tahu jenis kelamin bayinya. Tapi pengalaman periksa pertama kali ke Sp.OG, membuatku makin malas ANC.. Antrinya banyak banget, datang jam 4 sore, jam 7 malam baru diperiksa. Kayaknya bu sulis (Sp.OG tempat aku periksa), tahu aku coass&amp;nbsp; makanya ditanya dah punya vitamin belum di rumah? jawabku sudah... (biarpun nggak pernah takminum sebenarnya, karena mencoba minum sekali, bukannya enak, malah mual muntah nggak karuan, so menghentikan minum vitamin/calcium selama kehamilan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah.. sejak itu jadi malas ke Sp.OG lagi... Sering ditawari residen obgyn, diperiksa di RS, tapi maluuu... kayaknya risih banget mesti buka-buka baju (biarpun di depan perempuan), makanya mending nggak usah diperiksain aja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehamilan kedua juga sama, cuma 1 x ANC selama kehamilan. Kehamilan ketiga periksa ketika UK 8 minggu karena ngflek-ngeflek terus.. ternyata mola hidatidosa dan mesti dikuret.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah.. sekarang hamil ke 4, biarpun "sedikit" banyak keluhan dibanding kehamilan sebelumnya, karena sejak hamil 4 minggu, aku mengalami hiperemesis yang luar biasa... aku tetep males ANC. Sudahlah... insyaaalloh hal yang normal. Sempat minum mediamer B6 untuk mengurangi emesis, tapi ternyata nggak terlalu banyak pengaruhnya, makanya sama kayak hamil sebelumnya, aku menghindari minum obat maupun tambahan suplemen. Aku optimis saja asal makan yang bergizi, insyaalloh asupan giziku sudah cukup, tidak perlu tambahan zat besi, calcium, asam folat dll. Apalagi susu ibu hamil... mending beli susu UHT saja ^^. Suamiku pernah membelikan CDR, tapi kayaknya setelah minum perut malah perih, jadi CDR nya diminum suamiku sama anak-anak.&amp;nbsp; Madu juga nggak pernah kuminum, kalau minum madu malah mualll, (kecuali madu Nusantara sih, tapi kok harganya sekarang mahal ya?), apalagi sari kurma, dari baunya saja, sudah eneg...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku emang orang yang dari kecil, sangat susaaaah minum obat. Sampai mertuaku juga heran, sukanya nyuruh orang minum obat, minum obat sendiri nggak mau..&amp;nbsp; Habis obat baik kimia atau herbal, rasanya pahit semua... mencium baunya sudah mual.hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yah.. semoga saja biarpun nggak ANC, semuanya berjalan normal sampai melahirkan nanti. Tetap semangat dan optimis&amp;nbsp; ^^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3040079473939582400?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3040079473939582400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/malas-anc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3040079473939582400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3040079473939582400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/05/malas-anc.html' title='Malas ANC'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-4925744092080551489</id><published>2011-04-25T01:06:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T20:52:17.069-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Harits Masuk SD</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa tahun ini, harits dah mau masuk SD. Biarpun usianya baru 5 tahun 4 bulan, tapi anaknya sudah pengen banget ke SD. Mungkin bosen kalau harus TK satu tahun lagi. Semoga saja dia lebih dewasa dan bisa menyesuaikan diri. Sebenarnya secara akademis kayaknya sudah mampu, harits sudah bisa membaca, biarpun kalau bacaan yang agak rumit masih terbata-bata, sudah bisa menulis juga (biarpun kayak ceker ayam.. hehehe, habis juga harits kalau diajarin umm nulis, malah sok ngeyel, makanya kurang bisa nulis rapi.. persis kayak umm harits waktu kecil :p). Berhitung juga lumnayanlah, karena punya program berhitung dari Divine kids di rumah, sejak usia 3,5 tahun harits mulai belajar penambahan dan pengurangan. Alhamdulillah baca Iqro' juga hampir selesai jilid 6, agak lama ni di jilid 6, karena sang ustadz lagi sibuk banget, jadi paling seminggu cuma ngajar 2-3 x. Sejak iqro' 6, Umm harits memang menyerahkan belajar Iqro' nya pada Abu harits saja, supaya bacaan dan tajwid harits benar-benar bagus, nggak PeDe ngajar harits Iqro' 6, kalau sama umm, harits nggak mau ngulang bacaan. Tapi kalau sama abu harits nurut dan mau mengulang kalau salah...lagipula bacaan abu harits jauhhhh lebih bagus dibanding ummnya ^^&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejauh ini, kemampuan harits kurasa cukup lah dibanding umm-nya waktu usia segitu. Umm dulu kan bisa baca tulis kelas 2 SD, bisa berhitung kelas 3 SD, sampe Iqro' 6 mungkin kelas 5 SD. Alhamdulillah, anakku lebih baik... Semoga saja sampai tua nanti juga jauhhhh lebih baik dibanding dengan umm-nya ya nak...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umm harits terus terang agak "heran" dengan anak zaman sekarang. Anak zaman sekarang cepat banget nangkap kemajuan teknologi ya.. Ana ingat, dulu pertama kali pegang komputer kelas 3 SMP. Itu juga yang masih model DOS. Pegang mouse komputer dan bisa mengoperasikan komputer kelas 1 SMA, kenal google waktu kelas 3 SMA. Lha anak zaman sekarang, masih 5 tahun dah pinter main komputer, masyaalloh Padahal ana sama sekali nggak pernah ngajari harits. Mungkin dia, &lt;i&gt;learning by seeing&lt;/i&gt;. Harits di usianya sekarang sudah pinter main komputer, nyari program-program komputer sendiri, bahkan sudah bisa searching gambar mobil atau upin ipin di google... mhh... juga suka banget otak-otik notebook milik abu-nya (sampe kemaren keypad notebooknya agak rusak).. walah.. bahaya nggak sih??? makanya sekarang nggak pernah membiarkan harits terhubung dengan koneksi internet sendirian. ... sebagai orang tua harus waspada dan lebih pinter dibanding anaknya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya sempat tergoda (lagi) untuk memasukkan harits ke pondok setelah tahu ada anaknya ihwan sini, yang masukkan anaknya ke ponpes al Irsyad tengaran. Sangat ingin harits lebih intens belajar agama, menghafal alQur'an, sejak dini. Tapi... aku tahu, harits belum bisa ditinggal sendirian di pondok. Harits tetaplah harits.... yang masih kolokan, suka tidak bisa menahan emosi, ngambekan, nangisan, makan masih suka minta disuapin .... hehehe... dan belum cukup dewasa dan mandiri untuk bisa ditinggal di pondok. Lagipula dengan berusaha mendidik sendiri di rumah, membuat umm dan abu harus terus belajar.. harus selalu menambah hafalan.. harus selalu membaca siroh... harus selalu lebih banyak berdo'a... semoga nanti kita bisa sama-sama belajar ya nak... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-4925744092080551489?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/4925744092080551489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/04/harits-masuk-sd.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4925744092080551489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4925744092080551489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/04/harits-masuk-sd.html' title='Harits Masuk SD'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3953051385621043628</id><published>2011-03-23T19:20:00.000-07:00</published><updated>2011-05-18T20:56:18.478-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita kehamilan'/><title type='text'>Ritme Kehidupan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejak satu bulan terakhir, ritme kehidupanku mengalami banyak perubahan. Perubahan hormonal yang telah terjadi membuatku harus bisa menyesuaikan diri dengan banyak perubahan yang kurasakan. Alhamdulillah, suami dan anak-anak sangat pengertian dan dewasa dalam mengalami perubahan diri ini. Biarpun badanku terasa terlalu lemas untuk sekedar melakukan aktivitas yang agak berat, emesiss yang luar biasa kurasakan, dengan support keluarga, akhirnya semua bisa kunikmati juga..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harus selalu berusaha mensyukuri semua yang telah Alloh subhanahu wa ta'ala karuniakan kepadaku... &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3953051385621043628?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3953051385621043628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/03/ritme-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3953051385621043628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3953051385621043628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/03/ritme-kehidupan.html' title='Ritme Kehidupan'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2468902344488160611</id><published>2011-02-20T23:21:00.000-08:00</published><updated>2011-05-18T20:57:53.741-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Kunyah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kata “kunyah” bila kita artikan secara bahasa lebih kurang sama dengan  “panggilan”, “sapaan”, ataupun sebutan penghormatan pada seseorang.  Biasanya “kunyah” dinisbahkan kepada nama anak ataupun kepada nama  bapaknya. Misalnya bila si fulan memiliki anak bernama `Abdurrohman maka  ia bisa memakai kunyah yakni “Abu `Abdurrohman”. Atau bila si fulan  mempunyai orang tua bernama ‘Usman maka ia bisa memakai kunyah yakni  “Ibnu `Usman” dan sebagainya (diambil dari &lt;a href="http://ummuammar88.wordpress.com/2009/04/08/mari-memakai-kunyah/"&gt;sini&lt;/a&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Anas bin Malik, &lt;i&gt;“Rasulullah sering menemui kami. Aku punya adik  yang berkunyah Abu ‘Umair. Dia punya seekor burung yang sering dipakai  untuk bermain. Suatu hari Nabi datang setelah burung tersebut mati.  Beliau melihat Abu ‘Umair bermuram muka. Nabi lantas bertanya kepada  kami ‘ada apa dengannya?’, ‘burungnya mati,’ sahut kami. Nabi lalu  bersabda ‘Hai Abu ‘Umair apa yang telah dilakukan oleh burungmu?’”&lt;/i&gt; (HR. Bukhori, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi, &lt;i&gt;Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir&lt;/i&gt; no. 7830).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam &lt;i&gt;Tuhfatul Aba’&lt;/i&gt; dinyatakan, “Hadits di atas menunjukkan  bahwa anak kecil boleh punya kunyah. Anak kecil yang suka bermain dengan  burung dalam Hadits di atas berkunyah Abu ‘Umair, bahkan Nabi pun  memanggilnya dengan kunyah tersebut. Ini termasuk adab arab yang bagus.  Kunyah untuk anak kecil itu berfungsi mengangkat dirinya, meningkatkan  kecerdasannya dan menyebabkan dia merasa dihargai.” (&lt;i&gt;Tuhfatul Aba’ Bima Warada fi Tarbi Yatul Aulad&lt;/i&gt;, Dar Al-Qasim hal. 33).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi Hadits di atas menunjukkan bahwa anak kecil boleh diberi kunyah. (Lihat juga &lt;i&gt;Ahkam Ath-Thifli&lt;/i&gt;, Darul Hijrah hal. 164) (&lt;a href="http://konsultasisyariah.com/hukum-nama-kunyah"&gt;konsultasisyariah.com&lt;/a&gt;).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa hari yang lalu tiba-tiba kepikiran kalau mas harits dan dek hanif belum punya kunyah. Makanya ketika kami sedang bermain bersama, umm harits punya ide memberi mereka kunyah. Masya Alloh...ketika ditanya anak-anak pada semangat nentukan nama kunyahnya sendiri-sendiri. Jadinya umm harits nggak repot-repot milihkan kunyah buat mereka. Mereka yang dengan semangat memilih nama kunyah mereka sendiri. So mulai sekarang mas harits berkunyah Abu Isa, dan dek Hanif berkunyah Abu Muhammad ^^. Barokallohu fiihumaa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kurasa fungsi kunyah yang disebutkan dalam &lt;i&gt;tuhfatul aba'&lt;/i&gt; di atas sungguh benar... ketika anak-anak dipanggil dengan kunyahnya, respon mereka ternyata jauh lebih "sempurna" dibanding ketika umm memanggil dengan nama mereka..&lt;br /&gt;Suatu saat, ketika mas harits lagi bermain dengan dek hanif, namanya anak-anak, kadang timbul sedikit perselisihan, akhirnya mulai timbul gejala mau berantem, umm berusaha segera mendamaikan, menyuruh yang bersalah segera minta maaf. Tapi responnya kok nihil.. langsung umm memberi nasehat dengan kunyahnya : " Ayo abu muhammad segera minta maaf ke abu isa...". Masya ALLOH... dek hanif segera mendekat ke kakaknya dan meminta maaf. &lt;i&gt;Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimush shalihaat.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2468902344488160611?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2468902344488160611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/02/kunyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2468902344488160611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2468902344488160611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/02/kunyah.html' title='Kunyah'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2092900821172350895</id><published>2011-02-01T16:47:00.000-08:00</published><updated>2011-05-18T20:58:40.028-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Sekolah Pilihan Buat Anak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu... sebelum mempunyai anak, sangat ingin ketika mempunyai anak bisa seperti Imam Syafi'i, yang bisa menghafal alQur'an di usia 7 tahun. Sehingga punya planning memasukkan anak-anak ke pondok pesantren sejak TK. Tetapi.. ketika sekarang, anakku sudah hampir SD, keinginan memasukkan anak ke pondok pesantren sedikit luntur... biarpun harapan supaya anak-anak bisa menghafal alQur'an tetap merupakan prioritas...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak pertimbangan ketika aku tidak memasukkan anakku ke pondok sejak kecil, di samping "mendegar" nasehat beberapa ustadz yang kurang setuju anak kita dimasukkan pondok sejak kecil. Juga serelah mendengar cerita temanku yang menjadi ustadzah di sebuah ponpes, menceritakan bagaimana keadaan anak-anak kecil yang dipondokkan ortunya. Apalagi setelah membaca artikel&lt;a href="http://khoirotunhisan01.wordpress.com/2010/06/01/mengajar-al-qur%E2%80%99an-selaras-dengan-perkembangan-anak/"&gt; ini,&lt;/a&gt; membuatku berfikir seratus kali ketika memasukkan anakku ke pondok di usia dini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa orang tua yang tidak ingin anaknya hafal alQur'an? yang bisa menghafal hadits-hadits dari Rosululloh shollaolohu 'Alaihi wasalam. Beberapa kali mendengar pembicaraan ummahat baik di dunia nyata maupun di dunia maya, sebagian besar pasti "bangga" jika anaknya di usia yang masih kecil, sudah hafal beberapa juz dan hafal banyak hadits. Terus terang aku kurang suka, membicarakan kemampuanku anakku di forum umum, baik cerita ke teman-teman, bahkan cerita ke sodara-sodaraku. Teringat aku dulu, sangat maluu jika ibuku menceritakan "prestasi" ku di depan banyak orang (cie.. sok berprestasi nih ceritanya ^^). Entahlah.. aku memang kurang suka terlalu diperhatikan dan dianggap berprestasi. Mungkin karena aku pribadi yang introvert.. lebih suka menghabiskan waktu di rumah, membaca buku, menulis, atau yang lain daripada pergi ke luar rumah dan bergaul dengan banyak orang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali ke sekolah buat anakku. Kurasa di pondok pun tidak menjamin bisa mendidik anak kita menjadi anak shalih. Banyak aku mendengar cerita, dulu anak yang mondok sejak kecil, ketika di usia 20 tahunan, dia malah nggak mau sekolah (apalagi ke pondok lagi), dia ingin menghabiskan waktu bersama umm nya, karena merasa kekurangan kasih sayang umm nya sejak kecil. Ada cerita juga, ketika masuk jenjang SMA malah milih masuk sekolah swasta yang notabene teman-temannya anak ugal-ugalan. Biarpun banyak juga lulusan pondok yang shalih dan menjadi ustadz, jadi nggak semua jelek juga. Tapi&amp;nbsp; persepsi yang salah, ketika kita menganggap dengan di pondok anak menjadi baik. Pengalaman dari sepupu juga, dia 3 tahun di pondok, keluar dari pondok malah nge-Band, ngerasa bebas dan nggak terkekang... :(; Berdasarkan pengalaman itu, makanya aku berusaha lebih obyektif memahami karakter anakku. Tidak lagi mementingkan egoku semata. Yah.. mungkin juga karena keegoisanku dan keinginanku saja, yang ingin banget anak-anakku hafal alQu'ran di usia dini, hafal hadits-hadits, 'n lebih fokus dalam belajar agama sehingga sangat ingin anakku ke pondok sejak kecil. Tapi benarkah itu yang terbaik buat mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula bukankah kewajiban orang tua yang mengajarkan alQur'an pada anak? Bukankah jika kita sendiri yang mengajari anak-anak kita membaca, menulis, adab dan akhlak sehari-hari, do'a-do'a Rosullulloh shollollohu 'alaihi wa salam, kita yang akan mendapat manfaatnya baik dunia dan akhirat. Karena selain kita mendidiknya sendiri, kita juga akan terus mendapat pahala dari ilmu-ilmu tersebut jika diamalkan. Hmm... siapa coba yang tidak mau mendapat amal jariyah??? lagipula, kalau kita mengajari anak sendiri, mau nggak mau harus terus belajar lhoh... masak kita ngajari tapi nggak tahu apa-apa. hehehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya berharap yang terbaik untukmu anakku.. semoga ALLOH subhanahu wa ta'ala senantiasa menjagamu, membimbingmu untuk menjadi anak yang sholih. Tidak membiarkan diri kita walau sekejab matapun dan selalu memperbaiki setiap keadaan kita.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2092900821172350895?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2092900821172350895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/02/sekolah-pilihan-buat-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2092900821172350895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2092900821172350895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/02/sekolah-pilihan-buat-anak.html' title='Sekolah Pilihan Buat Anak'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2101550540935975143</id><published>2011-01-26T18:07:00.000-08:00</published><updated>2011-01-26T18:16:05.042-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='info'/><title type='text'>Pantai Widuri</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TUDSHhgKJqI/AAAAAAAAAWA/ooQsoycJHSQ/s1600/dvc00408.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="225" src="http://3.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TUDSHhgKJqI/AAAAAAAAAWA/ooQsoycJHSQ/s400/dvc00408.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;@ hari rabu sore, tempat favorit abu harits, mas harits dan dek hanif menikmati kesejukan udara pantai. Sambil menunggu ummu harits selesai belajar&amp;nbsp; :)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2101550540935975143?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2101550540935975143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/pantai-widuri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2101550540935975143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2101550540935975143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/pantai-widuri.html' title='Pantai Widuri'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TUDSHhgKJqI/AAAAAAAAAWA/ooQsoycJHSQ/s72-c/dvc00408.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2934344392816809678</id><published>2011-01-21T00:10:00.000-08:00</published><updated>2011-01-21T00:10:48.348-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dari ustadz'/><title type='text'>Sembuhkan Sakit dengan Shodaqoh</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh : Ustadz Abu Bakar al-Atsari&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya Alloh ta'ala menciptakan manusia di dunia ini tidak lain adalah untuk menguji mereka. Di antara mereka ada yang dikarunia nikmat agar sealu bersyukur dan memuji Alloh Ta 'ala dan diantaranya juga diberikan kesusahan agar mereka bersabar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, dua sifat yang sangat mulia ini (sabar dan syukur) adaah karunia yang sangat agung dari Alloh Ta'ala. Sebab pada dasarnya ujian berupa nikmat dan musibah itu adalah bukti kecintaan Alloh kepada orang beriman tersebut. Bahkan bisa dikatakan bahwa musibah yang menimpa seorang mukmin adalah termasuk nikmat Alloh Ta'ala yang besar jika ia bersabar dan mengharap pahala.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu ujian dan musibah yang sering menimpa manusia adalah sakit. Tatkala hal itu menerpa seorang mukmin, hendaknya ia berbaik sangka kepada Alloh Ta'ala dan berusaha mencari kesembuhan dengan cara - cara syar'i yang diperintahkan Alloh. Salah satu metode penyembuhan yang terdengar langka namun sangat mujarab adalah dengan bershodaqoh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Hasan al Bashri, ia berkata : Rosulullah Shollalohu 'alaihi wassalam bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan shodaqoh.&lt;/i&gt;" (Dikeluarkan oleh al-Baihaqi 3/382 dan dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam shohih at-Targhib wa at-Tarhib 744).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka jika anda ingin kesembuhan diri atau keluarga anda yang sakit dengan bershodaqoh, hendaknya anda memperhatikan adab-adab bershodaqoh :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. Hendaknya anda bershodaqoh dari harta yang benar-benar halal, bukan dari yang syubhat (meragukan) apalagi yang haram.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alloh Ta'ala berfirman :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Alloh) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Janganlah memilih yang buruk-buruk lalu kamu menafkahkan darinya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Alloh Maha Kaya lagi Maha Terpuji. (QS al-Baqoroh : 267).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Tidaklah seseorang bershodaqoh dengan suatu shodaqoh dari yang baik-dan Alloh tidak menerima kecuali yang baik-baik-melainkan Alloh akan mengambil dengan dua tanganNya (HR.Muslim 1014).&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;2. Meniatkan degan shodaqoh tersebut untuk kesembuhan orang yang sakit karena semua amalah tergantung niatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;3. Jika Anda adaah orang berada, bershodaqohlah dengan dermawan seperti Nabi Shollallohu 'alaihi wasalam bershodaqoh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Anas bahwasanya seseorang datang kepada Nabi Shollallohu alaihi wasaam meminta semua kambing yang berada di antara dua bukit maka beliau memberikannya. Kemudian orang tersebut mendatangi kaumnya dan berseru : "Wahai kaum, masuk Islamlah. Demi Alloh, sesungguhnya Muhammad memberikan suatu pemberian dengan tidak takut miskin. " (HR. Muslim 2313).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4. Jadikanah shodaqoh anda ikhlas karena Alloh semata. Semakin ikhlas suatu shodaqoh, semakin besar pahala dan buahnya. Nabi shollallohu 'alaihi wasalam menyebutkan di antara orang yang dinaugi Alloh nanti di hari kiamat :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;i&gt;"Dan seseorang yang bershodaqoh lalu ia menyembunyikannya sampai tangan kanannya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kirinya." (HR. Muslim 10310)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;Di dalam Al Qur'an sering didahulukan infak secara sembunyi-sembunyi pada malam hari daripada infak terang-terangan, sebagaimana firman Alloh Ta'ala dalam surat al-Baqoroh ayat 274.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; 5. Hendaknya shodaqoh diberikan kepada orang shoih, bertaqwa, dan orang yang betul-betul membutuhkan bantuan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Abu Sa'id al-Khudri dari Nabi Shollallohu 'alaihi wasalam bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"&lt;i&gt;Janganlah kalian berteman kecuali dengan orang yang beriman dan janganlah memakan makanan kecuali orang yang bertakwa.&lt;/i&gt;" (HR. Abu Dawud 4832, at-Tirmidzi 2395, hadits hasan).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semakin besar kebutuhan fakir miskin tersebut terhadap shodaqoh itu, maka pengaruh dan hasilnya akan makin besar. Jangan disangka bahwa shodaqoh tersebut terbatas pada manusia saja. Bahkan hewan sekalipun-yang sangat membutuhkan uuran tangan kita-insya Alloh akan menyembuhkan karena Alloh Ta'ala sangat luas pemberian-Nya. Nabi sholallohu 'alaihi wasalam bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Dalam setiap yang mempunyai hati yang masih basah (setiap yang bernyawa) ada pahalanya&lt;/i&gt;." (HR. al-Bukhori 5663, Muslim 2244).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;6. Jika shodaqoh anda belum ada hasilnya, ulangilah lagi da jangan berputus asa serta harus yakin dan percaya kepada Alloh Ta'ala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini karena bisa jadi Alloh Ta'ala belum menyembuhkan karena ingin membersihkan dosa-dosa si sakit tersebut. Dari Abu Hurairoh, Nabi bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Tidaklah seorang muslim tertimpa capek, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegelisahan hingga duri yang menusuknya sekalipun, melainkan Alloh Ta'ala akan menghapus dosa-dosanya dengan sebab hal-hal tersebut." (HR. al-Bukhori-5318)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu bagi orang yang sakit dituntut untuk segera bertaubat dan memperbaiki ibadahnya kepada Dzat yang mengaruniakannya penyakit dan Sang Penyembuh penyakit tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;7. Jika Alloh Ta'ala memberikan kesembuhan dengan sebab shodaqoh tersebut, hendaknya banyak bersyukur kepada-Nya dengan memperbanyak amal shalih. Di antara amal shalih yang utama namun telah banyak dilalaikan oeh kebanyakan kaum muslimin saat ini adalah menuntut ilmu agama. Mereka terlalu sibuk dengan urusan dunia sehingga lupa dengan kewajiban menntut ilmu agama islam yang mulia ini. Waffaqumulloh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SEKELUMIT KISAH NYATA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah seseorang bertanya kepada Abdulloh bin Mubarok tentang luka yang muncul di lututnya sejak tujuh tahun yang lalu sedangkan ia telah mengobati dengan segala cara dan juga meminta pengobatan dari dokter tetapi tidak ada hasilnya. Maka Ibnul Mubarok berkata kepadanya : " Pergilah dan galilah sumur di tempat yang dibutuhkan manusia untuk umum. Aku berharap akan muncul sumber mata air di sana yang dapat menghentikan darah yang mengalir dari lukamu tersebut. " Maka orang tersebut melakukannya, lalu Alloh subhanahu wa ta'ala menyembuhkannya. (Siyaru a'lam an nubala' 8/407).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan masih banyak kisah lain tentang keajabian shodaqoh yang dengannya seseorang memperoleh kesembuhan dari penyakit kanker, 'ain (pandangan mata jahat) dan penyakit ganas lainnya dengan izin Alloh Ta'ala.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber : Majalah Almawaddah Vo 34 Edisi Khusus Th ke-4, Hal : 23-24&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2934344392816809678?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2934344392816809678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/sembuhkan-sakit-dengan-shodaqoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2934344392816809678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2934344392816809678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/sembuhkan-sakit-dengan-shodaqoh.html' title='Sembuhkan Sakit dengan Shodaqoh'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7355190701422804481</id><published>2011-01-20T06:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-20T06:28:11.174-08:00</updated><title type='text'>Pemberi Kesembuhan adalah Allah Azza wa Jalla</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wahai teman-temanku.....&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika engkau atau keluargamu sakit maka apakah hal pertama yang engkau lakukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah engkau segera pergi ke dokter yang biasa mengobatimu?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; atau segera membeli obat di apotek?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;atau minum habatus sauda atau obat herbal lainnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(coba diingat-ingat ya....^_^)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Sebagai seorang dokter, kali ini ingin memberi resep yang seyogyanya kita lakukan ketika kita sakit..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal yang pertama: janganlah pergi ke dokter wahai temanku.. jangan juga buru-buru minum obat yang engkau beli di apotek, minum habatus sauda maupun obat-obat lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal pertama yang seyogyanya kita lakukan adalah mengetuk pintu Ar-Rahman, hendaknya kita yakin bahwa yang menciptakan penyakit dan kuasa menyembuhkan hanyalah Alloh. Mohonlah kesembuhan hanya kepada Alloh subhanahu wa ta'ala duhai temanku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai dokter, aku tidak kuasa menyembuhkan penyakitmu. Jadi jangan pernah mengatakan " Dokter A telah menyembuhkanku...", karena hanya Alloh lah yang kuasa memberi kesembuhan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7355190701422804481?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7355190701422804481/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/pemberi-kesembuhan-adalah-allah-azza-wa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7355190701422804481'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7355190701422804481'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/pemberi-kesembuhan-adalah-allah-azza-wa.html' title='Pemberi Kesembuhan adalah Allah Azza wa Jalla'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5582179476119736604</id><published>2011-01-15T08:20:00.000-08:00</published><updated>2011-01-17T15:01:23.310-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Imunisasi'/><title type='text'>Imunisasi Syariat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imunisasi... sebuah topik yang "rame" dibicarakan sejak 2-3 tahun yang lalu. Isu kandungan vaksin yang terkontaminasi babi, isu bahwa ini merupakan konspirasi yahudi membuat sebagian orang sangat antipati dengan imunisasi. Biarpun banyak juga yang ttp mendukung program imunisasi ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi kali ini gak ingin mbahas lebih jauh ttg imunisasi dalam dunia kesehatan. Karena sudah banyak buku/blog yg mbahas seluk beluk imunisasi. Pada kesempatan ini ingin berbagi tentang "IMUNISASI SYARIAT".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Beberapa bln yg lalu, ketika ada pameran buku ana tertarik beli buku ttg imunisasi syariat karya DR. Muhammad Arifin Badri, M.A. Benar-benar buku yang menarik, bahasanya mudah dipahami, dan enak dibaca (promosi euy...hehehe). Harganya juga gak mahal kok, kalo gak salah cuma 20 rb.      Di buku itu kita bisa belajar suatu metode pencegahan penyakit yg telah diajarkan di dlm Islam. Jadi sebagai seorang muslim seharusnya kita menerapkan imunisasi syariat ini. Berbeda dg imunisasi kedokteran yg banyak polemik dan efek samping, imunisasi syariat telah terbukti efektif dan manjur melindungi diri kita dari seluruh penyakit dan petaka, biidznillah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa syariat islam yang termasuk Imunisasi Syariat yang bertujuan mencegah datangnya penyakit adalah&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;         Membaca basmalah ketika hubungan suami istri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menutup bejana dan tempat menyimpan makanan dan minuman.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makan tujuh biji kurma ajwah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Banyak beristighfar.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memohonkan perlindungan untuk anak-anak.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak berlebih-lebihan dalam makanan dan minuman.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;      Beberapa syariat di atas, hanya setetes dari lautan syariat yg bila kita amalkan dg penuh keimanan akan mendatangkan keberkahan dalam hidup kita. Bukan hanya dalam kesehatan badan, akan tetapi mencakup seluruh aspek kehidupan kita baik di dunia dan akhirat. Btw,pembahasan per pointnya bisa dibaca di bukunya ya... Ayo mulai menerapkan syariat di atas. Biar diri kita sehat lahir dan batin, insyaALLOH.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa pekan yg lalu mdpt kesempatan mendengar ceramah langsung dr DR.Arifin Badri tentang IMUNISASI SYARIAT ini di masjid SMA al Irsyad Tegal. Penjelasan ustadz benar-benar gamblang dan mbuat makin semangat utk menerapkan syariat yg mulia ini. Benar-benar agama Islam sudah sempurna dlm memberi petunjuk kpd umatnya. Hanya kebodohan kaum muslimin saja yang enggan mempelajari syariat Islam, shg menganggap bahwa islam tidak mengajarkan kita ilmu kedokteran maupun ilmu yg lain.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5582179476119736604?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5582179476119736604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/imunisasi-syariat.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5582179476119736604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5582179476119736604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2011/01/imunisasi-syariat.html' title='Imunisasi Syariat'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6236629084122561000</id><published>2010-12-25T09:38:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T09:42:56.696-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curahan hati'/><title type='text'>Oleh-Oleh Haji</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tahun ini Alloh Subhanahu wa ta'ala memberi kesempatan kedua orang tuaku menunaikan rukun islam yang kelima. Ahamdulillah akhirnya ortu bisa melaksanakan kewajibannya yang utama. Sebenarnya ortu dah pulang sekitar sebulan yang lalu. Qodarulloh, ketika ortu pulang dari tanah suci, abu harits nggak bisa izin kerja, jadinya kami nggak bisa pulang ke rumah ortu. Akhirnya ortu malah yang ke rumah kami ^_^. Ketika datang ibu membawa banyak oleh-oleh. Suami dibelikan jubah saudi, anak-anak dibelikan mainan unta dan baju gamis. Aku dibelikan selendang dan karpet yang besar (padahal rumahku sempit, nggak tahu ntar karpetnya ditaruh dimana....*bingung mode on) dan tentu saja yang paling aku harapkan adalah kurma ajwah dan air zam-zam.&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diantara oleh-oleh itu semua, hal terindah yang aku dapat adalah cerita ibu selama berada di mekkah. Ibu menceritakan beberapa pengalaman yang menakjubkan selama di sana. Ibu bilang tidak ada kebahagiaan yang lebih besar dibanding ketika meihat ka'bah, ketika thowaf di Baitulloh... ISampai akhirnya ibu berpesan padaku: "Kamu harus segera ke sana nduk... mulai sekarang kalau punya uang segera ditabung, biar bisa segera pergi ke sana..." Masya Alloh....aku bersyukur akhirnya ibu mendorongku dan mendo'akan ku untuk bisa pergi ke Baitulloh. Sebelumnya harapan ibu adalah aku segera punya rumah sendiri atau bisa ganti mobil dulu, baru pergi haji... tetapi sekarang ibu sangat mendorong kami untuk melaksanakan kewajiban kita sebagai muslim ini dulu dibanding hal-hal yang lain. &lt;i&gt;Hanya Alloh-lah yang bisa membolak balikkan hati manusia&lt;/i&gt;...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hadiah haji yang lain adalah Bapak mulai menjaga sholat jamaah di masjid. Orang tuaku memang masih awam masalah agama. Aku dan suami sedikit-sedikit mengenakan ajaran Islam, tetapi bagaimanapun kami tidak bisa memaksakan. Sebelumnya Bapak susah sekali diajak shalat jamaah di masjid. Bapak lebih suka sholat di mushola yang bapak bangun sendiri di rumah kami. Alhamdulillah setelah pulang menunaikan haji ini, Bapak&amp;nbsp; mulai menjaga sholat jamaah di masjid. Semoga bapak diberi keistiqomahan....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berharap suatu saat ALLOH memudahkan orang tuaku belajar dan mengamalkan islam yang benar sesuai ajaran Rosululah Sholallohu alaihi wa salam. Semoga Alloh mempertemukan kami sekeluarga di surga firdaus-Nya kelak.. Amiin.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6236629084122561000?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6236629084122561000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/oleh-oleh-haji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6236629084122561000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6236629084122561000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/oleh-oleh-haji.html' title='Oleh-Oleh Haji'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8035694561068065682</id><published>2010-12-25T09:04:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T10:28:57.291-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berbagi cerita'/><title type='text'>Online Shop</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semenjak mengenal kembali dunia internet dan kemudahan mengakses internet, akhirnya aku kena racun "blogging, FB, twitter-an, emailan, searching dsb...sejak setahun terakhir ini". Sebenarnya semenjak jaman SMA dulu sudah kenal dunia internet, tapi sejak masuk FK, kayaknya rada jadi gaptek. Apalagi waktu itu akses internet belum segampang sekarang. Aku jadi males akses internet. Sering dapet tugas dari dosen cari referensi atau jurnal suatu mata kuliah di internet, tapi aku ngandalin &lt;a href="http://vitriwdyaningsih.wordpress.com/"&gt;temanku &lt;/a&gt;yang baik untuk nyari bahan, nanti aku tinggal mbantuin ketik atau yang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semenjak dapat akses internet gratis, akhirnya aku kembali bisa menjelajah dunia internet. Wow.. ternyata beda jauh dengan internet yang dulu pernah kukenal. Tentu saja jauhhh lebih berkembang. Yang salah satunya membuatku takjub adalah blogging. Dulu kan belum ada jaman blogging waktu aku masih SMA. Paling dulu adanya email atau MIRC. Pertama kali tahu ngeblog setelah dikasi tahu blog teman baikku semasa SMA, &lt;a href="http://mdamay.blogspot.com/"&gt;ummu khansa&lt;/a&gt;. Miss her so much... uhibbuki fillah ukhtiy. Dari cerita di blog beliau banyak hal yang aku dapat, bisa tahu sedikit perjalanan hidup beliau yang rajin dishare di blognya yang manis.Tapi semenjak kelahiran anaknya yang ketiga, dah jarang ngeblog lagi ya mbak... mungkin karena memang repot banget ngurusin ke-3 anaknya yang masih balita yah? ^^.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentu saja dunia internet di selain banyak hal positif yang didapat, ada juga hal negatif. Hal negatif yang akhir-akhir ini kerap menggangguku adalah maraknya "online shop".&amp;nbsp; Sebenarnya aku bukan tipe wanita yang suka belanja. Tidak gampang tertarik melihat sesuatu, tapi kalau sudah tertarik, tidak mudah melupakan (nah.. bingung kan?). Beberapa hal yang kadang membuatku terpengaruh adalah jika banyak akhwat yang merekomendasikan suatu barang. Aku jadi pengen banget coba beli...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lewat online shop, aku teracuni dengan menstrual pad, clodi, jubah, pernak pernik rumah tangga, buku, baju tidur, mainan edukatif, dsb dsb..Setiap ngenet, pasti ada aja online shop yang mampir di mataku. Alhamdulillah, saat ini belum daftar internet banking jadi agak susah juga transaksinya, soalnya klo transfer harus ke ATM atau ke Bank. Kalau udah daftar internet banking, bisa-bisa langsung transfer setiap liat barang yang cocok di mata. Waduuh.. benar-benar liat online shop seperti pergi ke pasar kali ya? hehehe.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya masih penasaran yang namanya coth diaper, sayangnya anak-anakku kan dah 3 dan 5 tahun, jadi udah nggak make diaper lagi. Pengen kalau nanti punya anak lagi, makein codi juga sih... ^^ Apalagi temanku di FK jualan cldoi juga kayaknya disebuah ol shop, siapa tahu ntar klo order lebih murah.&amp;nbsp; Klo menstrual pad, pengen coba setelah kena isu "dioksin" di pembalut yang beredar sekarang ini. Tetapi kebenarannya kayaknya masih dipertanyakan lho...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Klo jubah atau baju, tertariknya nyari yang buat anak-anak, namanya dah ibu-ibu, pasti hal yang dicari adaah kebutuhan anak. Kebutuhan sendiri nomor sekian kali ya? aku juga bukan wanita yang senang beli baju, sepatu atau sandal. Lihat kaos atau gamis di OS , kadang selalu ingin beli.. tapi bajunya anak-anak kayaknya sudah lebih dari cukup, makanya belum pernah benar-benar order.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buku.. selalu tertarik. Beberapa minggu lalu beli buku buat anak-anak sampai 54 buku, akhirnya punya ide dijual agi.. banyak yang minat juga, ahamdulillah, belum ada 2 minggu dah banyak yang pesan, akhirnya order lagi ke toko buku OS-nya.. sayangnya order yang kedua kok nggak secepat yang pertama yah... dah 10 hari transfer sampe sekarang barang belum datang.... kurang amanah nih..OS nya..:(&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah beli pernik rumah, tapi hasilnya mengecewakan.. kayaknya kapok deh... mending beli ke toko beneran aja...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutku tetap yang terbaik adaah belanja langsung ke toko. Lihat barangnya secara detail, supaya bisa ngecek langsung klo ada cacat. Kadang antara foto dengan barang asli kan nggak sama... jangan sampai kita kecewa. Pilih online shop yang dapat dipercaya.. klo baru order yang pertama, sebaiknya jangan langsung trasaksi dalam jumlah besar. Dalam berbelanja belilah barang sesuai kebutuhan, jangan keinginan.. oke? ^^ &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8035694561068065682?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8035694561068065682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/online-shop.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8035694561068065682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8035694561068065682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/online-shop.html' title='Online Shop'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8159053691940437252</id><published>2010-12-23T19:57:00.000-08:00</published><updated>2011-05-18T20:57:23.600-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita anak'/><title type='text'>Akhirnya Harits Khitan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rabu kemarin tepat jam 10.15 WIB, harits akhirnya dikhitan. Alhamdulillah, Alloh subhanahu wa ta'ala memudahkan dan memberi kelancaran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya niatnya dulu harits dikhitan di hari ke-7 bareng &lt;a href="http://al-atsariyyah.com/seputar-nasikah-aqiqah.html"&gt;Nasikah&lt;/a&gt; (Aqiqah, red). Qodarulloh, waktu itu kan masih tinggal bareng ortu, 'n ortu khawatir banget cucu pertamanya dikhitan di usia 7 hari makanya gak jadi. Waktu usia 2 tahun, ketika harits dah tak ajak kerja di RS, Harits sudah mau ditawari dikhitan. Tetapi setiap mau dikhitan ada aja halangan, makanya belum dikhitan juga. Mumpung sekarang lagi libur semester dan anaknya emang dah minta sendiri, kita mutusin khitan sekarang aja, darpada ditunda-tunda, takutnya ntar harits malah yang takut dan nggak mau.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Awalnya ingin khitan ke tempat praktek dokter bedah di sini, tetapi karena prakteknya malam, akhirnya aku nyari perawat yang biasa khitan saja. Di RS kan banyak banget perawat yang jago khitan. Mengapa nggak aku sendiri yang khitan ? Takuttt... hehehe. Ntar klo kenapa-kenapa, bisa nyesel seumur hidup. Tapi perawat-perawat pada nggak mau coba ketika tak minta khitan anakku. Katanya malah nggak Pede, khitan anaknya bu dokter.. walah apa hubungannya coba? (beban mental kali ya... ). Aku diajak teman sejawatku ketemu langsung dokter bedah aja, pas nyari di Ruang Operasi, ketemunya dokter bedah paling senior di sini, yang orangnya emang "hati-hati" banget. Beliau setuju khitan Harits tapi dengan GA (General Anestesi) dan dilakukan di IBS (Instalasi Bedah Sentral) karena Harits &lt;a href="http://www.detikhealth.com/read/2009/10/06/095413/1216043/770/phimosis"&gt;phimosis&lt;/a&gt; juga siih, huaa, agak kaget juga...:( tapi dah terlanjur minta saran, ya sudah aku setuju aja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Esoknya dokter bedah-nya, minta harits mondok dulu, puasa dulu 4 jam (walah....ribet juga ya?), setelah dikamar rawat inap, disuruh pasang infus dan cek darah lengkap... gubraks... agak kaget juga, suami juga sempet heran, dikhitan aja kok mesti diinfus dan cek lab, yah.. tapi tetep nurut aja. Qodarulloh, pasang infusnya susah, 4 kali tusuk baru dapet. Harits jadi trauma, awalnya yang semangat banget ingin cepat dikhitan, jadi nangis-nangis. Bahkan ketika masuk IBS (Instalasi Bedah Sentral), masih nangis-nangis. Finally, berhenti nangis setelah disuntik obat bius. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, khitan cuma 15 menitan, setelah itu harits nangis sampe 2 jam-an di kamar. Tapi ketika dah sadar penuh, dah makan, dan dibelikan mainan sama abu harits, dia sudah mulai tenang. Biarpun kadang ngeluhkan nyeri di bekas khitannya (wajarlah..). Dan harits jadi "trauma" lihat perawat, mungkin karena paginya ditusuk-tusuk jarum terus, klo ada perawat yang masuk kamar, langsung teriak-teriak. Makanya aku sendiri yang lepas infus dan bersihkan luka bekas khitannya. Bersyukur ummu bisa ya nak.. klo nggak bisa, gimana coba? :P&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ortuku dan mertua tentu saja kanget ketika aku kabari harits dah dikhitan. Dulu kan pengennya harits khitan di rumah ortu aja, ntar diadakan acara syukuran dsb dsb. Alhamdulillah ortu sekarang dah paham juga, klo walimahan khitan tidak disyariatkan, jadi nggak protes ketika tahu kami nggak ngadain acara apa-apa di sini. Sebenarnya ortu pengen ke sini, tapi karena di rumah masih banyak acara, kayaknya lusa baru bisa dateng. Kata Beliau Harits dah dibelikan hadiah macem-macem (namanya juga kakek-nenek yang suayaanng banget cucu ^^).&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Alhamdulillahilladzi bi ni'matihi tatimush shaalihaat&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8159053691940437252?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8159053691940437252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/akhirnya-harits-khitan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8159053691940437252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8159053691940437252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/akhirnya-harits-khitan.html' title='Akhirnya Harits Khitan'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3814429496264702231</id><published>2010-12-23T19:07:00.000-08:00</published><updated>2011-08-04T20:02:23.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Akhlak Dokter'/><title type='text'>Bolehkah Dokter Menerima Bonus Dari Obat Yang Diresepkan?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di kalangan dokter adalah hal yang&amp;nbsp; biasa mendapat suatu bonus dari pabrik obat yang telah diresepkan pada pasien. Seorang dokter akan mendapat iming-iming yang mengiurkan dari seorang &lt;i&gt;medical representatif&lt;/i&gt; (MR) jika berhasil meresepkan obat dalam jumlah tertentu. Uang senilai puluhan juta, travelling ke berbagai kota di dunia, benda-benda elektronik yang "waah", bahkan pergi haji/umroh adalah beberapa hal yang dijanjikan dari seorang MR supaya sang dokter mau "meresepken" obat yang ditawarkan. Bagi dokter, siapa yang tidak tertarik dengan iming-iming tersebut? Hanya dengan menulis resep, kita bisa mendapat hal-hal yang menggiurkan itu. Tapi tahukah kita hukum dari hal tersebut?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini ada jawaban yang disampaikan Ustadz Aris Munandar, S.S di Milis &lt;a href="mailto:pm-fatwa@yahoogroups.com"&gt;PM-Fatwa&lt;/a&gt; berkaitan dengan pertanyaan tentang bonus untuk dokter yang diberikan oleh seorang MR. Semoga setelah mengetahui hal ini, kita bisa instrospeksi diri dan lebih bijak dalam mengambil keputusan. Semoga ALLOH membimbing kita untuk menjadi dokter yang shalih dan amanah. Yang bisa selalu mengikhlaskan niat hanya untuk mencari Ridho-Nya semata, bukan semata-mata mengejar nafsu duniawi yang fana.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan :&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Assalamualaykum,&lt;br /&gt;Saya ingin menanyakan, bagaimana hukumnya seorang sales perusahaan obat memberikan bonus kepada dokter?&lt;br /&gt;Perlu saya gambarkan ilustrasi mekanisme dokter menggunakan obat kepada pasien. Setelah pasien didiagnosa penyakitnya, dokter memutuskan untuk memberikan obat tertentu. Misalnya dokter ingin memberi antibiotik. Ada beberapa merk antibiotik yang secara medis cocok, misalnya merk A, B, C. Dokter memutuskan meresepkan merk A, kemudian pasien menebus resep obat A tsb ke apotek.&lt;br /&gt;Peran sales perusahaan obat adalah adalah mendorong dan mempromosikan pada dokter agar meresepkan merknya. Misalnya sales dari pabrik A mempromosikan agar dokter meresepkan merk A. Tetapi dokter tidak membeli atau kulakan obat ke pabrik, dia hanya meresepkan saja berdasar pertimbangan-pertimbangan medis dll, sedangkan obat disediakan oleh apotek. Cara mendorong dan mempromosikan&amp;nbsp; bermacam-macam, salah satunya dengan memberikan iming-iming bonus pada dokter apabila dokter tersebut meresepkan dalam jumlah tertentu. Bonusnya bisa berupa uang tunai atau barang atau sponsorship acara ilmiah. Nilai bonus ini bervariasi, ada yang sekitar 10% dari omzet si dokter. Jadi bila bonusnya dokter senilai 1jt maka dokter tersebut harus bisa meresepkan obat yang bersangkutan senilai 10jt. Yang membayar bisnis dokter dengan sales obat tadi adalah pasien, karena pasienlah yang mengeluarkan uang untuk membeli obat itu. Banyak terjadi, dokter memberikan obat tertentu pad pasien bukan semata-mata karena pertimbangan medis tapi pertimbangan bonus yang diberikan. Misalnya obat A, B,C mutu sama dan harganya B dan C lebih murah, tapi obat A memberi bonus lebih besar, maka si dokter akan memilih A. Dan target penjualan dari pabrik A tersebut makin naik maka si sales juga harus menggenjot si dokter agar makin banyak meresepkan, tentu dengan imbalan bonus makin besar pula. Dari sisi sales obat, dia merasa sah-sah saja memberi bonus seperti itu karena sebagai imbalan pada dokter yang melariskan obatnya. Dari sisi si dokter dia merasa berhak mendapat bonus itu, karena kalau tidak dia resepkan tidak mungkin obat A dibeli pasien, jadi sama-sama diuntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah tinjauan secara syar'i terhadap bentuk muamalah sales obat dan dokter seperti di atas, apakah termasuk suap?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf apabila ada anggota milis ini yang berprofesi dokter, saya tidak bermaksud meng-generalisir semua dokter begitu, masih ada dokter yang tetap memperhatikan pertimbangan medis dan kemanusiaan. Jadi yang saya contohkan di atas adalah oknum dokter. Saya hanya ingin tahu hukumnya karena praktek seperti ini sudah umum dalam dunia marketing produk farmasi meskipun sulit dibuktikan di atas kertas.&lt;br /&gt;(&lt;i&gt;Probo)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Assalamualaikum&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya seorang pekerja marketing, pak ustadz. Seperti yang diketahui,  pekerjaan marketing mencakup luas, tidak terpaku pada satu pekerjaan  saja, dan pekerjaan saya adalah menjual produk, dimana dalam menjual  pruduk tersebut saya harus melalui pendekatan dengan pembeli, lalu  bagaimana hukumnya jika kita memberi tips kepada seseorang dengan  perjanjian untuk meloloskan produk kita agar bisa sampai kepada konsumen  karena jika tidak dengan cara itu produk saya tidak dapat disalurkan?  jika hal yang saya lakukan tersebut masuk ke dalam pekerjaan haram  apakah penghasilan saya juga ikut haram juga, lalu bagaimana juga jika  orang meminta keuntungan dahulu lalu menjual produk dengan catatan  adanya perjanjian dibandingkan menjual barang dahulu baru dapat  keuntungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mohon agar bisa dijawab, untuk menjawab keragu-raguan dalam hati saya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wassalam&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Eko Jayanto&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jawaban: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudara Eko Jayanto, semoga Allah senantiasa melimpahkan kerahmatan dan 'inayah-Nya kepada saudara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perlu diketahui bahwa urusan hadiah kepada pemangku jabatan, baik di instansi pemerintah atau swasta, telah di atur oleh Nabi &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; dalam hadits berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ  أَبِى حُمَيْدٍ السَّاعِدِىِّ رضي الله عنه قَالَ: اسْتَعْمَلَ رَسُولُ  اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- رَجُلاً مِنَ الأَسْدِ يُقَالُ لَهُ ابْنُ  اللُّتْبِيَّةِ عَلَى الصَّدَقَةِ، فَلَمَّا قَدِمَ، قَالَ: هَذَا لَكُمْ،  وَهَذَا لِى أُهْدِىَ لِى. قَالَ: فَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه  وسلم- عَلَى الْمِنْبَرِ، فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ وَقَالَ :  مَا بَالُ عَامِلٍ أَبْعَثُهُ فَيَقُولُ هَذَا لَكُمْ، وَهَذَا أُهْدِىَ  لِى، أَفَلاَ قَعَدَ فِى بَيْتِ أَبِيهِ أَوْ فِى بَيْتِ أُمِّهِ، حَتَّى  يَنْظُرَ أَيُهْدَى إِلَيْهِ أَمْ لاَ، وَالَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ  بِيَدِهِ، لاَ يَنَالُ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنْهَا شَيْئًا، إِلاَّ جَاءَ بِهِ  يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَحْمِلُهُ عَلَى عُنُقِهِ بَعِيرٌ لَهُ رُغَاءٌ،  أَوْ بَقَرَةٌ لَهَا خُوَارٌ، أَوْ شَاةٌ تَيْعِرُ. ثُمَّ رَفَعَ يَدَيْهِ  حَتَّى رَأَيْنَا عُفْرَتَىْ إِبْطَيْهِ ثُمَّ قَالَ: اللَّهُمَّ هَلْ  بَلَّغْتُ. مَرَّتَيْنِ متفق عليه&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Abu Humaid As Sa'idy  radhiallahu 'anhu mengisahkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa  sallam pernah menugaskan seseorang dari bani Al Asad, yang dikenal  dengan panggilan: Ibnu Al Lutbiyah untuk mengumpulkan zakat, dan ketika  ia telah selesai dari tugasnya, ia berkata kepada Rasulullah shallallahu  'alaihi wa sallam: "Ini zakat yang berhasil aku kumpulkan, dan ini  adalah hadiah yang diberikan kepadaku." Mendengar ucapan itu, segera&amp;nbsp;  Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam naik ke mimbar, lalu membaca  puji-pujian kepada Allah, dan bersabda: "Mengapa seorang petugas yang  aku utus berkata: 'Ini zakat yang berhasil aku kumpulkan, dan ini adalah  hadiah yang diberikan kepadaku’, tidakkah ia berdiam diri di rumah ibu  atau ayahnya, agar ia mengetahui apakah ada orang yang memberinya hadiah  atau tidak? Sungguh demi Allah yang jiwaku berada di Tangan-Nya,  tidaklah ada seseorang dari kalian yang mengambil hadiah semacam itu,  melainkan kelak pada hari kiamat ia akan memanggulnya dalam bentuk onta  yang bersuara, atau sapi yang melenguh, atau kambing yang mengembek."  Selanjutnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam&amp;nbsp; mengangkat  tinggi-tinggi kedua tanganya, hingga kami dapat menyaksikan bulu  ketiaknya, lalu berkata: "Apakah aku telah menyampaikan hal ini kepada  kalian?" dua kali.&lt;/i&gt; (Muttafaqun 'alaih)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya yakin anda menyadari sepenuhnya bahwa kalaulah petugas yang  saudara beri hadiah itu tidak memangku jabatan yang dapat melancarkan  distribusi barang saudara, niscaya saudara tidak akan pernah memberikan  hadiah kepadanya, walaupun anda kenal dengannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila demikian adanya, maka semua masyarakat yang masih memiliki hati  nurani bersih menyadari bahwa hadiah yang saudara berikan ini bertujuan  sebagai pelicin. Sebagaimana semua telah mengetahui bahwa dengan  cara-cara seperti inilah seorang petugas dalam banyak kesempatan  meloloskan sesuatu yang kurang layak, mengkhianati peraturan dan  tindakan serupa.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu hadiah semacam ini dalam syari'at Islam diharamkan, karena itu termasuk &lt;i&gt;risywah&lt;/i&gt; (sogok) atau suap atau tindak khianat, sebagaimana ditegaskan oleh Rasulullah &lt;i&gt;shallallahu 'alaihi wa sallam&lt;/i&gt; pada sabdanya berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;هَدَايَا الْعُمَّالِ غُلُولٌ. رواه احمد وصححه الألباني&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hadiah yang diberikan kepada pegawai (pemangku amanah/jabatan) adalah ghulul (kecurangan/pengkhianatan)."&lt;/i&gt; (Riwayat Imam Ahmad dan dinyatakan sebagai hadits shahih oleh Al Albani)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hukum hadiah ini tidak ada bedanya diberikan di muka ketika hendak memasukkan barang atau di akhir setelah barang laku terjual.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saudaraku sekalian pasti lebih mengetahui daripada saya tentang efek  buruknya hadiah semacam ini. Betapa para dokter memberikan resep kepada  pasiennya dengan menuliskan obat-obatan yang mahal dengan mengabaikan  obat-obatan serupa dan dengan efek yang sama, demi mengejar hadiah  semacam ini. Sehingga masyarakat luas dirugikan dan menjadi korban  kerakusan segelintir orang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, selanjutnya saya menganjurkan kepada saudara untuk  tidak memberikan hadiah semacam ini, agar saudara tidak terjerumus ke  dalam perbuatan haram. Yang sudah berlalu biarlah berlalu, cukup anda  beristighfar (bertobat -ed), dan untuk selanjutnya tempuhlah metode yang  sehat dalam memasarkan barang. Misalnya anda dapat menempuh pendekatan  yang bagus dengan kata-kata yang bagus pula. Dan pada kesempatan ini,  anda bisa menggunakan metode pendekatan yang diajarkan dalam ilmu NLP  (Neuro Linguistic Programming). Betapa banyak orang yang berhasil  meyakinkan calon konsumennya dengan menggunakan trik-trik yang diajarkan  pada ilmu ini tanpa harus memberikan hadiah atau lainnya (tentunya  dengan mewaspadai beberapa catatan dan kritikan yang diarahkan kepada  ilmu ini). Misalnya yang terjadi pada berbagai kasus MLM, dimana banyak  orang berbondong-bondong masuk ke jaringan ini, walaupun kenyataannya  adalah fana, alias permainan belaka. Bila mereka bisa padahal mereka  bohong-bohongan, maka saudarapun bisa melakukan hal yang sama,  terlebih-lebih saudara tidak berbohong. Barang bermutu, harga bersaing,  dan pelayanan yang bagus. Saya yakin dengan bermodalkan tiga hal ini  saudara mampu meyakinkan calon pembeli atau petugas yang terkait guna  meloloskan barang saudara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga Allah Ta'ala memudahkan saudara dalam mencari rizki yang halal dan jauh dari trik-trik yang tidak diridhai Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Wallahu a'alam bisshowab&lt;/i&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ustadz Muhammad Arifin Badri, M.A.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;sumber:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://pengusahamuslim.com/baca/artikel/663/tanya-jawab-pandangan-syariat-terhadap-sogokan" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://pengusahamuslim.com/baca/artikel/663/tanya-jawab-pandangan-syariat-terhadap-sogokan&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3814429496264702231?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3814429496264702231/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/bonus-pada-dokter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3814429496264702231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3814429496264702231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/bonus-pada-dokter.html' title='Bolehkah Dokter Menerima Bonus Dari Obat Yang Diresepkan?'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1576528684785411320</id><published>2010-12-11T09:14:00.000-08:00</published><updated>2010-12-11T09:36:40.019-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Partus Normal'/><title type='text'>Partus Spontan Biarpun Kaki Cacat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada sebuah cerita yang mengharukan dari tetangga orang tuaku. Ada seorang wanita dengan catat kedua kakinya (kakinya bengkok). Sejak awal kehamilan, spesialis kandungan mengarahkan agar ibu tersebut SC. Kira-kira mendekati HPL ibu tersebut dipersiapkan untuk SC &lt;i&gt;elektif&lt;/i&gt; (SC yang memang sudah direncanakan, karena tidak mungkin bisa partus normal).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara medis, partus terjadi karena 3 hal : adanya &lt;i&gt;his&lt;/i&gt; (kontraksi rahim yang frekuen), kekuatan mengejan ibu, dan jalan lahir yang normal. Ketika melahirkan, seorang ibu harus posisi litotomi (kedua kaki ditekuk, tangan memegang ujung bawah kaki), dagu ibu menyentuh dada, dan ibu harus mengejan pada daerah kemauannya untuk mendorong bayi keluar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi seorang wanita yang mempunyai kelainan kaki, otomatis tidak memungkinkan melakukan posisi litotomi. Jadi kecil harapan bisa partus secara normal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Qodarulloh wa masyaa fa'al, beberapa hari sebelum jadwal SC ibu tersebut mengalami kontraksi kandungan tanda akan partus. Karena tidak tahan dengan rasa sakitnya, akhirnya ibu tersebut diantar suaminya ke bu bidan dekat rumah. Bu bidan langsung melakukan pemeriksaan dalam, ternyata sudah pembukaan lengkap pada cervix, dan kepala bayi sudah berada di dasar panggul. Kepala bayi yang berada di panggul otomatis akan mendorong seorang ibu untuk mengejan. Ibu tersebut tidak bisa menahan diri untuk tidak mengejan. Akhirnya mau tidak mau, bu bidan segera membantu ibu untuk melahirkan bayinya. Biarpun dengan posisi kaki tidak bisa ditekuk, ibu tersebut sekuat tenaga mengejan untuk mendorong bayi keluar. Alhamdulillah akhirnya bayi bisa keluar secara spontan dan sehat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitulah.. itu hanya satu diantara kejadian dimana seorang ibu melahirkan spontan padahal sudah disarankan untuk SC. Dengan kehendak Alloh Subhanahu wa ta'ala ibu tersebut bisa melahirkan spontan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada tiga hal utama yang diperlukan agar kita bisa melahirkan secara normal :&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Do'a. Tiada hal yang bisa mengalahkan kekuatan do'a. Apalagi do'a seorang ibu untuk anaknya. Sejak awal kehamilan, perbanyaklah berdo'a agar diberi kemudahan dalam kehamilan dan persalinan. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Optimis dari diri sendiri. Yakinah bahwa kita bisa melahirkan secara normal sejak awal kehamilan sampai akhir dari persalinan. Betapa banyak wanita yang "putus asa" ketika merasakan sakitnya his, karena tidak sabar menahan sakitnya langsung minta di SC atau dilakukan tindakan untuk mempercepat partusnya. Di setiap sakit yang seorang ibu rasakan selama kehamilan, insya Alloh akan mendapat pahala dari ALLOH azza wa jalla.So, tahanlah sakit itu, banyaklah berdzikir dan mohon kemudahan dari Alloh Subhanahu wa ta'ala.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penolong persalinan (Bidan, Dokter umum, atau Sp.OG) yang amanah dan sabar. Hal ini bisa ditanyakan ke temanS yang sudah berpengalaman melahirkan.&amp;nbsp; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1576528684785411320?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1576528684785411320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/ada-sebuah-cerita-yang-mengharukan-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1576528684785411320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1576528684785411320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/ada-sebuah-cerita-yang-mengharukan-dari.html' title='Partus Spontan Biarpun Kaki Cacat'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7670723327094381089</id><published>2010-12-06T05:27:00.000-08:00</published><updated>2010-12-06T05:27:22.697-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Konselor VCT HIV-AIDS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari ini aku mendapat pengalaman pertama menjadi konselor VCT- HIV AIDS. Tentu banyak diantara kita mengernyitkan dahi apaan tuh konselor VCT ^^. Kalau HIV AIDS sudah banyak yang paham ya. Biarpun kebanyakan orang belum bisa membedakan antara HIV dan AIDS, karena HIV beda dengan AIDS. Orang HIV positif belum tentu terkena AIDS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;HIV adalah infeksi virus yang menyebabkan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Sedangkan AIDS adalah kumpulan penyakit yang disebabkan penurunan daya taha tubuh. Seorang yang telah HIV positif biasanya terkena AIDS setelah 5-10 tahun. Jadi jangan pikir orang dengan HIV positif pasti selalu kurus, dan tidak bisa beraktivitas. Biasanya dalam tahun-tahun pertama kondisi tubuhnya seperti orang "sehat".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Stigma jelek dalam masyarakat terhadap penderita HIV-AIDS memang masih luar biasa, bahkan di kalangan dokter dan paramedis sendiri. Biasanya dokter, perawat, atau petugas kesehatan jika mengetahui status seorang pasien HIV positif langsung "menganaktirikan". Dahulu di RS sini, ketika ada seorang pengidap HIV-AIDS diletakkan di suatu ruangan khusus, ketika memeriksa memakai jas dobel, sarung tangan, masker, bahkan ada beberapa RS dimana dokter/perawat memakai baju seperti "astronot". Yang lebih ekstrim lagi, ketika pasien tersebut meninggal, kasur bekas pasien tersebut dibakar. Ruangan langsung disterilkan.Hal itulah yang membuat masyakat ikut-ikutan mengasingkan seorang penderita HIV-AIDS. sehingga wajar jika akhirnya banyak penderita AIDS yang depresi, putus asa, bahkan ada yang sampai bunuh diri karena sikap warga disekitarnya. Mereka meninggal bukan karena penyakitnya, tapi karena perlakuan orang-orang di sekitarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelumnya perlu kita ketahui bahwa Penularan HIV AIDS kebanyakan adalah dari hubungan seksual yang tidak aman dengan orang HIV-AIDS (disingkat ODHA). Selain itu juga dari penggunaan jarum suntik yang tidak steril yang terkena virus HIV, melalui transfusi darah dan penularan dari ibu ke anaknya baik selama kehamilan, persalinan maupun menyusui.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harap diingat HIV-AIDS tidak menular lewat jabat tangan, bersentuhan, cium pipi, bersama-sama menggunakan alat makan, renang, dsb. Jadi secara umum hanya 3 cara diatas yang menuarkan HIV-AIDS. Jadi salah besar, kalau ketika kita berjabat tangan atau bersentuhan dengan penderita HIV-AIDS ikut tertular. Bahkan penularan lebih mudah penyakit TBC atau hepatitis dibanding HIV-AIDS.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kembali ke VCT, jadi VCT adalah suatu&lt;i&gt; Vountary -Conselling and Testing&lt;/i&gt;. Di klinik VCT kita memberikan informasi yang benar tentang HIV-AIDS, menilai faktor resiko dari seseorang yang akan test HIV, menjelaskan makna dari tes HIV, dan kemudian memberi gambaran bagaimana jika seseorang terkena HIV-AIDS, kemudian melakukan test HIV. Lewat&amp;nbsp; VCT, seorang penderita HIV-AIDS diberi kemudahan untuk menerima pengobatan, dukungan moral-sosial-psikologis, penjelasan yang benar seputar HIV AIDS, cara-cara dan pola hidup yang harus dijalani seorang ODHA dsb yang berkaitan dengan HIV-AIDS. Sebenarnya petugas VCT tidak harus seorang dokter lho, perawat, psikolog bahkan orang awam pun bisa menjadi konselor VCT. Asal ikut pelatihan VCT kali ya....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi ingat, test HIV tidak dapat dilakukan tanpa pemberian informasi dulu dan harus dengan persetujuan orang yang akan dilakukan tes. Hasil tes bersifat konfidensial (rahasia, kecuali ada kepentingan hukum yang mengharuskan mengungkapkan hasil tes)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7670723327094381089?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7670723327094381089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/konselor-vct-hiv-aids.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7670723327094381089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7670723327094381089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/konselor-vct-hiv-aids.html' title='Konselor VCT HIV-AIDS'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8997756874053284473</id><published>2010-12-04T10:06:00.000-08:00</published><updated>2010-12-04T12:53:30.595-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dari ustadz'/><title type='text'>Hikmah Dalam Berdakwah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa pekan lalu ana mengalami suatu kebimbangan menghadapi suatu masalah dan cobaan dalam menuntut ilmu. Alhamdulillah ana mempunyai sohib yang selalu memberi nasehat yang menyejukkan. Beliau memberi saran agar ana membaca makalah Ust. Abdullah Zaen, Lc, M.A tentang "&lt;i&gt;Hikmah Dalam Berdakwah"&lt;/i&gt;. Sebenarnya beliau berniat mengkopikan dan mengirim makalah Ust. Zaen tsb, tapi karena penasaran ingin cepat baca makalah tsb, ana mencari makalah tersebut lewat mbah google. Akhirnya ana menemukan makalah dalam bentuk pdf di &lt;a href="http://islamsalafee.com/wp-admin/donlot/dakwah/Makalah_Hikmah_dalam_Berdakwah.zip"&gt;sini&lt;/a&gt;. Mbah google juga baik banget ho...^^, selain dikasi makalah, juga dikasih link buat download audio ceramah yang disampaikan langsung Ustadz Abdullah Zaen. Akhirnya ana download file kajiannya di &lt;a href="http://moslemsunnah.wordpress.com/2009/06/06/download-audio-hikmah-dalam-berdakwah-ustadz-abdullah-zaenlcpenting/"&gt;sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masya Alloh... benar-benar ceramah yang sangat berfaidah dan penuh hikmah. Benar-benar layak didengarkan dan disebarkan kepada seluruh penuntut ilmu. Setelah membaca dan mendengar kajiannya&amp;nbsp; pikiran kita jadi terbuka tentang bagaimana "hikmah dalam berdakwah". Semoga kita dimudahkan Alloh subhanahu wa ta'ala untuk mengamalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Makalah tersebut disampaikan 14 contoh praktek hikmah dalam berdakwah, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Senantiasa berusaha untuk berahak mulia disamping berusaha untuk berakidah dengan akidah yang benar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Senantiasa berusaha bermuka manis dan menyebarkan salam, juga menunaikan hak-hak kaum muslimin, termasuk mereka yang mempunyai penyimpangan -jika tidak disyariatkan kepadanya penerapan metode &lt;i&gt;hajr&lt;/i&gt;-.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengenal masyarakat yang akan kita dakwahi dan mempelajari medan dakwah yang akan kita arungi sebelum kita terjun ke dalamnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bertahap dalam berdakwah, memulai dari yang terpenting yaitu tauhid, lalu melangkah ke syari'at-syariat Islam yang lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya para da'i setelah menyampaikan dalil-dalil dari Al Qur'an dan AsSunnah, sebaiknya mereka berusaha memperbanyak nukilan perkataan ulama ahlu sunnah yang memiliki kedudukan di hati masyarakat umum, misalnya : Imam Syafi'i, Imam Bukhori, Imam Muslim, al-Muzani, al-Marwazi, dll. Srta menghindari penyebutan nama Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah, Ibnul Qoyyim, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab di komunitas yang phobi dengan nama-nama tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hendaknya kita berusaha untuk menyampaikan dakwah yang penuh berkah ini kepada umat serta beramar ma'ruf nahi munkar dengan lemah lembut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha memprioritaskan dan memperhatikan dakwah dan penarikan hati orang-orang yang memiiki kedudukan di masyarakat, entah itu yang diulamakan atau penguasa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memperhatikan dakwah generasi muda dan anak-anak kecil, tanpa mengesampingkan orang-orang yang lajut usia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menerapkan skala prioritas dalam mengingkari kemungkaran, dimuali dari yang paling berat lalu yang lebih ringan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika membantah ahlul bid'ah, seharusnya kita menghiasi bantahan tersebut dengan ilmu dan dalil-dalil, sehingga umat merasa yakin akan benarnya hal yang disampaikan, serta merasa mantab ketika menerimanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Di saat &lt;i&gt;mentahdzir&lt;/i&gt; (mengingatkan umat dari penyimpangan) ahlul bid'ah -baik mereka berbentuk kelompok atau individu- seorang da'i ahlus sunnah tidak harus menyebutkan secara terang-terangan nama-nama kelompok dan individu tersebut, jika memang hal itu tidak dibutuhkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketika seorang da'i ahlus sunnah diundang berdakwah di sebuah masjid ahul bid'ah atau tempat mereka -dan hal itu tidak menimbulkan fitnah bagi masyarakat dan diharapkan mendatangkan maslahat- maka hendaknya ia memenuhi undangan tersebut dan memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya untuk menyampaikan al haq dengan penuh hikmah, nasehat dan diskusi yang baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengamalkan hal-hal yang biasa dkerjakan di masyarakat selama hal-hal itu masih dibolehkan dalam agama, dengan tujuan untuk menarik hati masyarakat dan menjadikan mereka tidak phobi dengan dakwah kita, meskipun terkadang hal-ha tersebut tidak sesuai dengan yang lebih &lt;i&gt;afdhal&lt;/i&gt;. Bahkan terkadang disyariatkan untuk meninggalkan amalan yang hukumnya sunnah, untuk menghindari fitnah (keributan atau huru-hara) atau untuk menarik hati masyarakat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Senantiasa berusaha untuk bersabar dan tidak tergesa-gesa untuk segera memetik buah dari dakwah yang sedang kita rintis.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang lebih menggembirakan lagi, Ust. Zaen ternyata orang Purbalingga dan Beliau mendirikan Pondok Pesantren di Purbalingga...Sayangnya ana belum mempunyai banyak informasi tentang pondok tersebut. Semoga saja pondoknya ada yang setingkat Ibtidaiyyah jadi Harits bisa belajar di sana. Selain karena jarak ke Purbalingga lumayan dekat (1,5 jam-an dari sini), juga supaya harits bisa menuntut ilmu kepada Ust. Abdullah Zaen. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8997756874053284473?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8997756874053284473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/hikmah-dalam-berdakwah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8997756874053284473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8997756874053284473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/hikmah-dalam-berdakwah.html' title='Hikmah Dalam Berdakwah'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6359959543146233708</id><published>2010-12-01T19:55:00.000-08:00</published><updated>2010-12-11T09:28:12.971-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Partus Normal'/><title type='text'>Berbagi Pengalaman : Partus Normal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Artikel ini saya tujukan untuk saudari-saudariku yang sedang hamil, yang sedang menanti kelahiran anaknya tersayang. Semoga semakin menambah rasa optimis bahwa kita bisa melahirkan secara normal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya di sini tidak akan banyak menuliskan tentang teori partus normal. Pada kesempatan ini saya ingin berbagi pengalaman saya yang telah dua kali merasakan "nikmatnya" partus, juga beberapa pengalaman saya ketika menolong persalinan. Semoga bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kehamilan Pertama&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya hamil anak pertama ketika masih coass, waktu itu masuk bagian Ilmu Kesehatan&amp;nbsp; Anak dan Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan. Saya mengalami hiperemesis waktu trimester pertama, tetapi tidak sampai menganggu aktivitas coass. Saya tetap menjalani kegiatan coass bersama teman-teman. Ortu saya mengizinkan saya menikah sebelum lulus, dengan konsekuensi tidak menganggu kuliah saya. Saya harus tetap lulus tepat waktu dan hasil yang memuaskan. Karena itu, saya tidak mengambil cuti biarpun&amp;nbsp; sedang hamil. Alhamdulillah kehamilan saya lancar. Biarpun masuk bagian anak dan obgyn merupakan 2 bagian yang terberat selama coass. Dukungan suami dan teman-teman yang selalu support saya, membuat saya merasa baik-baik saja menjalani semua kegiatan biarpun sedang hamil.&lt;br /&gt;Saya ANC cuma 3 kali, pertama kali saat usia kehamian 24 minggu, kemudian 32 minggu dan terakhir 37 minggu. Mengajukan cuti coass setelah kehamilan 36 mingguan. Alhamdulillah partus ketika usia kehamilan 38 minggu (2 minggu sebelum HPL), saya memilih partus di Bidan dekat rumah ortu dengan alasan :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Saya optimis partus normal, jadi menurut saya sama saja yang nolong Sp.OG maupun Bidan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tetangga saya seorang bidan, rumahnya persis di rumah ortu, 2 jam post partus bisa langsung pulang. It's so nice.. nggak terlalu lama di RB.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurasa lebih sabar dan telaten dengan bu bidan daripada dg Sp.OG, apalagi bidannya sudah profesional. Peralatan partusnya juga lumayan lengkap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Takut biaya partus di RS yang mahal. Terus terang waktu kehamilan pertama saya masih coass, suami juga penghasilan belum tetap (masa-masa yang sulit, tapi benar-benar barokah...^^). Jadi nggak bayangin kalau mesti SC, dapat uang darimana.. memang bisa saja dibayarin ortu, tapi aku 'n suami nggak mau nyusahin ortu, sejak kita menikah sesulit apapun, kita nggak pernah minta ortu, kecuali kalau dikasi.. nggak pernah nolak (Rezeki masak ditoak?? hehehe) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku pergi ke bidan ketika HIS / kontraksi uterus sudah sekitar 1 menitan setiap 2 menit. Ketika ketuban pecah, ibu langsung membawaku ke bidan, ketika di VT ternyata pembukaan cervix sudah 7.&amp;nbsp; Biarpun ketika kala 2 (ketika pembukaan cerxix dah lengkap dan saatnya mengejan), aku mengalami sedikit "nervous" dan salah-salah melulu ketika ngejan... dengan dorongan ibu yang berada di sampingku , akhirnya anakku bisa lahir setelah 1 jam ngejan.. (lumayan lama juga ya? namanya juga "pengalaman pertama" ^^).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cerita kehamilan kedua :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku masih PTT di sebuah kecamatan di selatan Purwokerto. Bisa dibilang PTT yang melelahkan. Aku kerja 10x24 jam. Jadi selama 10 hari aku full di RS, tapi liburnya 20 hari... enak ya? Aku cuti ketika kehamilan 36 minggu. ANC ku lebih parah, cuma 1 kali selama kehamilan, ketika usia kehamilan 27 minggu (jangan protes!), 1 minggu setelah HPL aku belum partus, waktu itu 10 hari terakhir Ramadhan. Suami minta aku nggak puasa 5 hari terakhir, suami khawatir jika aku tetep puasa, membuat energiku berkurang. Padahal aku ngerasa nggak ada masalah biarpun tetap puasa.1 minggu setelah HPL, belum ada tanda-tanda persalinan. Akhirnya aku mencari Sp.OG perempuan yang masih praktek, karena hari-hari itu banyak Sp.OG yang mengambil cuti hari Raya Idul Fitri.. Ternyata tidak ada Sp.OG yang praktek. Mulai praktek sekitar 1 minggu lagi.. akhirnya aku dan suami "bersabar", biarpun aku sempat "stress" , karena setiap ketemu sodara ditanya, kok belum partus, belum ada tanda-tanda partus kah?? tambah stres setiap kali aku ditanya seperti itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu cerita yang membuatku terus optimis adalah cerita dari mertua kakak iparku, dulu beliau pernah hamil salah satu anaknya sampai 12 bulan. Masya Alloh... dan alhamdulillah kata beliau normal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena menunggu persalinan yang nggak ada tanda-tanda juga, aku sampai agak ngedrop, takut banget kalau mesti SC. Setiap sholat selalu berdo'a pada Alloh azza wa jalla, semoga diberi kemudahan dalam persalinan ini. Semoga partus normal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biidznillah, aku merasakan &lt;i&gt;his (kontraksi rahim tanda dimulainya persalinan) &lt;/i&gt;yang kuat ketika bangun tidur 1 hari sebelum rencana kontrol ke Sp.OG, Alhamduillah partusnya juga lancar, cuma berlangsung selama 3 jam. Partus ditolong seorang bidan di Kaki Gunung Slamet dengan peralatan yang sangat sederhana.Suction saja nggak ada. Melahirkan di sebuah kamar biasa, dengan tempat tidur biasa. Masya Alloh... awalnya juga agak gimana gitu, tapi bidannya baik dan sabar banget, jadi aku pasrah dan berdo'a supaya persalinan ini lancar. Bidannya sendirian lho, nggak ada yang mbantu. Jazaahallahu khoiron.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kakak iparku yang kedua ketika tahu aku melahirkan di situ, agak terkejut juga lihat tempat bu bidan yang sederhana banget... tidak ada peralatan-peralatan partus yang modern. Aku melihat raut wajah agak heran dan "surprise", tapi yang penting kan baik ibu maupun anak baik-baik aja...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biarpun di rumah bu bidan nggak ada peralatan partus yang modern, tapi kurasa "pelayanan" lumayan oke, 1 jam post partus dikasi makan lengkap, ditawari dimandikan dan dibersihkan juga, tapi aku menolak, nggak enak rasanya dimandikan sama orang yang belum kukenal. Akhirnya 2 jam post partus aku pulang ke rumah mertua...(biayanya juga murah, cuma Rp.300 rb ^^)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6359959543146233708?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6359959543146233708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/berbagi-pengalaman-partus-normal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6359959543146233708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6359959543146233708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/12/berbagi-pengalaman-partus-normal.html' title='Berbagi Pengalaman : Partus Normal'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8595772234460923145</id><published>2010-11-27T07:58:00.000-08:00</published><updated>2010-11-27T08:13:46.679-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berbagi cerita'/><title type='text'>Radio Rodja Via Fleksi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hari yang cerah..&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secerah hatiku ^^ yang dapat kenikmatan ini...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu hal yang paling aku harapkan dari dulu adalah bisa dengerin &lt;a href="http://www.radiorodja.com/"&gt;radio rodja &lt;/a&gt;setiap saat dan dimana saja. Kurasa mulai saat ini keinginan itu akhirnya dapat terealisasi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Alhamdulillahilladzi bini'matihi tatimushshaalihaat.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Radio rodja bisa didengarkan lewat telkom fleksi, tinggal tekan *55*210756 kita dapat mendengarkan siaran radio rodja. &lt;a href="http://www.nurussunnah.com/"&gt;Radio nurus sunnah&lt;/a&gt; semarang juga bisa lho sodara-sodara.. bedanya klo radio nurus sunnah tekan *55*411077 (jadi kayak iklan ya..). Tarifnya juga murah banget cuma Rp.5 /menit.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sengaja banget beli HP fleksi buat bisa dengerin radio rodja. Dari kemarin merayu suami tercinta buat anterin beli HP fleksi, Qodarulloh memang tidak punya HP CDMA, jadi mesti muter-muter counter nyari HP CDMA. Kita memang cari HP baru, takutnya kalau HP second dapatnya pas nggak oke, malah sayang ntar nyesel. Ternyata HP CDMA sekarang susah banget carinya ya.., dari 2 counter HP paling lengkap disini nggak ada yang yang jual HP CDMA yang baru. Sengaja mampir ke plasa telkom&amp;nbsp; untuk beli HP inject Fleksi, sampai sana sudah tutup.&lt;br /&gt;Akhirnya aku teringat ada pusat fleksi di sebuah ruko di tengah kota. Alhamdulillah akhirnya disana ketemu juga HP fleksi yang kucari-cari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya kita cari HP yang suaranya bagus, bisa loudspeaker yang keras 'n bisa disambungin ke speaker. Tetapi di toko tersebut adanya cuma satu jenis HP. HP yang nggak bisa disambungin ke speaker (klo suaranya lumayan bagus, biarpun loudspeaker nggak terlalu keras), karena nggak ada pilihan lain, kita mutusin beli HP itu aja karena males kalau harus muter-muetr lagi. Setelah sampai rumah suami cari ide biar HP bisa disambungkan ke speaker, suami cari kabel-kabel data yang ada di rumah, dipas-pasin ternyata nggak ada yang pas, ya sudah biarpun belum bisa disambungkan ke speaker, yang penting sudah bisa buat dengerin radio rodja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jazaakallahu khoiron jauziy.. atas kesediannya mengantar diri ini sepanjang sore. Al afwu minkum, jadi nggak&amp;nbsp; ta'lim hari ini&amp;nbsp; karena hal ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8595772234460923145?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8595772234460923145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/radio-rodja-via-fleksi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8595772234460923145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8595772234460923145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/radio-rodja-via-fleksi.html' title='Radio Rodja Via Fleksi'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8544866358959136654</id><published>2010-11-14T13:27:00.000-08:00</published><updated>2010-11-14T13:43:18.918-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curahan hati'/><title type='text'>Mencari Kebahagiaan Semu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu tahun sudah aku menetap di sini. Kota kecil perbatasan Pekalongan dan Tegal. 'Ala kulli hal, kurasa aku mulai betah di sini. Aku memang tipikal orang yang tidak mudah beradaptasi, perlu waktu lama supaya aku bisa enjoy di sini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setelah satu tahun di sini, tawaran itu datang lagi... tawaran untuk melanjutkan PPDS. Menggoda hatikah? tentu saja.. kurasa masih terselip keinginan di hatiku bisa sekolah spesialis. Apalagi dua temanku di sini, sudah mendahului melanjutkan PPDS 6 bulan yang lalu. Rasanya terlalu sayang kesempatan dilewatkan, apalagi dengan ikut program BK, mendapat bantuan pendidikan yang lumayan. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku lebih tergoda sekolah "lagi", ketika mendengar kedua juniorku yang dulu PTT bersamaku, keterima PPDS Anak dan Obgyn. Alhamdulillah. Barokallohu fiihumma Tapi benarkah melanjutkan PPDS yang terbaik juga untukku?&lt;br /&gt;Kodratku adalah ibu rumah tangga bukan? aku bekerja gini aja  sudah merupakan "polemik" tersendiri bagiku. Kalau boleh memilih, tentu  aku lebih suka tinggal di dekat pondok, ngurusin kedua buah hatiku. Tapi  sudahlah... takdirku di sini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Teringat sekitar satu minggu lalu... ketika aku cerita ke suami, bahwa aku mendapat tawaran yang sama, suami ku "seperti biasa" menyerahkan semua padaku untuk mempertimbangkan keputusan akhirnya. tapi Beliau mengatakan : " Suami tidak bisa membayangkan ditinggal istri 5 tahun, ditinggal 5 hari saja sudah nggak karuan? Siapa yang membangunkan sholat ketika suami masih tidur ketika adzan berkumandang ? Siapa yang mengingatkan ketika suami futur jika berjauhan?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya ALLOH...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tahu kebahagiaanku bukan pada gelar duniawi seperti itu, biarpun kadang syaiton memberiku angan-angan, &lt;i&gt;jika aku menjadi spesialis tentu aku bisa lebih bermanfaat buat akhowat.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Tapi siapa yang menjamin? Apakah ketika aku sekolah lagi, aku tetep bisa ta'alum? Bagaimana pendidikan anak-anakku nanti?&amp;nbsp; Apakah aku rela melewatkan setiap ba'da maghrib kesempatan belajar dengan anakku demi cita-cita duniawiku itu? Padahal betapa aku tahu, anakku begitu semangat belajar dengan aku setiap harinya. Aku telah banyak melewatkan hari-hari ketika mereka bayi ( karena saat itu aku masih coass dan PTT). Apakah aku tidak ingin menghabiskan waktu melihat perkembangan mereka? Apakah aku tetep mementingkan egoku semata?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ustadz Firanda di kajian tentang Ilmu, memang mengatakan kalau niat kita sekolah kedokteran ikhlas ingin memberi pengobatan yang relatif terjangkau, menolong banyak orang yang sakit, insya Alloh selama kita sekolah bernilai ibadah dan mendapat pahala (ini yang kadang membuatku termotivasi...). Tapi siapa yang menjamin setelah lulus aku tidak lebih "gila dunia" dibanding sekarang? Tuntutan sebagai dokter spesialis tentu lebih tinggi dibanding ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ingat wahai diri...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cukuplah saat ini yang menjadi terbaik untukmu...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cukuplah ketika ALLLOH memberi kecukupan dalam hidupmu. Tidak pernah satu haripun, merasa kelaparan. Tidak pernah merasa ketakutan tidak punya uang untuk membeli sesuap nasi.&amp;nbsp; Setiap hari merasa aman di rumahmu Masih bisa membantu orang walaupun cuma dokter umum. Banyak waktu luang yang bisa dihabiskan dengan suami dan anak-anakku. Diberi keistiqomahan menghadiri surga dunia setiap 2 kali seminggu. Diberi suami yang shalih, anak-anak yang menyenangkan, kendaraan yang baik, rumah yang nyaman, tetangga yang baik, Bukankah semua sudah cukup memberi kebahagiaan???&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jazaakillah khoir untuk &lt;a href="http://ummushofiyya.wordpress.com/"&gt;temanku &lt;/a&gt;yang baik, untuk advicenya. Kurasa ini yang terbaik buat wid, vie... Ini aku tulis di sini, sebagai pengingat diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;Disusun ketika Jamaah Haji sedang wukuf di Arofah 1431 H.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8544866358959136654?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8544866358959136654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/mencari-kebahagiaan-semu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8544866358959136654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8544866358959136654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/mencari-kebahagiaan-semu.html' title='Mencari Kebahagiaan Semu'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1717401701534937664</id><published>2010-11-06T15:16:00.000-07:00</published><updated>2010-11-06T16:12:50.870-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Ketika Buah Hati Sakit</title><content type='html'>Rasa cemas tentu dirasakan oleh setiap orangtua ketika buah hati sakit. tapi jangan dulu ke dokter apabila bayi ibu hanya mengalami penyakit ringan seperti pilek, karena umumnya bayi akan cepat sembuh.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ibu harus segera ke dokter jika kondisi bayi :&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://ummulharits.blogspot.com/2009/11/demam.html"&gt;Demam&lt;/a&gt;. Ini merupakan gejala infeksi sehingga perlu diobati segera terutama pada bayi baru lahir.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buang air besar berkali-kali dan banyak (diare) atau sebaliknya sulit buang air besar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tidak mau menyusu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Muntah beberapa kali.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menangis tak henti-henti.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Perubahan pernafasan : terlalu cepat atau tidak teratur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ruam kulit yang tak kunjung sembuh dalam beberapa hari.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Warna kuning pada kulit bayi baru lahir.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Adanya cairan dari telinga, mata, hidung, alat kelamin serta bila tali pusat berbau, bercak merah atau menjadi lunak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara mengukur suhu bayi&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pengukuran suhu bayi baru lahir sebaiknya dilakukan di bawah ketiak atau di dalam dubur, dibandingkan melalui mulut.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #741b47; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara pengukurannya sebagai berikut :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;a. Termometer ketiak :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kibas-kibaskan termometer sampai menunjukkan suhu di bawah 35 derajat celcius. Selipkan termometer pada ketiak 3-4 menit, sampai air raksa berhenti atau angka digitalnya tidak berubah lagi. Angkat dan lihat hasilnya. Suhu 37 derajat adalah suhu normal bagi bayi ibu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;b. Termometer dubur :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Oleskan sedikit baby oil pada ujung termometer. Baringkan bayi di atas pangkuan ibu, menghadap ke bawah, dan masukkan termometer sehingga ujung berbentuk bulat seluruhnya berada di lubang dubur, biarkan 2-3 menit sampai air raksa berhenti atau angka digitalnya tidask berubah lagi. Lalu keluarkan termometer perlahan-lahan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #a64d79; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perawatan mata, hidung, telinga dan kuku&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Sebaiknya jangan memasukan benda apapun ke dalam telinga, mata dan hidung bayi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersihkan bagian luar mata, hidung, telinga, mulut dengan kain lembut dan basah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika hidung bayi ibu tersumbat, bisa dilakukan penghisapan cairan dengan tabung bola karet, sehingga mengurangi sumbatan. atau teteskan dengan obat tetes yang lembut dan khusus bayi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Potonglah kuku dengan rata menggunakan gunting kuku khusus bayi. Lakukan di saat bayi tengah tidur.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Ikatan Dokter Anak Indonesia, &lt;i&gt;Sentuhan pengasuhan Si Buah Hati. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1717401701534937664?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1717401701534937664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/ketika-buah-hati-sakit.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1717401701534937664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1717401701534937664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/ketika-buah-hati-sakit.html' title='Ketika Buah Hati Sakit'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8796726521402729663</id><published>2010-11-03T23:28:00.000-07:00</published><updated>2010-11-04T00:11:47.506-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curahan hati'/><title type='text'>Wanna Be ...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya menjadi dokter adalah profesi yang cukup menyenangkan, tapi ada kalanya jenuh, capek, bosen ... Apalagi kalau sudah capek, ada pasien yang gawat, perlu banyak berfikir, perlu konsultasi ke spesialis, ditambah keluarganya nggak kooperatif... huahh.. kudu benar-benar bisa meredam emosi. Makanya kalau jadi dokter tidak "ikhlas", akibatnya memang sering banyak komplain dari pasein atau keluarga pasien. Jadi langsung "introspeksi diri" dengan tulisan dek mutia di &lt;a href="http://mutianova.wordpress.com/2010/10/27/teguran-bagiku/"&gt;sini&lt;/a&gt;, pernah nggak ya aku seperti itu.. jutek ke pasien (mhh....). BTW, Alhamdulillah mempunyai suami yang selalu mengingatkan dengan kata mutiara ini :&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;Amal duniawi orang yang selalu ingat (Alloh) akan menjadi ibadah,  sedangkan Ibadah orang yang lalai (dengan Alloh) akan menjadi Amal  duniawi.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya punya keinginan lain selain jadi dokter yang selalu terfikir olehku : &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Bertani : terutama setelah baca hadits &lt;a href="http://ummulharits.blogspot.com/2010/06/keutamaan-menanam.html"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menulis : sebenarnya suka banget menulis, tapi kok setiap di depan komputer, jadi ilang ya... padahal kayaknya di pikiran banyak ide-ide, tapi ketika berusaha menuangkan ke tulisan jadi ngerasa kurang dan kurang (belum niat juga kali..). Mendapat inspirasi dengan buku "&lt;a href="http://toko-muslim.com/buku-kesaksian-seorang-dokter/"&gt;Kesaksian Seorang Dokter&lt;/a&gt;" karya Dr.Khalid, Sp. JP dan karya-karya &lt;a href="http://abuumar.com/"&gt;Ustadz Abu Umar Basyir&lt;/a&gt;. Pengen nulis yang ringan tapi berfaidah. Mungkin tentang pengalaman-pengalamanku selama kuliah atau jadi dokter atau ketika mengenal manhaj salaf (hehehe..), sayangnya belum punya notebook sendiri, masih pinjam punya suami, semoga saja suami mengizinkan beli notebook sendiri (gimana abu harits? ^^)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuka toko perlengkapan haji (di sini belum ada, n kayaknya prospek banget)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membuat perpustakaan gratis (supaya koleksi buku ku bermanfaat) &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;blockquote&gt;Tapi tetap keinginan terbesar adalah menjadi istri shalihah dan ibu yang bisa mendidik anak-anaknya menjadi anak shalih.&lt;/blockquote&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Semoga Alloh Azza wa jalla memberi kemudahan dan semua yang kulakukan ikhlas hanya mengharap ridho-Nya. &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8796726521402729663?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8796726521402729663/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/wanna-be.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8796726521402729663'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8796726521402729663'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/11/wanna-be.html' title='Wanna Be ...'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1909536678046954088</id><published>2010-10-31T11:26:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T12:05:50.406-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Pemeriksaan Kanker Payudara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kanker pada stadium awal jarang menimbulkan gejala, karena itu sangat penting untuk melakukan penyaringan. Beberapa cara yang digunakan untuk penyaringan kanker payudara :&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #38761d; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika SADARI dilakukan secara rutin, seorang wanita akan dapat menemukan benjolan pada stadium dini. Sebaiknya SADARI dilakukan pada waktu yang sama setiap bulan. Bagi wanita yang masih mengalami menstruasi, waktu yang tepat untuk melakukan SADARI adalah 7-10 hari sesudah hari pertama menstruasi. Bagi wanita pasca menopause, SADARI bisa dilakukan kapan saja, tetapi secara rutin dilakukan tiap bulan (misalnya setiap awal bulan)&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #38761d; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Mammografi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dianjurkan kepada setiap wanita yang berusia diatas 40 tahun untuk melakukan mamogram secara rutin setiap 1-2 tahun dan pada usia 50 tahun ke atas, mamogram dilakukan setiap tahun. &lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #38761d; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;USG payudara&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;USG digunakan untuk membedakan kista (kantung berisi cairan) dengan benjolan padat. &lt;/div&gt;&lt;ul style="color: #38761d; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Termografi&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada termografi digunakan suhu untuk menemukan kelainan pada payudara. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1909536678046954088?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1909536678046954088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/pemeriksaan-kanker-payudara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1909536678046954088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1909536678046954088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/pemeriksaan-kanker-payudara.html' title='Pemeriksaan Kanker Payudara'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1330596470073661501</id><published>2010-10-31T08:34:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T17:11:38.160-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Apa Itu Kanker Payudara ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat payudara.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;Penyebab&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai saat ini belum diketahui penyebabnya secara pasti, tetapi ada beberapa faktor resiko yang menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mudah menderita kanker payudara, faktor resiko tersebut adalah:&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Usia. Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun. Resiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pernah menderita kanker payudara. Wanita yang pernah memiliki resiko tertinggi untuk menderita kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Riwayat keluarga menderita kanker payudara. Wanita dengan ibu, saudara perempuan atau anak menderita kanker, meiliki resiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor genetik dan hormonal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pernah menderita penyakit payudara non kanker.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemakaian pil KB atau terapi hormon estrogen. Pil KB meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara, yang tergantung pada usia, lama pemakaian dan faktor lainnya. Terapi estrogen yang dijalani lebih dari 5 tahun juga meningkatkan resiko kanker payudara dan resiko meningkat jika pemakaian lebih lama.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obesitas (kegemukan) pasca menopause. Beberapa penelitian menyebutkan obesitas sebagai faktor resiko kanker payudara kemungkinan karena tingginya kadar hormon estrogen wanita yang gemuk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemakaian alkohol. Pemakaian akohol lebih dari 1-2 gelas/hari bisa meningkatkan resiko kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahan kimia. Beberapa peneitian menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya? mungkin menyebabkan resiko terjadinya kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;DES (dietilstilbestrol). Wanita yang mengkonsumsi DES mencegah keguguran memiliki resiko tinggi menderita kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyinaran. Penyinaran (rontgen) terutama pada dada pada masa kanak-kanak bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Faktor resiko lain. Bebebrapa penelitian menunjukkan bahwa kanker rahim, ovarium, dan kanker usus besar serta adanya riwayat kanker pada keluarga bisa meningkatkan resiko terjadinya kanker payudara.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;GEJALA&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gejala awal berupa adanya benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara sekitarnya, tidak menimbukan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur. Pada stadium awal, jika didorong oleh jari tangan, benjoan bisa digerakkan dengan mudah di bawah kuit. Pada stadium lanjut, benjoan biasanya melekat pada dinding dada atau kulit sekitarnya. Pada kanker stadium anjut, bisa terbentuk benjolan yang membengkak atau borok di kulit payudara.Kadang kulit di atas benjoan mengkerut dan tampak seperti kuit jeruk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gejala lainnya yang mungkin ditemukan :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Benjolan atau massa di ketiak.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Perubahan ukuran atau bentuk payudara.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Keluar cairan yang abnormal dari puting susu (biasanya berdarah atau berwarna kuning sampai hijau, mungkin juga bernanah).&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Perubahan pada warna atau tekstur kulit pada payudara, puting susu maupun areoa (daerah berwarna coklat tua di sekeliing puting susu)&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Payudara tampak kemerahan.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kuit di sekitar puting susu bersisik.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Puting susu tertarik ke daam atau terasa gatal.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Nyeri payudara atau pembengkakan salah satu payudara.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1330596470073661501?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1330596470073661501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/apa-itu-kanker-payudara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1330596470073661501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1330596470073661501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/apa-itu-kanker-payudara.html' title='Apa Itu Kanker Payudara ?'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5749452099991150424</id><published>2010-10-30T08:16:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T11:11:38.313-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips kesehatan'/><title type='text'>Tips Supaya Tekanan Darah Optimal</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;Pastikan &lt;span style="color: red;"&gt;tekanan darah &lt;/span&gt;optimal dengan :&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Periksa tekanan darah anda secara berkala sekurang-kurangnya 2 kali setahun atau lebih tergantung kepada tekanan darah anda.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Tidak merokok. Nikotin dalam rokok dapat mengakibatkan jantung berdenyut lebih cepat dan menyempitkan pembuluh darah kecil menyebabkan jantung terpaksa memompa lebih kuat untuk memenuhi keperluan tubuh anda.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kurangi konsumsi garam. Garam berlebihan dalam darah dapat menyebabkan lebih banyak air disimpan dan ini mengakibatkan tekanan darah tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Kurangi lemak. Lemak berlebihan akan terkumpul di sekeliling pembuluh darah dan menjadikannya tebal dan kaku.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;pertahankan berat badan ideal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Olah raga secara teratur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hindari konsumsi alkohol&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;/ul&gt;Mengendalikan &lt;span style="color: red;"&gt;Tekanan &lt;/span&gt;Darah :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt; Olahraga dan mempertahankan berat badan normal.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Makanan sehat rendah lemak, kaya vitamin dan mineral alami.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Obat anti hipertensi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5749452099991150424?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5749452099991150424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/tips-supaya-tekanan-darah-optimal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5749452099991150424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5749452099991150424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/tips-supaya-tekanan-darah-optimal.html' title='Tips Supaya Tekanan Darah Optimal'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-4077869765781843664</id><published>2010-10-21T04:07:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T04:07:31.777-07:00</updated><title type='text'>6 Tahun Telah Berlalu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TMAe3_g93wI/AAAAAAAAAVw/xj0XIiwzkDE/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TMAe3_g93wI/AAAAAAAAAVw/xj0XIiwzkDE/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Catatan ini kuperuntukkan buat sahabat-sahabatku..&lt;br /&gt;Terutama untuk seseorang yang sejak 6 tahun yang lalu telah menemani diri ini. Membagi suka, duka, lara, dan bahagia...&lt;br /&gt;Bersamanya ku mengarungi kehidupan ini. Bersamanya sama-sama tertatih dalam perjuangan untuk mencapai asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat hari ketika pertama kali ketemu... kutersipu malu ^ ^.&lt;br /&gt;Hari - hari penuh kenangan yang tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu bisa bersama seperti ini duhai cintaku, sampai di surga yang kekal abadi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-4077869765781843664?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/4077869765781843664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/6-tahun-telah-berlalu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4077869765781843664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4077869765781843664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/6-tahun-telah-berlalu.html' title='6 Tahun Telah Berlalu'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TMAe3_g93wI/AAAAAAAAAVw/xj0XIiwzkDE/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1760415758281304075</id><published>2010-10-21T03:52:00.000-07:00</published><updated>2010-10-30T17:22:48.753-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Sesaat Setelah Bayi Lahir</title><content type='html'>&lt;div style="color: #274e13;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Peluklah dia untuk pertama kali&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat melihat buah hati hadir pertama kali, tentu merupakan  saat paling membahagiaakan bagi ayah dan ibu. Kenangan ini tidak akan  terlupakan seumur hidup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu  bayi lahir sebaiknya ibu segera memeluk, menimang dan mengajaknya  berbiaca. Do'akan dia semgoa menjadi anak yang shalih dan bertaqwa. Ini  adalah prosedur sederhana namun penting sebagai awal terjalinnnya  hubungan antara ibu dan anak, serta awal perkembangan emosi-sosial,  kognitif dan kecerdasan bayi. Pada umumnya bayi yang dipeluk, ditimang  dan diajak bicara oleh ibunya pada jam-jam pertama kelahiran akan lebih  kuat ikatan batin dengan orang tuanya sehingga kelak ia lebih percaya  diri, dan lebih cerdas di kemudian hari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain dipeluk usahakan memberi ASI (Air Susu Ibu) dengan  jalan mencoba menyusuinya meskipun ASI belum keluar. Sebaiknya hal ini  dilakukan dalam waktu kurang dari 1 jam setelah bayi lahir. Sebelum ibu  merasa mengantuk karena lelah setelah melahirkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #274e13; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pentingnya tangisan  pertama&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lazimnya sesaat setelah dilahirkan,  bayi akan menangis. Inilah masa peralihan yang penuh keajaiban. Setelah  berada di rahim ibu sekitar 40 minggu. Tangisan pertama bayi menandakan  sehatnya bayi. Justru bila bayi tidak menangis dalam rentang waktu cukup  lama, ibu harus waspada. Bisa jadi bayi kekurangan oksigen dan akan  mempengaruhi jaringan otaknya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesaat  setelah bayi dilahirkan, paru-parunya akan mengembang. Warna kulit bayi  akan mengalami perubahan dari semula tampak abu-abu kebiruan menjadi  kemerahan di saat denyut nadinya mulai membaik.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1760415758281304075?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/03/imd.html' length='0'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/makanan-padat-pertama-untuk-bayi-mpasi.html' length='0'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/ciri-ciri-fisik-bayi-baru-lahir.html' length='0'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/periksa-kesehatan-pertama-dan-refleks.html' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1760415758281304075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/sesaat-setelah-bayi-lahir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1760415758281304075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1760415758281304075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/sesaat-setelah-bayi-lahir.html' title='Sesaat Setelah Bayi Lahir'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3152796763145815408</id><published>2010-10-13T17:47:00.000-07:00</published><updated>2010-10-13T17:48:53.174-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>4 Alasan Tidak Seharusnya Mengorek Telinga</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kotoran telinga atau leboh dikenal sebagai serumen  dalam dunia medis sering dianggap sebagai seseuatu yang harus  dibersihkan sesering mungkin agar fungsi pendengaran telinga dapat  optimal. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Benarkah mitos ini? Sayangnya… Mitos ini salah sama sekali. Berikut penjelasannya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Serumen  merupakan sekret alami telinga yang berasal dari kelenjar sebasea dan  kelenjar serosa pada telinga bagian luar. Serumen ini memiliki tugas  utama menjaga agar telinga tidak mudah kemasukan benda asing. Baik itu  serangga, air, debu, maupun pasir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mengapa anda sebaiknya tidak mengkorek telinga anda? Berikut alasannya : &lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1, Telinga mempunyai mekanisme sendiri untuk mengeluarkan serumen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;=  Pada keadaan normal, serumen akan keluar bersama dengan epitel-epitel  kulit liang telinga yang telah terkelupas. Gerakan serumen keluar ini  dibantu oleh gerakan rahang ketika mengunyah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mekanisme  ini akan menjaga agar jumlah serumen di liang telinga kita dalam  keadaan yang pas. Tidak terlalu banyak dan mengganggu pendengaran, dan  juga tidak terlalu sedikit sehingga tetap mampu menangkal benda asing  yang masuk.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Mengkorek telinga menyebabkan liang telinga menjadi mudah dimasuki benda asing&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;= Sesuai fungsinya sebagai “barrier” terhadap benda asing. Bisa anda bayangkan bila&amp;nbsp; “barrier”  ini dihilangkah? Benda asing akan sangat mudah masuk. Penulis sendiri  punya pengalaman serupa, yaitu telinga mudah sekali kemasukan air saat  berenang, dan setelah berhenti mengkorek telinga, hal itu tidak pernah  terjadi lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. Mengkorek telinga meningkatkn risiko infeksi telinga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;=  Mengkorek telinga, terutama dengan benda keras berpotensi untuk melukai  liang telinga itu sendiri. Dan perlukaan ini dapat menjalar ke beberapa  infeksi akut maupun kronis lainnya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Mengkorek telinga dapat menimbulkan sumbatan pada telinga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;= “Lho? Bukankah kotorannya dibersihkan? Mengapa malah bisa tersumbat?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Serumen  normalnya hanya terdapat di 1/3 bag luar telinga. Bila anda mengkorek  telinga, ada kemungkinan serumen ini akan terdorong ke dalam dan sulit  keluar lagi. Bila sudah demikian, timbullah sumbatan pada telinga yang  harus dikeluarkan oleh dokter THT.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&amp;nbsp;Sumber : &lt;a href="http://www.medicalera.com/index.php?option=com_myblog&amp;amp;show=4-alasan-anda-tidak-seharusnya-mengkorek-kuping.html&amp;amp;Itemid=352"&gt;http://www.medicalera.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3152796763145815408?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3152796763145815408/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/4-alasan-tidak-seharusnya-mengorek.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3152796763145815408'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3152796763145815408'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/4-alasan-tidak-seharusnya-mengorek.html' title='4 Alasan Tidak Seharusnya Mengorek Telinga'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3041422497177157379</id><published>2010-10-12T05:05:00.000-07:00</published><updated>2010-10-12T05:07:54.084-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Periksa Kesehatan Pertama dan Refleks Bayi</title><content type='html'>Pada saat memeriksa bayi, ibu juga harus memperhatikan gerak refleks  bayi. Umumnya dokter memeriksa respon dari refleks bayidengan  membunyikan suara tertentu, menyentuhkan benda-benda atau menggerakkan  tubuh bayi. Dengan cara ini akan diketahui apakah sistem saraf bayi  berfungsi dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Refleks bayi yang sebaiknya ibu perhatikan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Refleks Mengenggam :&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;dengan meletakkan jari kita di dalam telapak tangan bayi. Ini untuk melihat apakah bayi dapat secara refleks menggenggam tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Refleks mencari dan menghisap :&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;Apakah bayi peka terhadap benda yang menyentuh di sekitar mulutnya sehingga ia berusaha mencari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3041422497177157379?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3041422497177157379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/periksa-kesehatan-pertama-dan-refleks.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3041422497177157379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3041422497177157379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/periksa-kesehatan-pertama-dan-refleks.html' title='Periksa Kesehatan Pertama dan Refleks Bayi'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5194241082844173387</id><published>2010-10-09T14:05:00.000-07:00</published><updated>2010-10-09T14:07:23.392-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Ciri-Ciri Fisik Bayi Baru Lahir</title><content type='html'>&lt;div style="color: red;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Jenis Kelamin&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Bayi Laki-laki :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penisnya  menggantung, kulit depan menguncup di ujung penis, dan testis terletak  di dalam skrotum. Bayi laki-laki biasanya lahir dengan skrotum atau buah  pelir seperti bengkak. hal ini karena adanya cairan di sekitar testis.  Kebanyakan kasus ini sembuh tanpa perawatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perempuan :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada  bayi perempuan, bibir kemaluan (labia mayora) berkembang dengan bak,  sehingga vulva dapat dikenali. Bibir kemaluan seperti bengkak, bahkan  kadang terjadi perdarahan dari vagina. Ini tidak perlu dikhawatirkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Berat Lahir&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Brat  bayi yang baru lahir biasanya antara 2,5 hingga 3 kg (2500-3000 gram)  dengan panjang 48 cm - 54 cm. Umumnya bayi akan kehilangan berat badan  pada beberapa hari pertama, tapi akan segera bertambah beratnya dalam  waktu 10 hari setelah lahir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Warna Kuning&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;25-30  % bayi berwarna kuning pada sekitar tiga hari pertama kelahirannya yang  terkait dengan kadar bilirubin dalam darahnya. Bila gerakan bayi masih  aktif, masih menyusu dengan kuat, ibu tidak perlu khawatir karena hal  ini adalah hal yang normal.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Namun apabila warna kuning timbul pada hari  pertama (24 jam pertama) maka ibu harus waspada dan memeriksakan bayi ke  fasilitas kesehatan terdekat. Dokter atau perawat akan menempatkan bayi  ke dalam boks khusus sambil diberi sinar ultra violet. Ibu tidak perlu  khawatir akan tindakan ini. Namun bila setelah bayi dibawa pulang  semakin kuning atau masih berwarna kuning setelah 2 minggu, bayi harus  segera diperiksakan kembali ke dokter.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Kulit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Warna  kulit bayi yang semula berwarna abu-abu atau kebiruan pada saat baru  lahir, secara perlahan akan berubah menjadi kemerahan. Bagian kulit bayi  yang kebiruan ini disebut mongolion spots. Ini merupakan penumpukan  pigmen di bawah kulit yang akan hilang dengan sendirinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tali Pusat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tali  pusat pada bayi secara perlahan akan menyusut, kering dan berubah warna  menjadi hitam. Biasanya tali pusat akan lepas dalam 5-10 hari. sebelum  lepas, jagalah kebersihannya dengan mengusapkan alkohol secukupnya dan  usahakan untuk selalu kering atau membiarkannya kering tanpa memberikan  olesan apapun.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerak Kepala&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Pada  beberapa bayi biasanya terdapat kerak dan lapisan berminyak yang  menutupi seluruh permukaan kulit kepala (cradle cap). hal ini akibat  kelebihan kelenjar sebum. Sebaiknya cuci kepala dengan shampo ayi yang  lembut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rambut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bila  bayi ibu tidak memiliki rambut lebat saat lahir, jangan khawatir karena  hal ini normal saja. bayi yang baru lahir memiliki bulu-bulu halus di  tubuhnya, disebut lanugo. Biasanya akan rontok dalam beberapa minggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Daerah-Daerah lembut&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ubun-ubun  bayi terasa lembut, karena tengkorak bayi baru lahir belum menyatu  dengan sempurna. Ubun-ubun bayi (fontanel) terdapat di atas dan di  belakang kepala bayi, serta dilindungi oleh selaput kuat serta tebal. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5194241082844173387?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5194241082844173387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/ciri-ciri-fisik-bayi-baru-lahir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5194241082844173387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5194241082844173387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/10/ciri-ciri-fisik-bayi-baru-lahir.html' title='Ciri-Ciri Fisik Bayi Baru Lahir'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-1398341452411887718</id><published>2010-09-24T18:11:00.000-07:00</published><updated>2011-06-03T21:08:01.507-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Imunisasi'/><title type='text'>Hukum Berobat Dengan Imunisasi</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;Apa hukumnya berobat dengan imunisasi sebelum datangnya penyakit?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jawaban :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;span style="color: #0c343d;"&gt;Oleh : &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: #0c343d;"&gt;Syaikh Abdul Aziz bin Baz Rahimahulloh&lt;/span&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Tidak mengapa berobat dengan imunisasi bila khawatir terkena suatu penyakit, disebabkan adanya wabah, atau sebab lainnya yang dikhawatirkan menjadi penyebab datangnya penyakit. Sehingga tidak mengapa, anda minum obat guna menangkal penyakit yang dikhawatirkan. Hal ini berdasarkan sabda nabi pada suatu hadits yang shahih :&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"Barangsiapa yang pada waktu pagi makan tujuh biji kurma madinah, nicsaya ia tidak akan terganggu oleh sihir, tidak oleh racun. &lt;/i&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Hadits ini termasuk upaya penanggulangan penyakit sebelum terjadi.&lt;span id="full post"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Demikian juga halnya orang yang khawatir terhadap serangan suatu penyakit dan ia diberi imunisasi anti wabah yang sedang menyerang di negeri tersebut atau di negeri manapun. Upaya itu tidak mengapa, sebagai upaya pertahanan. Sebagaimana halnya penyakit yang telah menimpa diobati, demikian juga halnya penyakit yang dikhawatirkan akan menyerang, boleh ditanggulangi dengan pengobatan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;Akan tetapi tidak dibenarlkan untuk menggantungkan ajimat, penangkal penyakit, atau jin, atau 'ain, dikarenakan itu semua dilarang oleh Nabi Shollallohu 'alaihi wasalam. Dan beliau telah menjelskan bahwa perbuatan itu termasuk syirik ashgar (syirik kecil), karena itu hendaknya kita waspada.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;(&lt;i&gt;Al-Fatawa Al-Mut'alliqat Bit Thaib Wa Ahkamil Mardha 203)&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; font-family: inherit; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Buku "Imunisasi Syari'at", karya Dr.Muhammad Arifin Badri, MA. Pustaka Darul Ilmi. 2010.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-1398341452411887718?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/1398341452411887718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/hukum-berobat-dengan-imunisasi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1398341452411887718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/1398341452411887718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/hukum-berobat-dengan-imunisasi.html' title='Hukum Berobat Dengan Imunisasi'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2970128988425295058</id><published>2010-09-22T22:00:00.000-07:00</published><updated>2011-06-03T21:10:02.137-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Makanan Padat Pertama Untuk Bayi (MPASI)</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="color: black; font-family: Arial;"&gt;U&lt;/span&gt;mur 4 bulan kok belum makan?""&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Udah 4 bulan kan, udah saatnya makan dong?"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Bayinya dikasih makan dong, kan udah 4 bulan."&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Bayi saya sebentar lagi 4 bulan, sebaiknya makanan apa ya yang saya berikan pertama kali?"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pertanyaan-pertanyaan dan pertanyaan di atas sudah sering dan umum kita dengar. Di saat bayi menginjak usia 4 bulan, Ibu-Ibu pasti sudah bersiap-siap, tanya sana tanya sini mengenai makanan padat bagi bayinya, berikut rekomendasi resep makanan bayi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Penelitian terbaru berdasarkan ilmu pengetahuan yang terus berkembang, WHO (Badan Kesehatan Dunia) merekomendasikan sebaiknya pemberian makanan padat (MPASI : Makanan Pendamping ASI) ditunda dulu sampai bayi menginjak usia 6 bulan. Sejalan dengan kampanye ASI eksklusif selama 6 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;*Mengapa 6 bulan?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Banyak diantara kita yang tidak pernah tahu mengapa WHO ataupun IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) mengeluarkan pernyataan bahwa ASI eksklusif (ASI saja tanpa tambahan apapun bahkan air putih sekalipun) diberikan pada 6 bulan pertama kehidupan seorang anak. Kemudian setelah umur 6 bulan, anak baru mulai mendapatkan MPASI berupa bubur susu, nasi tim, buah, dsb.&lt;br /&gt;Hal ini juga berlaku bagi bayi-bayi yang mendapatkan susu formula. Karena kebutuhan nutrisi bayi berusia 0-6 bulan sudah tercukupi dari ASI dan susu formula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar kurang lebih 5 tahun yang lalu, MPASI memang disarankan diperkenalkan pada bayi berusia 4 bulan. Tetapi kemudian, sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk dalam dunia medis, para ahli dan peneliti terus melakukan riset-riset sehubungan dengan pemberian makanan padat pertama bagi bayi. Dan hasilnya, penelitian akhir-akhir ini menemukan berbagai macam hal, sehingga MPASI disarankan diberikan saat bayi menginjak usia 6 bulan.&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hal-hal yang melandasinya adalah :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1.&lt;i&gt; Pemberian makan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan ekstra &amp;amp; besar dari berbagai penyakit.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hal ini disebabkan sistem imun bayi di bawah usia 6 bulan belum sempurna. Pemberian MPASI dini sama saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman. Belum lagi jika tidak disajikan higienis. Hasil riset terakhir dari peneliti di Indonesia menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan MPASI sebelum ia berumur 6 bulan, lebih banyak terserang diare, sembelit, batuk-pilek, dan panas dibandingkan bayi yang hanya mendapatkan ASI eksklusif. Belum lagi penelitian dari badan kesehatan dunia lainnya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. &lt;i&gt;Saat bayi berumur 6 bulan ke atas, sistem pencernaannya sudah relatif sempurna dan siap menerima MPASI.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Beberapa enzim pemecah protein seperti asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dsb, baru akan diproduksi sempurna pada saat ia berumur 6 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;3&lt;i&gt;. Mengurangi resiko terkena alergi akibat pada makanan.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Saat bayi berumur di bawah 6 bulan, sel-sel di sekitar usus belum siap untuk menerima kandungan dari makanan. Sehingga makanan yang masuk dapat menyebabkan reaksi imun dan terjadinya alergi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;4. &lt;i&gt;Menunda pemberian MPASI hingga 6 bulan melindungi bayi dari obesitas di kemudian hari. &lt;/i&gt;Karena proses pemecahan sari-sari makanan yang belum sempurna.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;*Rekomendasi Pengenalan MPASI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada saat mengenalkan bayi pada makanan padat pertama kali, produk yang dikenalkan sebaiknya &lt;i&gt;makanan dari bahan beras atau cereal, bukan buah&lt;/i&gt;. Jangan gunakan tambahan perasa apapun seperti gula dan garam (sampai bayi berusia di atas 1 tahun), karena penambahan garam dan gula pada tiap makanan akan memperberat kerja ginjal bayi yang belum bekerja dengan sempurna pada usia dibawah 1 tahun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Cara memperkenalkannya pun bertahap. Sedikit demi sedikit dulu dan dibuat encer setelah itu bertahap kekentalan makanan padat ditingkatkan. Karena masih dalam masa pengenalan, jadi kalau sehari hanya sekali pemberiannya juga tidak masalah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kemudian, cara mengenalkannya&amp;nbsp; juga tidak sekali pengenalan langsung beberapa jenis. Ada baiknya 1 jenis makanan kita liat reaksinya selama 1-2 minggu baru pengenalan kepada makanan padat ke 2 dst. Sejauh anak tidak mengalami masalah dengan pengenalan makanan padat jenis 1 maka jenis ke-2, bisa dilanjutkan tetap dengan metode sedikit demi sedikit dahulu sambil terus diperhatikan reaksi sang bayi.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Setelah anak belajar mengenal produk beras dan cereal, tahap berikutnya adalah pengenalan buah. Macam-macam buah yang diberikan bisa pisang, apel, ataupun sayur-sayuran yang dihaluskan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;*Jadwal Pemberian Makan pada Bayi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Makan 3 kali sehari, pagi - siang - malam/sore.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;1. Pagi makanan setengah berat (bubur susu, oat meal, roti, biskuit).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;2. Siang buah padat dicampur susu (alpukat, apel kukus, pear kukus, labu kuning/pumpkin kukus).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;3. Sore - makan berat. Kentang kukus dengan susu dan parutan keju (mashed potato), ubi kukus dihaluskan tambah susu, jagung sisir kukus tambah susu dan keju, nasi (tim).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selingan satu kali (pagi atau sesudah makan siang) air buah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.who.int/child-adolescent-health/NUTRITION/"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;http://www.who.int/child-adolescent-health/NUTRITION/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: black; font-family: Arial; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2970128988425295058?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2970128988425295058/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/makanan-padat-pertama-untuk-bayi-mpasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2970128988425295058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2970128988425295058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/makanan-padat-pertama-untuk-bayi-mpasi.html' title='Makanan Padat Pertama Untuk Bayi (MPASI)'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6218264224041419932</id><published>2010-09-07T02:30:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T00:31:46.789-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>Di Penghujung Ramadhan 1431 H</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TIYmplVNPDI/AAAAAAAAAT0/HBqGM3GR5mo/s1600/4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="142" src="http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TIYmplVNPDI/AAAAAAAAAT0/HBqGM3GR5mo/s200/4.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tidak terasa hari ini sudah hari ke 28 Ramadhan. Hari-hari begitu cepat berlalu, sebentar lagi sudah berpisah dengan bulan yang mulia ini. Ramadhan ini menurutku sangat "istimewa", Ramadhan pertama di rumah "mungil" kami di sudut RS ^ ^. &lt;i&gt;Ahamdulillahilladzi bini'matihi tatimush sholihat&lt;/i&gt;...&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dengan berbagai pertimbangan, aku tidak ke Solo di hari raya Idul Fitri ini, Perjalanan yang sangat melelahkan, minimal 7-8 jam, bahkan bisa sampai 12 jam, ( karena ke Solo adalah jalur mudik ) membuatku sudah "capek" sebelum menjalaninya. Apalagi kalau memaksakan pulang, harus melewatkan malam-malam terakhir Ramadhan yang penuh barokah ini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak ada baju baru buat Harits dan Hanif (kasihan banget sebenarnya...). &lt;i&gt;Qodarulloh. &lt;/i&gt;Sebenarnya ketika awal Ramadhan sudah punya niat belikan "gamis maroko" yang bagus banget di sebuah toko online di FB. Tapi, nggak tahu kenapa adminnya nggak respon ketika aku pesan. Niatnya mau jahitkan dengan model yang sama, tapi pas itu penjahitnya lagi banyak order, makanya kuurungkan niat utk njahitin. Beberapa minggu yang lalu lihat baju yg bagus di toko online, tapi pas itu uang mepet, habis buat beli macem-macem, jadi mengurungkan niat untuk membeli juga. Ketika Alloh sudah memberikan rizkiNya, toko-toko online dah pada nggak order, mau beli di toko di sini, ruameee banget, ngeliat saja sudah "sumpek", apalagi kalau mesti berdesak-desakan. Mending pakai baju seadanya ya nak... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sama sekali nggak niat beli kue-kue, roti, dsb dsb... karena biasanya di rumah mertua dah banyak makanan oleh-oleh dari kakak ipar (hehehe). Alhamdulillah, beberapa hari yang lalu dapat bingkisan dari beberapa orang teman dan kenalan di sini. Sedikit menghibur juga, ternyata di sini aku banyak yang memperhatikan juga....(terharu...). &lt;i&gt;Jazaakumullohu khoiron.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di hari terakhir Ramadhan ini, kuberharap Alloh Subhanahu wa ta'ala mengampuni segala dosa-dosaku, menerima seluruh amalanku. Menjadikanku selalu menjadi "perhiasan terindah" buat suamiku... dan membimbing anak-anakku selalu menjadi penyejuk kedua mataku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Berharap bisa bertemu dengan Ramadhan lagi di tahun mendatang...&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6218264224041419932?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6218264224041419932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/di-penghujung-ramadhan-1431-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6218264224041419932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6218264224041419932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/09/di-penghujung-ramadhan-1431-h.html' title='Di Penghujung Ramadhan 1431 H'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TIYmplVNPDI/AAAAAAAAAT0/HBqGM3GR5mo/s72-c/4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-4296712003377706323</id><published>2010-08-28T15:50:00.000-07:00</published><updated>2010-12-06T05:32:51.341-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Bila Buah Hati Tumbuh Gigi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertumbuhan gigi susu bayi bervariasi. Bahkan ada yang ketika lahir, giginya sudah tumbuh. Ada juga yang belum tumbuh giginya hingga usia 12 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THmZo8dZZ0I/AAAAAAAAATU/yC6fMND_4rM/s1600/30+agustus+09+gigi.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THmZo8dZZ0I/AAAAAAAAATU/yC6fMND_4rM/s320/30+agustus+09+gigi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Gejala dan tanda - tanda mulai tumbuh gigi :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;gusi membengkak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengeluarkan liur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;mengunyah apa saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;suka mengemut sesuatu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;nafsu makan menurun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bayi jadi lebih rewel.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;Buatlah bayi merasa nyama ketika giginya tumbuh&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;gosok gusinya dengan tangan ibu atau dengan es. ini akan memberinya rasa nyaman.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;berikan sesuatu yang keras dan bersih seperti gelang tumbuh bayi. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tingkatan dalam pertumbuhan gigi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;gigi seri &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : usia 6-12 bulan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ggi geraham I&amp;nbsp;&amp;nbsp; : usia 12-18 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;gigi taring &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; : usia 18-24 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;gigi geraham II : usia 24-30 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Yang perlu dilakukan ketika bayi tumbuh gigi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Memperkenakan sikat gigi sebagai mainan ketika mandi, tepatnya pada saat gigi pertama muncul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk minum, perkenalkan cangkir sesegera mungkin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Beri air putih segera setelah ia minum manis.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurangi jumlah gula yang dikonsumsi anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pastikan buah hati cukup mendapatkan kalsium.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Temui dokter gigi. Kunjungan pertama ke dokter gigi sudah diakukan ketika anak berusia 2 tahun.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Jangan Lakukan !&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; Menggunakan botol untuk menenangkan bayi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membiarkan bayi ibu tertidur sambil dot botol susu di dalam mulut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membiarkannya membawa-bawa botol susu kemana-mana.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menggunakan botol untuk minum padahal bayi sudah dapat minum dari cangkir.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila ibu perlu sesuatu untuk menenangkan buah hati, jangan berikan makanan yang manis-manis, karena akan membuat giginya rusak.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara Merawat gigi bayi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt; Harus mulai dijaga sesegera mungkin begitu gigi mula tumbuh.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Awalnya dapat dengan menggosok giginya dengan kain basah, dan setelah 2 atau lebih giginya tumbuh mulai menggosoknya dengan menggunakan sikat gigi yang haus dan pasta gigi anak-anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gosok giginya 2 kali sehari, sikat gigi yang kedua pada saat sebelum ia tidur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ajarkan cara memegan sikat agar bisa menjangkau semua bagian gigi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih bulu sikat yang lunak agar tidak melukai gusi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #990000; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : Ikatan Dokter Anak Indonesia, Sentuhan Pengasuhan Si Buah Hati&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-4296712003377706323?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/4296712003377706323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/bila-buah-hati-tumbuh-gigi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4296712003377706323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/4296712003377706323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/bila-buah-hati-tumbuh-gigi.html' title='Bila Buah Hati Tumbuh Gigi'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THmZo8dZZ0I/AAAAAAAAATU/yC6fMND_4rM/s72-c/30+agustus+09+gigi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5940565364039244754</id><published>2010-08-24T06:47:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T18:45:14.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan Anak'/><title type='text'>Irama Hidup Bayi Sehari-hari</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;M&lt;span style="font-size: small;"&gt;engapa Bayi Menangis?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menangis merupakan cara bayi berkomunikasi mengekspresikan keinginannya. Adapun penyebabnya dapat berbagai macam, seperti :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lapar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ingin digendong&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lelah akibat kurang tidur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidak nyaman karena popok basah, cuaca panas atau dingin, atau karena terkejut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kolik atau sakit pada perut yang ditandai pula dengan gejala mengangkat kaki serta mengerutkan wajah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Seberapa lama bayi tidur?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidur  merupakan bagian penting bagi perkembangan bayi. Di saat tidur terjadi  proses pertumbuhan fisik termasuk otak dan penyimpanan segala informasi  baru yang diserapnya, serta istirahat untuk memulihkan tenaga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Umumnya  bayi baru lahir tidur sekitar 16-18 jam per hari. Memasuki usia 6 bulan  ke atas kebutuhan tidurnya sedikit berkurang menjadi sekitar 14 jam  sehari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kebanyakan bayi mengalami perkembangan pola tidur yang tidak teratur hingga usia 4-6 bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setiap  bayi dapat tidur dengan berbagai posisi tubuh yang dirasakan nyaman  baginya. Bila bayi lebih suka tidur telungkup, alas tidur sebaiknya  rata, tidak terlalu unak, tidak berlipat-lipat sehingga menganggu  pernapasan bayi. Dan sebaiknya pola tidur seperti ini tidak dibiasakan  pada bayi.Sebagian ahli berpendapat bahwa bayi akan lebih aman jika  tidur dengan posisi terlentang daripada posisi telungkup.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana kebiasaan buang air bayi?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bayi akan sering sekali buang air kecil, karena kapasitas kandung kemihya masih sangat sedikit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Warna kotoran bayi pada awalnya hijau kehitaman dan agak lengket.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Periksakan ke dokter apabila selama 12 jam setelah kelahiran, bayi ibu tak juga buang air besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Pilih popok yang mana?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ada dua jenis popok yang bisa digunakan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;1. Popok kain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keuntungan : lebih murah, lebih nyaman dipakai bayi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerugian : mudah bocor, kurang praktis untuk bepergian, harus dicuci dengan air dan deterjen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;2. Popok sekali pakai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keuntungan : lebih praktis untuk bepergian, lebih menyerap dan mengeringkan tubuh bayi, tidakmudah bocor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerugian : lebih mahal, dan harus dibeli dalam jumlah banyak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Bagaimana Cara mengganti popok?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="color: black; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menggantinya sesering mungkin segera setelah basah atau kotor.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bersihkan bayi di daerah sekitar popok, setiap kali menggganti popok.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Gunakan pembersih bayi yang lembut, air hangat dan kain lunak saat membersihkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;ebelum memakaikan popok, keringkan tubuh bayi lebih dulu dengan seksama.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tubuh bayi di sekitar popok harus sering terkena cahaya matahari, sehingga ruam popok dapat dicegah atau disembuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Sumber : Ikatan Dokter Anak Indonesia, Sentuhan Pengasuhan Untuk Sang Buah Hati&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5940565364039244754?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5940565364039244754/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/irama-hidup-bayi-sehari-hari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5940565364039244754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5940565364039244754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/irama-hidup-bayi-sehari-hari.html' title='Irama Hidup Bayi Sehari-hari'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6972671578957341250</id><published>2010-08-21T16:34:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T18:46:03.823-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Mengenal Indikasi, Keuntungan, dan Kerugian SC</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THBmq8qZrmI/AAAAAAAAAS8/joSq9mCPtNk/s1600/trd004ta0684.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="132" src="http://3.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THBmq8qZrmI/AAAAAAAAAS8/joSq9mCPtNk/s200/trd004ta0684.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="sender" style="font-size: small;"&gt; &lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;Menurut dr. Hendra G Widjanarko, Sp.OG&amp;nbsp; dalam&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt; Mailing List Dokter Indonesia&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;, Indikasi SC bisa dikategorikan menjadi 3, kategori putih (indikasi mutlak SC) sampai kategori hitam (bukan indikasi SC, tapi persalinan dilakukan dengan SC), dan banyak indikasi SC pada praktek yang berada di daerah abu-abu (partus bisa normal, tapi dengan berbagai alasan dilakukan dengan SC ).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="sender" style="font-size: small;"&gt;Indikasi "putih" antara lain : plasenta previa, bayi letak lintang, tali pusat membumbung, SC yang ketiga, gawat janin yang benar-benar gawat (tidak di"gawat-gawat" kan), penyakit pada Ibu seperti AIDS, herpes genitalis yang aktif,&amp;nbsp; dsb. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kebanyakan kasus justru berada di daerah "abu-abu" muda seperti : bayi&amp;nbsp; letak sungsang atau bayi dengan lilitan tali pusat dan abu-abu tua seperti partus tak maju ...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Keuntungan SC&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tindakan sectio caesar memang memiliki keuntungan dan kerugian. Keuntungannya antara lain adalah &lt;b&gt;proses melahirkan memakan waktu yang lebih singkat, rasa sakit minimal, dan tidak mengganggu atau melukai “jalan lahir”.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerugian SC&amp;nbsp; &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan kerugian tindakan ini dapat menimpa baik ibu maupun bayi yang dikandungnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kerugian yang dapat menimpa &lt;b&gt;ibu&lt;/b&gt; antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Risiko kematian empat kali lebih besar dibanding persalinan normal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Darah yang dikeluarkan dua kali lipat dibanding persalinan normal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Rasa nyeri dan penyembuhan luka pascaoperasi lebih lama dibandingkan   persalinan normal.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jahitan bekas operasi berisiko terkena infeksi sebab jahitan itu berlapis-lapis dan proses keringnya bisa tidak merata. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perlekatan organ bagian dalam karena noda darah tak bersih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kehamilan dibatasi dua tahun setelah operasi. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Harus dicaesar lagi saat melahirkan kedua dan seterusnya. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pembuluh darah dan kandung kemih bisa tersayat pisau bedah.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Air ketuban masuk pembuluh darah yang bisa mengakibatkan kematian mendadak saat mencapai paru-paru dan jantung.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sedangkan&lt;b&gt; kerugian yang dapat menimpa&lt;/b&gt; &lt;b&gt;bayi&lt;/b&gt; antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Risiko kematian 2-3 kali lebih besar dibandingkan dengan bayi yang lahir melalui proses persalinan biasa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Cenderung  mengalami sesak napas karena karena cairan dalam paru-parunya tidak  keluar. Pada bayi yang lahir normal, cairan itu keluar saat terjadi  tekanan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-size-adjust: none; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sering mengantuk karena obat penangkal nyeri yang diberikan kepada sang ibu juga mengenai bayi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Melihat  risiko-risiko diatas, tentu akan lebih bijaksana bagi seorang ibu untuk  tidak memilih melakukan tindakan operasi bila dapat melahirkan secara  alamiah, hanya karena khawatir akan sakit saat proses melahirkan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;b&gt;Perlu  diingat bahwa tindakan sectio caesar harus menjadi pilihan terakhir  dalam memutuskan proses melahirkan yang akan dilakukan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;  Pemeriksaan dini dan teratur dalam masa kehamilan akan sangat membantu  dalam mempersiapkan proses melahirkan yang aman dan nyaman bagi sang  ibu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Yang sering menjadi pertanyaan apakah persalinan berikutnya harus SC jika sebelumnya riwayat SC?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dulu katanya kalau persalinan dilakukan secara sectio Caesar, maka pada  kehamilan seterusnya sang ibu harus melakukan persalinan sectio Caesar.  Tetapi sekarang para ibu bisa lega karena panduan terbaru menyatakan  kalau ibu bisa melakukan persalinan per vaginam walaupun memiliki  riwayat persalinan section Caesar sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Menurut panduan yang dikeluarkan oleh American College of Obstetricians and Gynecologists, wanita yang memiliki riwayat section&lt;/b&gt; &lt;b&gt;Caesar dua kali atau riwayat operasi rahim sebelumnya dapat diberikan kesempatan memilih persalinan per vaginam.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Lalu bagaimana dengan resiko robeknya rahim akibat kontraksi rahim  saat persalinan dilakukan? Ternyata menurut penelitian, wanita yang  memiliki riwayat SC dan melakukan persalinan per vaginam tidak memiliki  peningkatan resiko robeknya rahim. Jadi aman saja untuk mencoba  persalinan pervaginam. Selain itu hasil peneltian menunjukkan 60-80% ibu  yang melakukan percobaan persalinan per vaginam berhasil melahirkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebaiknya kandidat terbaik untuk mencoba persalinan per vaginam  setelah SC sebelumnya adalah ibu tanpa riwayat rupture uteri (rebeknya  rahim), rowayat luka operasi yang besar di rahim sebelumnya dan  kehamilan tanpa komplikasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;b&gt;Baca juga Artikel Sebelumnya&lt;/b&gt; " &lt;a href="http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/kenapa-harus-sectio-cesaria-sc.html"&gt;Kenapa Harus SC&lt;/a&gt;?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: blue; font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&amp;nbsp;Sumber : &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.mail-archive.com/dokter@itb.ac.id/msg09353.html"&gt;dr. Hendra W, Sp. OG&amp;nbsp; dalam Mailing List Dokter Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.tanyadokteranda.com/artikel/2007/06/bahayanya-sectio-caesar"&gt;dr. Hygiena Kumala Suci, Bahanya Sectio Cesaria &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;a href="http://www.tanyadokteranda.com/berita/2010/07/siapa-bilang-sekali-sc-harus-sc-lagi"&gt;dr. Hiygiena Kumala Suci, Siapa Bilang Sekali Sc Harus SC Lagi ???&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;dr. Rustam Sunaryo, Sp. OG, Ilmu Kebidanaan Operatif, EGC Jakarta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6972671578957341250?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/kenapa-harus-sectio-cesaria-sc.html' title='Mengenal Indikasi, Keuntungan, dan Kerugian SC'/><link rel='enclosure' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/kenapa-harus-sectio-cesaria-sc.html' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6972671578957341250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/mengenal-indikasi-keuntungan-dan.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6972671578957341250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6972671578957341250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/mengenal-indikasi-keuntungan-dan.html' title='Mengenal Indikasi, Keuntungan, dan Kerugian SC'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THBmq8qZrmI/AAAAAAAAAS8/joSq9mCPtNk/s72-c/trd004ta0684.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5930847357086258435</id><published>2010-08-21T13:54:00.000-07:00</published><updated>2010-08-21T14:19:41.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dapurku'/><title type='text'>Nugget Ayam</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 11" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Verdana;	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-language:EN-US;}p	{mso-margin-top-alt:auto;	margin-right:0cm;	mso-margin-bottom-alt:auto;	margin-left:0cm;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";	mso-fareast-language:EN-US;}span.title	{mso-style-name:title;}@page Section1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THA72qcEmOI/AAAAAAAAAS4/JdcLWpphobo/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THA72qcEmOI/AAAAAAAAAS4/JdcLWpphobo/s200/images.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bahan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="title" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;200 gr (7-8 lembar) roti tawar tanpa pinggiran&lt;br /&gt;350 ml susu cair&lt;br /&gt;150 gr bawang bombay, cincang halus&lt;br /&gt;2 sdm margarin, untuk menumis&lt;br /&gt;500 gr daging ayam cincang&lt;br /&gt;2 kuning telur&lt;br /&gt;Alumimium foil untuk membungkus&lt;br /&gt;Minyak goreng&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt; &lt;b&gt;&lt;span class="title"&gt;Bumbu Halus :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;3 siung bawang putih&lt;br /&gt;½ sdt merica&lt;br /&gt;½ sdm garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="title"&gt;Pelapis I (dicampur rata) :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;50 gr tepung terigu&lt;br /&gt;½ - 1 sdt merica bubuk&lt;br /&gt;½ - 1 sdt bawang putih cincang halus&lt;br /&gt;½ - 1 sdt garam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="title"&gt;Pelapis II :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;2 putih telur&lt;br /&gt;75 tepung panir (panko) putih kasar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="title"&gt;Cara Membuat :&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;Rendam roti tawar dalam susu cair hingga roti lunak. Remas-remas hingga halus, sisihkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;Tumis bawang bombay dengan margarin hingga layu, angkat. Campur roti dengan daging ayam cincang, kuning telur, bawang bombay dan bumbu halus, aduk rata.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;Bentuk adonan menjadi bulat panjang dengan diameter sekitar 5 cm (sesuai selera). Bungkus dengan aluminium foil, kemudian kukus hingga matang, angkat.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;Diamkan hingga agak dingin. Buka bungkusan aluminium foil, potong nugget tadi setebal 1 cm. Gulingkan potongan nugget ke dalam pelapis I, lalu celup ke dalam putih telur, lalu gulingkan ke dalam tepung panir (pelapis II). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;Nugget tadi bisa di simpan di dalam freezer dengan ditaruh dalam kantung plastik atau wadah kedap udara. Saat hendak disajikan, goreng nugget diatas api sedang dengan jumlam minyak yang banyak hingga kuning kecoklatan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: x-small;"&gt;&lt;a href="http://resepdekap.com/"&gt;Sumber : Resep Dekap&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5930847357086258435?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5930847357086258435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/nugget-ayam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5930847357086258435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5930847357086258435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/nugget-ayam.html' title='Nugget Ayam'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/THA72qcEmOI/AAAAAAAAAS4/JdcLWpphobo/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8813187977192909668</id><published>2010-08-14T01:09:00.000-07:00</published><updated>2010-11-14T13:38:26.063-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curahan hati'/><title type='text'>SMS dari Sahabatku Tercinta</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Ya Alloh... Jagalah saudariku ini..&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Dikala penjagaanku tak sampai kepadanya...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Sayangi dia kala sayangku tak mampu merengkuhnya dalam dekapan nyata ...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Muliakan dia ...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Kala penghargaanku tak terangkum dalam kata yang sahaja ...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Karena Engkau punya segala yang tak ku punya...&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Dan karna ku ingin dia selalu menjadi saudariku di dunia&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: center;"&gt;Dan mengharap bertemu dengannya di surga Mu ...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: right;"&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Pengirim : Ummu "Athif&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;3 Ramadhan 1431 H&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mbak... betapa hati sangat suka cita membacanya..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiada kata yang bisa kuungkapkan untuk membalasnya...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak terasa air mata ini selalu tercurah setiap kali aku mengulang untuk membacanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maafkan wid mbak.... &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mbak .. selalu menjadi sahabat dan saudari terbaik bagi ku.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Biarpun kita jauh, aku tahu mbak selalu berdo'a untukku ..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang itulah sumber kekuatanku ...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku sangat mencintai mbak karena ALLOH semata.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berharap kita bertemu dalam surga Nya..&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Uhibbuki fillah ukhty....&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8813187977192909668?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8813187977192909668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/sms-dari-sahabatku-tercinta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8813187977192909668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8813187977192909668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/sms-dari-sahabatku-tercinta.html' title='SMS dari Sahabatku Tercinta'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-7164098867966809286</id><published>2010-08-10T06:47:00.000-07:00</published><updated>2010-08-24T00:46:02.542-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel Kesehatan'/><title type='text'>Kenapa Harus Sectio Cesaria (SC) ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Angka kejadian SC di Indonesia terutama di kota-kota besar memang meningkat tajam. Dalam hati kecil saya sebagai seorang dokter pun bertanya, kenapa dulu zaman "nenek-nenek" kita, dunia kedokteran tidak secanggih ini, tetapi sangat jarang ditemukan persalinan dengan SC. Rata-rata nenek kita punya anak lebih dari 5, tapi bisa melahirkan secara normal. Apa ada yang salah dengan semua ini ?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sectio Cesaria&lt;/b&gt; &lt;b&gt;(SC)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Istilah sectio cesaria berasal dari perkataan Latin&lt;i&gt; caedere&lt;/i&gt; yang artinya memotong. Pengertian ini semula dijumpai dalam &lt;i&gt;Roman Law (Lex Regia)&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;Emperor's Law (Lex Caesarea) &lt;/i&gt;yaitu undang-undang yang menghendaki supaya janin dalam kandungan ibu-ibu yang meninggal harus dikeluarkan dari dalam rahim. Jadi seksio sesaria tidak ada hubungannya sama sekali dengan Julius Caesar. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jacob Nufer tercatat sebagai orang yang pertama kali melakukan sectio sesarea pada istrinya, dia adalah seorang tukang potong babi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dewasa ini seksio sesarea jauh lebih aman daripada dulu berkat kemajuan dalam antibiotika, transfusi darah, anestesi dan teknik operasi yang lebih sempurna. Karena itu saat ini ada kecenderungan untuk melakukan operasi ini tanpa dasar indikasi yang cukup kuat. Namun perlu diingat, bahwa seorang wanita yang telah mengalami operasi pasti akan menimbulkan cacat dan parut pada rahim yang dapat membahayakan kehamilan dan persalinan berikutnya, walaupun bahaya tersebut relatif kecil.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;DEFINISI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seksio sesaria adalah suatu cara melahirkan janin dengan membuat sayatan pada dinding uterus melalui dinding depan perut atau vagina.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;INDIKASI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;panggul sempit absolut&lt;/b&gt;, dimana panggul ibu memiliki ukuran lebih sempit dibanding normalnya (diameter diagonalisnya &amp;lt; 6 cm). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;adanya hambatan dalam jalan lahir&lt;/b&gt;, misalnya : tumor pada jalan lahir, mioma serviks, kista ovarium pada cavum Douglassi, stenosis vagina atau leher rahim, dll.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;plasenta previa&lt;/b&gt; yaitu ari-ari yang menutupi jalan lahir, dimana normalnya terletak di dinding rahim.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;disporposi sefalo pelvik&lt;/b&gt;  (cephalo pelvik disporpotion / CPD) yaitu ketidaksesuaian antara ukuran  panggul ibu dengan kepala bayi, dimana ukuran panggul ibu lebih kecil  dibanding kepala bayi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;gawat janin&lt;/b&gt;, dimana karena hal-hal tertentu terjadi penurunan kondisi umum bayi hingga ke keadaan darurat janin.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;ruptura uteri iminen&lt;/b&gt; yaitu suatu keadaan dimana terjadi ruptura (pecahnya) dinding rahim secara tiba-tiba.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;kepala bayi lebih besar dari normalnya&lt;/b&gt;, misalnya pada bayi hidrosephalus.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;ibu hamil dengan penyakit tertentu&lt;/b&gt;. misalnya : hipertensi, herpes genital, atau HIV-AIDS.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;tali pusar bayi terputus atau melilit bayi&lt;/b&gt; sehingga terjadi gawat janin.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;Letak bayi melintang atau sungsang&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;Proses persalinan normal berlangsung lama&lt;/b&gt; sehingga terjadi kelelahan persalinan atau terjadi kegagalan persalinan normal (&lt;i&gt;dystosia&lt;/i&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Verdana; font-size: 10pt;"&gt;&lt;b&gt;punya riwayat sectio caesar sebelumnya&lt;/b&gt;, yang sesuai dengan indikasi medis.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&lt;/ol&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;( bersambung insya Alloh)&amp;nbsp;&lt;/ol&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;Lanjutan Artikel :&lt;/ol&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/mengenal-indikasi-keuntungan-dan.html"&gt;Mengenal Indikasi, Keuntungan dan Kerugian SC &lt;/a&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;/ol&gt;&lt;ol style="margin-top: 0cm;"&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-7164098867966809286?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/7164098867966809286/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/kenapa-harus-sectio-cesaria-sc.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7164098867966809286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/7164098867966809286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/kenapa-harus-sectio-cesaria-sc.html' title='Kenapa Harus Sectio Cesaria (SC) ?'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-2861157538607904874</id><published>2010-08-07T14:04:00.000-07:00</published><updated>2010-08-24T05:47:32.739-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Do&apos;a'/><title type='text'>Do'a Untuk Kesedihan Yang Mendalam</title><content type='html'>Bismillah ...&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;img border="0" height="152" src="http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TF3IXyzerLI/AAAAAAAAASs/TRLRJ-XQHlQ/s200/k1635273.jpg" width="200" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h1 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;اللَّهُمﱠ رَحْمَتَكَ ٲرْجُوْ  فَلاَ&amp;nbsp;تَكِلْنِي ِإلََي نَفْسِي َطرْفَة ًعَيْن &lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;h1 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; وَٲصْلِحْ لِي&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt; شَٵْْ&amp;nbsp;نِي  كُلَّهُ، لاَإلَهَ إلاَّ اَنْتَ&lt;/span&gt;&lt;/h1&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp; “Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan,  janganlah Engkau serahkan (segala urusanku) atas diriku walau sekejap  mata, perbaikilah segala urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah  selain Engkau”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;( &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black; font-size: x-small;"&gt;H.R Abu Dawud&amp;nbsp; 4/324, Ahmad 5/42, Shahih Abu Dawud 3/959&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-2861157538607904874?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/2861157538607904874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/doa-untuk-kesedihan-yang-mendalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2861157538607904874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/2861157538607904874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/08/doa-untuk-kesedihan-yang-mendalam.html' title='Do&apos;a Untuk Kesedihan Yang Mendalam'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/TF3IXyzerLI/AAAAAAAAASs/TRLRJ-XQHlQ/s72-c/k1635273.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5176080878838311565</id><published>2010-07-28T21:16:00.000-07:00</published><updated>2010-11-14T13:39:18.570-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dari ustadz'/><title type='text'>Mendulang Pelajaran Akhlak Dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr Hafizhahulloh (Nasihat Bagi Salafiyyin)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Resensi Kitab “&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sepenggal Catatan Perjalanan Dari Madinah Hingga Ke Radio Rodja&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Karya Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, Lc.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PROLOG&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semangat beribadah terkadang memudar, semangat menuntut ilmu terkadang menyurut. Padahal, dalil akan keutamaan menuntut ilmu telah banyak dihafalkan. Demikianlah, jiwa terkadang dijangkiti rasa malas dan diserang rasa bosan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh, betapa banyak orang yang akhirnya kembali bersemangat, bahkan lebih bersemangat dari sebelumnya dan terdorong untuk mencapai derajat yang tinggi disebabkan sejarah yang dibacanya, dikarenakan cerita yang didengarnya. Terlebih lagi jika itu adalah cerita teladan yang didengarnya. Terlebih lagi jika itu adalah cerita teladan yang didengarnya atau dibacanya dari orang yang hidup di zamannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terkadang, jiwa tatkala diceritakan sejarah para sahabat atau para salafush shalih maka jiwa tersebut akan berbisik seraya mengeluh, “Itukan cerita orang-orang dulu ? Masanya kan berbeda ? Kita sekarang berada di zaman penuh fitnah, zaman dimana kita sangat membutuhkan materi dan tentunya tidak bisa disamakan dengan zaman salafush shalih”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah, jiwa selalu mencari-cari alasan untuk bisa melegitimasi kekurangan yang ada padanya. Namun, bagaimana jika cerita teladan tersebut tentang seorang yang ada dizamannya … ? Terlebih lagi, orang tersebut ternyata masih hidup dan pernah dia temui … ? Dan ternyata kita menimba ilmu darinya … ? Tentunya hal ini akan lebih membekas dan memberi perubahan positif terhadap jiwa…&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PRIBADI YANG ENGGAN DIPUJI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ternyata keikhlasan memang perkara yang sangat mahal harganya. Lebih berat lagi adalah menjaga keikhlasan setelah memperolehnya…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh abdurrozaq pernah menjadi moderator saat Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menyampaikan nasihat kepada para mahasiswa Universitas Islam Madinah. Syaikh Abdurrozzaq memulai moderasinya dengan kalimat: “Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini kita akan mendengarkan muhadharah yang akan disampaikan oleh ‘Al-Allamah’ Muhammad bin Shalih …”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tiba-tiba, Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin menimpali dengan suara yang lantang: “Uskut !!!”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh Abdurrozaq tersentak mendengar kalimat syaikh Muhammad yang memintanya diam. Beberapa saat kemudian barulah beliau sadar bahwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin tidak ridha jika digelari dengan ‘Al-Allamah’, orang yang sangat ‘alim…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Menolak Penulisan Gelar &amp;amp; Menolak Tersohor&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Menyembunyikan Tangis Untuk Menjaga Keikhlasan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Uang Ini Bukan Dari Saya, Tapi Dari Orang Lain&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PERHATIAN BELIAU TERHADAP AMAL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahwasanya ilmu itu hanya memberi 2 pilihan dan tidak ada pilihan ketiga, yaitu Menjadi pembela bagi pemiliknya atau Menyerangnya pada hari kiamat jika tidak diamalkan …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengenai Syaikh Abdurrozzaq, sebagaimana pengakuan sebagian teman yang pernah dekat dengan beliau, bahwasanya beliau bukanlah orang yang paling ‘alim di kota Madinah, bahkan bukan pula orang yang paling ‘alim di Universitas Islam Madinah, karena pada kenyataannya masih banyak ulama lain yang lebih unggul dari beliau dari sisi keilmuannya. Akan tetapi yang menjadikan beliau istimewa di hati para mahasiswa adalah perhatian beliau terhadap amal, takwa, dan akhlak…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh Abdurrozzaq menjelaskan bahwa seseorang yang telah banyak mengumpulkan ilmu lantas tidak diamalkan maka hal ini menunjukan ada niatnya yang tidak beres….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikh berkata, “Aku ingin mengingatkan sebuah perkara yang terkadang kita melalaikannya tatkala kita mempelajari ilmu Aqidah. Ibnu Qoyyim rahimahulloh berkata, “Setiap ilmu dan amal yang tidak menambah kekuatasn dalam keimanan dan keyakinan maka telah termasuki (terkontaminasi) …” Maksud ‘telah termasuki’ yaitu telah termasuki sesuatu, baik riya, tujuan duniawi, atau yang semisalnya, maka ilmu tersebut tidak akan bermanfaaat dan tidak akan diberkahi …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Orang Yang Tidak Shalat Shubuh Berjama’ah Bukanlah Penuntut Ilmu&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Ilmu Adalah Pohon Dan Amal Adalah Buahnya&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Semangat Beramal Mengalahkan Kelelahan Dan Kelemahan&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Manhaj Nabi !!!&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;……….&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;DAKWAH TANPA MEMBEDAKAN GOLONGAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Demikianlah syaikh Abdurrozaq apabila telah melazimi sebuah pengajian maka beliau akan disiplin. Jika beliau telah menetapkan pengajian mulai selepas shalat ashar maka tetap harus jalan, bahkan terkadang ada orang penting yang ingin bertemu dengan beliau, bahkan kerabat beliau, maka beliau tunda pertemuan dengan mereka setelah mengisi pengajian di radio Rodja…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;MENGUNDANG SYAIKH KE INDONESIA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Aku tidak ingin meninggalkan tugas mengajarku,” jawab syaikh, mematahkan Harapan saya. Namun, tiba-tiba syaikh berkata, “Bisa, jika aku mengatur murid-muridku agar jam mengajarku ditunda &amp;amp; dirapel, namun kita hanya bisa bersafar ke Indonesia selama lima hari. Kita berusaha menyenangkan hati para pendengar radio Rodja dengan menziarahi mereka di Indonesia.”…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;AKUPUN BERSAFAR BERSAMA BELIAU&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Karena aku ke Indonesia bukan untuk memihak salah satu golongan yang ada. Aku ke Indonesia untuk silaturahmi dan mengunjungi radio Rodja. Apakah engkau suka, “Ya Firanda, ada seorang syaikh yang datang ke saudara-saudaramu yang berselisih denganmu lantas mereka menceritakan keburukan-keburukanmu kepada syaikh tersebut ? Tentunya engkau tidak suka. Demikian juga, sebaliknya engkau tidak perlu menceritakan kondisi saudaramu-saudaramu yang berselisih denganmu. Toh, mereka tidak berselisih denganmu pada permasalahan akidah. Engkau dan mereka saling bersaudara diatas akidah yang satu.” …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Ya syaikh, sebagian orang ada yang menyatakan bahwa aku adalah pendusta. Apakah aku berhak memebela diri dan menambah tuduhan tersebut ?”. “Wahai firanda, jangan kau bantah dia, bagaimanapun dia adalah saudaramu seakidah”. Jawab beliau. “Bahkan jika ada orang yang bertanya kepadamu tentang dia, maka tunjukan bahwa engkau tidak suka untuk membantahnya dan tidak suka membicarakan tentangnya. Engkau bersabar dan jika engkau bersabar percayalah suatu saat dia akan melunak dan akan menjadi sahabatmu”….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Syaikh berkata, “Sekali-kali jangan kau bantah dia, selamanya jangan kau bantah dia !! Apakah engkau ingin yang membela dirimu sendiri ? ataukah engkau ingin Alloh yang akan membelamu !!! …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika engkau bersabar maka Alloh pasti akan mengutus tentaranya untuk membelamu. Pekaranya terserah engkau, apakah engkau yang akan membela dirimu sendiri –..mahluk yang sangat lemah..- ataukah engkau menyerahkan urusanmu kepada Alloh Dzat yang Maha Kuasa atas segala sesuatu” …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PESAWAT MENDARAT DI TANAH AIR TERCINTA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka beliaupun berkata kepada para hadirin sambil bercanda, “Firanda ini benar dalam menterjemahkan materi kajian, tetapi salah dalam menterjemahkan makanan”. Para hadirin yang ikut makan bersama kamipun tertawa…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;TIBA DITEMPAT KELAHIRANKU SURABAYA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Alhamdulillah yang telah mengumpulkan kita dari tempat yang berbeda-beda diatas keimanan”. Bahkan syaikh sempat mencandai mereka seraya berkata, “Firanda kalau nanti mereka mau mengambil jatah mereka diluar kabarkan ke panitia bahwa mereka bertiga sudah makan siang bersama kita”. Ketiga santri tersebutpun tertawa...&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;KEMBALI KE JAKARTA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebelum mengisi di studio radio Rodja beliau sempat bertemu dengan anak-anak kecil yang sudah berkumpul di halaman studio radio Rodja. Beliau berjabat tangan dengan anak-anak tersebut, serta beliau membagi-bagikan kue-kue dan buah-buahan yang ada di mobil yang disediakan buat beliau. Tidak cukup sampai disitu, kebetulan di dekat studio radio Rodja ada sebuah kios kecil yang menjual roti, maka syaikhpun mengeluarkan uang 100 real dan berkata, “Firanda beli semua roti yang ada di kios tersebut kemudian bagi-bagikan ke anak-anak!”…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku jadi ingat pernah suatu saat ada perselisihan yang timbul diantara para dai dari sebuah Negara. Sebagian dai yang berselisih tersebut masih belajar di kota Madinah, merekapun mengunjungi syaikh dan menyampaikan keluhan mereka terhadap sebagian dai-dai senior yang mengeluarkan kebijaksanaan yang kurang bisa diterima. Tatkala itu kebetulan aku sedang di rumah syaikh, jadi ikut mendengarkan keluhan mereka. Beberapa hari kemudian syaikh bertemu dengan dai-dai senior yang dikeluhkan tersebut dan kebetulan aku juga sedang bersama dengan syaikh, maka beliaupun berkata kepada dai-dai senior tersebut, “Si fulan dan fulan –maksud syaikh dai-dai muda yang mengeluhkan dai-dai senior tersebut di Madinah- serta teman-teman mereka di Madinah selalu memuji-muji kalian dan selalu menyebutkan kebaikan-kebaikan kalian”. Demikian kata syaikh kepada dai-dai senior tersebut. Setelah dia-dai senior tersebut pergi syaikh berkata kepadaku, “Ya firanda tidak ada yang lebih baik daripada mendamaikan diantara dua pihak yang bersengketa”. Kemudian membaca firman Alloh Subhanahu wa ta’ala surat AN-Nisaa aya 114 ….&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;KEMBALI KE KOTA SUCI MADINAH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Batinku berkata, “Ternyata semakin tinggi ilmu seseorang semakin semangat belajar, bahkan di tengah keramaian seperti bandara, beliau tetap belajar memanfaatkan waktu”…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;RENUNGAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Contoh-contoh teladan yang dibawakan syaikh diatas tidak lain adalah sebagai cambuk bagi kita yang masih sangat kurang dan jauh dari akhlak para ulama. Terkadang kita merasa akhlak kita sudah baik karena seringnya kitaberhusnudzon pada jiwa kita yang sangat lemah ini. Namun jika kita membaca perjalananhidup para ulama dan menela’ah akhlak mereka nampaklah bahwasanya kita sungguh jauh dan sangat jauh …&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PERINGATAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagian orang menyangka bahwasanya yang dinamakan dengan ketakwaan adalah hanyalah menjalankan dan menunaikan hak-hak Alloh tanpa memperhatikan hak-hak hambaNya. Mereka menyangka bahwasanya penerapan ajaran agama hanya terbatas pada bagaimana hubungan dengan Alloh tanpa memperhatikan bagaimana berakhlak mulia terhadap hamba-hambaNya…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PENUTUP&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya Alloh tunjukanlah kepada kami untuk berhias dengan akhlak yang terbaik karena tidak ada yang bisa menunjukan kami kepada hal itu kecuali Engkau, dan jauhkanlah kami dari akhlak yang buruk dan tidak ada yang bisa menjauhkan kami kepada hal itu kecuali Engkau…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&lt;i&gt;Sumber :&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Catatan Ummu Zahratin Nisa Lathifah: Mendulang Pelajaran Akhlak Dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr Hafizhahulloh (Nasihat Bagi Salafiyyin)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5176080878838311565?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/5176080878838311565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/mendulang-pelajaran-akhlak-dari-syaikh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5176080878838311565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/5176080878838311565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/mendulang-pelajaran-akhlak-dari-syaikh.html' title='Mendulang Pelajaran Akhlak Dari Syaikh Abdurrozzaq Al-Badr Hafizhahulloh (Nasihat Bagi Salafiyyin)'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-3084294831772962909</id><published>2010-07-27T03:12:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T03:21:58.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fatawa Ulama'/><title type='text'>Bimbingan Ulama seputar Bencana HP Kamera</title><content type='html'>&lt;h3 style="font-weight: normal; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Fatwa-fatwa &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Asy-Syaikh Al-’Allamah DR. Shalih Al-Fauzan &lt;/span&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;hafizhahullah&lt;/span&gt; &lt;span style="color: black;"&gt;seputar bencana akibat penyalahgunaan HP kamera:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Pertanyaan:&lt;/b&gt;  HP kamera semakin marak akhir-akhir ini, anak-anak kami pun sudah memilikinya, bahkan antara pemuda saling bertukar foto dan film-film seronok, kami harapkan dari engkau wahai Syaikh sebuah nasihat kepada para orang tua agar mengawasi anak-anak mereka, demikian pula kepada para guru di sekolah, dan juga pengarahan bagi anak-anak itu sendiri!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Jawab: &lt;/b&gt;Munculnya HP kamera termasuk bencana. Seorang muslim hendaklah bertakwa kepada Allah Ta’ala; menghindari HP seperti ini dan membeli HP tanpa kamera, baik untuk ia gunakan, maupun untuk anak-anaknya. Dan hendaklah ia melarang anak-anaknya menggunakan HP kamera. Karena wajib atasmu melarang mereka, Allah Ta’ala berfirman:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” (At-Tahrim: 6)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan menggambar (makhluq bernyawa) termasuk sebab mendapatkan adzab di neraka. Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[ كل مصور في النار يجعل له بكل صورة صورها نفسا يعذب بها في جهنم ]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Setiap tukang gambar tempatnya di neraka, setiap apa yang dia gambar akan dijadikan ruh untuknya yang kemudian akan mengadzabnya di jahannam.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedang Allah Ta’ala telah berfirman, “Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka”. Maka hendaklah seorang muslim bertakwa kepada Allah dalam dirinya dan anak-anaknya; hendaklah ia melarang mereka menggunakan HP kamera dan menggantinya dengan HP tanpa kamera.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Teks asli:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;السؤال يقول : كثر في الآونة الأخيرة جوالات الكاميرا ، وأصبحت في أيدي أبنائنا ، ويحصل فيما بين الشباب تناقل الصور والأفلام القبيحة ، نريد منك يا شيخ توجيه الآباء لمراقبة أبنائهم ، وكذلك المعلمين في المدارس ، وأيضا توجيه الأبناء ؟&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;الإجابة :هذا من الفتن ظهور هذه الجوالات ذات التصوير هذا من الفتن ، فعلى المسلم أن يتقي الله وأن يتجنب هذه الجوالات وأن يشتري من الجوالات التي ليس فيها تصوير ويشتري لأبنائه منها ويمنعهم من جوالات التصوير لأن هذا يجب عليك ، قال الله جلا وعلا: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ [التحريم : 6] .والتصوير مما يسبب العذاب في النار قال صلى الله عليه وسلم : [ كل مصور في النار يجعل له بكل صورة صورها نفسا يعذب بها في جهنم ] والله جلا وعلا يقول : قُوا أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً فعليه أن يتقيَ الله في نفسه وفي أولاده ويمنع من الجوالات ذوات التصوير ويأخذ من الجوالات التي ليس فيها تصوير&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Pertanyaan: &lt;/b&gt;Fadhilatus Syaikh, saya memiliki HP yang disertai kamera video dan foto. Aku menggunakannya dalam kebaikan insya Allah, seperti merekam ceramah agama dan lain-lain. Namun terkadang aku memotret anak-anakku dengan HP tersebut, bagaimana pendapatmu –hafizhakumullah-?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Jawab: &lt;/b&gt;Merekam ceramah agama dan al-Qur’an adalah sesuatu yang baik. Adapun membuat gambar bernyawa, itu adalah kebatilan. Haram hukumnya memotret anak-anakmu ataupun makhluk bernyawa lainnya. Membuat gambar bernyawa haram, terlaknat orang yang melakukannya dan ia termasuk yang paling keras adzabnya pada hari kiamat, sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits yang shahih. Maka hendaklah engkau menjauhi perbuatan itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Teks asli:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;السؤال : وهذا سائل يقول: فضيلة الشيخ لدي جوال يحتوي على كاميرا فيديو وكـاميرا فوتوغرافية ، وأستخدمهـا في الخير إن شاء الله مثل تسجيل المحاضرات وغيرها ، وأصور بعض الأحيـان صورا لأطفـالي في البيت ، فما رأيكم حفظكم الله ؟&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;الإجابة : أما تسجيل المحاضرات وتسجيل القرآن هذا شيء طيب أما التصوير فهو باطل ما يجوز التصوير مايجوز حرام تصوير أولادك أو تصوير غيرك ، تصوير ذوات الأرواح حرام وملعون من فعله وهو من أشد الناس عذابًا يوم القيامة كما جاء في الأحاديث الصحيحة فعليك بتجنب التصوير .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Pertanyaan: &lt;/b&gt;Sebagian orang beranggapan bahwa memotret dari HP kamera hanyalah sekedar menangkap bayangan dan tidak mengandung perbuatan menggambar yang diharamkan, bagaimanakah hukumnya?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Jawab: &lt;/b&gt;Tidak diharamkan menurutnya. Adapun menurut Sunnah dan dalil-dalil syar’i, hukumnya haram secara umum, pelakunya terlaknat dan paling keras adzabnya pada hari kiamat. Maka apa yang mengecualikan HP kamera dari keumuman ini!?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam mengharamkan gambar bernyawa secara mutlak dengan sarana apa saja, baik dengan HP, dengan kamera, dengan tangan, maupun dengan alat lukis. Siapakah yang berhak memberikan pengecualiaan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam (yaitu dengan mengecualikan foto kamera, padahal haditsnya umum) !? Dan siapakah yang boleh menambahkan sesuatu kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam (yakni menganggap perkataan beliau masih kurang, sehingga perlu ia tambahkan) !?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecuali untuk kebutuhan darurat, para ulama muhaqqiq telah mengecualikan foto dalam keadaan darurat. Jika seseorang membutuhkan gambar bernyawa karena alasan darurat maka hal ini dibolehkan berdasarkan firman Allah Ta’ala:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;وقَدْ فَصَّـلَ لَكُم مَّـا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إلاَّ مَا اضْطُرِرْتُمْ إلَيْهِ&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kamu apa yang diharamkan-Nya atasmu, kecuali apa yang terpaksa kamu memakannya.” (Al-An’am: 119)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun menggambar obyek bernyawa karena hobi atau seni, baik dengan kamera, dengan tangan, atau dengan apa saja, maka hukumnya haram. Kecuali karena darurat saja yang diberikan rukhshoh (keringanan), itupun harus disesuaikan dengan kadar daruratnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Teks asli:&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;السؤال : ما حكم التصوير من جوال الكاميرا حيث يقول بعض الأشخاص بأنه مجرد حبس الظل وليس في ذلك أي شيء من التحريم فما حكم ذلك ؟&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;فأجاب حفظه الله :ليس فيه شيء من التحريم عنده أما عند السنة والأدلة فالتصوير بعمومه حرام وملعون المصور وهو أشد الناس عذابا يوم القيامة فما الذي يخرج الجوال من هذا ، الرسول حرم التصوير مطلقا بأي وسيلة : جوال ، كاميرا ، باليد ، بالرسم حرمه تحريما مطلقا ، فمن يستثني على الرسول صلى الله عليه وسلم ويستدرك على الرسول إلا أن العلماء المحققين استثنوا حالة الضرورة إذا احتاج الإنسان للتصوير للضرورة فيباح هذا من أجل الضرورة لقوله تعالى: وقَدْ فَصَّـلَ لَكُم مَّـا حَرَّمَ عَلَيْكُمْ إلاَّ مَا اضْطُرِرْتُمْ إلَيْهِ [الأنعام : 119]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;أما التصوير للهواية والتصوير للفن التصوير بالكاميرا أو باليد أو بأي شيء فهو حرام ولا يجوز إلا للضرورة فقط بقدر الضرورة رخصة ، رخصة من أجـل الضـرورة فقط .&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;المصدر : درس الشيخ صالح الفوزان حفظه الله يوم الإثنين 15 شوال 1427 هـ  تفسير من سورة الحجرات إلى سورة الناس&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber:&lt;a href="http://www.sahab.net/"&gt; www.sahab.net&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun hadits yang beliau maksudkan tentang terlaknatnya orang yang menggambar adalah hadits riwayat Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah berikut ini:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;عن عون بن أبي جحيفة قال: رأيت أبي اشترى عبدا حجاما فأمر بمحاجمه فكسرت، فسألته، فقال: نهى النبي صلى الله عليه وسلم عن ثمن الكلب، وثمن الدم، ونهى عن الواشمة والموشومة، وآكل الربا وموكله، ولعن المصور&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari ‘Aun bin Abu Juhaifah, ia berkata, “Aku melihat ayahku membeli seorang budak tukang bekam. Lalu ia menyuruhnya mengambil alat-alat bekamnya kemudian mematahkannya. Aku bertanya kepadanya tentang perbuatannya itu. Beliau menjawab:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam melarang hasil jual beli anjing dan hasil jual beli darah. Beliau juga melarang wanita yang membuat tato dan meminta ditato, pemakan riba dan pemberi makan riba. Dan beliau pun melaknat tukang gambar.” (HR. Al-Bukhari, no. 1980)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedangkan yang beliau maksudkan dengan hadits tentang kerasnya adzab tukang gambar adalah hadits berikut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;إن أشد الناس عذابا يوم القيامة المصورون&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya di hari kiamat adalah para tukang gambar.” (HR. Al-Bukhari, no. 5606 dan Muslim, no. 5659)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi, menggambar makhluk bernyawa haram berdasarkan dalil-dalil yang jelas. Apalagi jika dimaksudkan untuk menyebarkan kerusakan di tengah-tengah masyarakat, seperti gambar-gambar perzinahan dan gambar wanita berpakaian tapi telanjang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wallahul Musta’an.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Sumber :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/04/bimbingan-ulama-seputar-bencana-hp-kamera/"&gt;http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/04/bimbingan-ulama-seputar-bencana-hp-kamera/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-3084294831772962909?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/3084294831772962909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/bimbingan-ulama-seputar-bencana-hp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3084294831772962909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/3084294831772962909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/bimbingan-ulama-seputar-bencana-hp.html' title='Bimbingan Ulama seputar Bencana HP Kamera'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-8296470478883622435</id><published>2010-07-24T09:47:00.000-07:00</published><updated>2010-11-14T13:39:57.816-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasehat ulama'/><title type='text'>Menghemat dan Memanfaatkan Waktu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata tentang amal yang  paling utama: “Yaitu yang lebih tinggi nilai ketundukannya kepada Allah  dan lebih bermanfaat bagi hamba”. Berikut ini adalah beberapa kiat mengisi waktu luang dan dimulai dari  yang utama kemudian berangsur sampai ke perkara-perkara mubah:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. Mengahafal dan mempelajari kitabullah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman, artinya: &lt;i&gt;“Sesung-guhnya orang-orang yang selalu  membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian  dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan  terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan  merugi.”&lt;/i&gt; (Fathir: 30)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an kemudian mengajarkannya”.&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah juga bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Kepada Ahli Al-Qur’an  dikatakan, “bacalah dan naiklah! Urutkan sebagaimana engkau mengurutkan  di dunia, maka sesungguhnya kedudukanmu berada pada akhir ayat yang  engkau baca”.&lt;/i&gt; (HR. Abu Daud, hasan shahih)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah memudahkan Anda yang mau menghafal sebagaimana firman-Nya, artinya: &lt;i&gt;“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Qur’an untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran”&lt;/i&gt; (Al-Qomar:17))&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. Membaca buku/kitab yang bermanfaat&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman, artinya: &lt;i&gt;“Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang berilmu beberapa derajat”&lt;/i&gt; (QS: Al-Mujadilah: 11)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Sesungguhnya penuntut ilmu dinaungi oleh para Malaikat dengan sayap mereka.”&lt;/i&gt; (Shahih At-Targhib wa At-Tarhib)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Imam Ahmad berkata “Manusia lebih butuh kepada ilmu daripada kepada  makan dan minum, karena seseorang butuh makan dan minum sehari sekali  atau dua kali, sedang kebutuhannya pada ilmu adalah sejumlah nafasnya”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Dzikrullah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia merupakan amalan yang mudah, tanpa biaya maupun susah payah,  padahal pahala dan keutamaannya sangat banyak. Allah berfirman, artinya:  &lt;i&gt;“Ingatlah kamu kepadaKu, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu”&lt;/i&gt; (Al-Baqarah: 152)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasul bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Maukah kalian kuberitahu amalan yang  paling baik dan paling suci menurut Sang Pemilikmu, mengangkat  derajatmu, lebih baik dari infak emas dan uang dan lebih baik dari  beperang membunuh musuh kemudian kamu ditebas lehermu? Mereka berkata  “Ya, duhai Rasul? Beliau bersabda, “Yaitu dzikir kepada Allah Ta’ala”&lt;/i&gt; (HR. At-Tirmidzi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terutama dzikir pagi dan sore dan pada setiap memulai atau mengakhiri pekerjaan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. Jihad ( wisata umat Islam)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Umat yang paling mulia ini memiliki rihlah dan tamasya yang sejati, sebagaimana sabada Nabi , yang artinya: &lt;i&gt;“Tamasya/pesiarnya umatku adalah berjihad (berjuang di jalan Allah)”&lt;/i&gt; (HR. Abu Daud dengan sanad shahih)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasul juga bersabda: &lt;i&gt;“Satu pagi atau satu sore hari di jalan Allah adalah lebih baik dari pada dunia dan isinya”&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia  menjanjikan kemenangan dan kejayaan di dunia dan yang paling pasti di  akhirat, dengan syahid tanpa hisab, tanpa siksa kubur, dan masuk surga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman, artinya: &lt;i&gt;“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi.”&lt;/i&gt; (Al-Anfal: 60)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. Bekerja sama dalam berdakwah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman, artinya: &lt;i&gt;“Kamu adalah umat yang terbaik yang  dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari  yang munkar, dan beriman kepada Allah.”&lt;/i&gt;(QS. 3:110)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasul bersabda: &lt;i&gt;“Siapa diantara kamu melihat kemungkaran  hendaklah dia merubahnya dengan tangan, jika tidak mampu maka dengan  lisan, jika tidak mampu maka dengan hati dan itu adalah selemah-lemahnya  iman”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasul juga bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Sampaikan dariku meskipun satu ayat”&lt;/i&gt; HR. Al-Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sungguh kita tahu bahwa musuh Islam telah mengatur siasat dan  strategi dengan baik, maka wajiblah kita meningkatkan usaha keras kita  membela agama Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;6. Menunaikan Amalan Sunnah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amalan-amalan sunnah dapat melengkapi kekurangan pada ibadah yang wajib dan dapat mengangkat derajat di sisi Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman (dalam hadits Qudsi), yang artinya: “Siapa yang  memusuhi kekasih-Ku maka Aku umumkan perang kepadanya, tiada sarana  pendekatan padaKu yang paling Aku cintai bagi hambaKu melebihi apa yang  Aku wajibkan padanya. HambaKu tiada hentinya mendekatiKu dengan  amalan-amalan sunnah sehingga Aku menyin-tainya.” (HR. Al-Bukhari)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berusahalah semampu Anda untuk berlomba menunaikan amalan sunnah dari shalat, shadaqah, puasa dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;7. Menghadiri ceramah atau pengajian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda: &lt;i&gt;“Tiadalah suatu kaum berkumpul di salah satu  masjid Allah dengan membaca kitab Allah dan mempelajarinya diantara  mereka, kecuali para malaikat mengelilingi mereka, ketenangan turun  kepada mereka dan rahmat tercurah, serta Allah membangga-banggakan  mereka kepada malaikat yang ada disisiNya”.&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;8. Ziarah Masjidil Haram dan Umrah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda: &lt;i&gt;“Satu umrah ke umrah yang lain adalah pelebur (dosa) antara keduanya”.&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu besar pahala shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi  melebihi masjid di seluruh dunia,disana banyak sarana mencapai hidayah  Allah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;9. Mendengarkan kaset /CD&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baik itu ceramah keagamaan atau murattal Al-Qur’an, kemudian jika  perlu dibuat catatan dan ringkasan yang rapi, ini sangat bermanfaat bagi  diri sendiri dan juga orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;10. Mengunjungi orang-orang shaleh di dalam atau di luar kota&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah mengisahkan: &lt;i&gt;“Seorang menziarahi temannya di desa  lain, di tengah perjalanan Allah mengutus malaikat menyertainya, datang  dan bertanya: “Anda mau pergi kemana?” ia menjawab, “ke saudara di desa  sana”, “Apakah karena satu kenikmatan yang Anda inginkan? Ia menjawab:  “Tidak, saya hanya menyintainya karena Allah ‘Azza wa Jalla” . Malaikat  berkata: “Sesungguhnya saya adalah utusan Allah (mengabarkan)  sesungguh-nya Allah telah menyintai Anda sebagaimana Anda telah  menyintainya karena Dia”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;11. Silaturrahmi &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sanak kerabat, teman, dengan saling menasehati dalam kebaikan dan  kesabaran, mereka itulah yang di puji Allah dalam firmanNya, artinya: &lt;i&gt;“Dan  orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah perintahkan supaya  dihubungkan, dan mereka takut kepada Rabbnya dan takut kepada hisab yang  buruk”.&lt;/i&gt; (QS. 13:21)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasullah bersabda: &lt;i&gt;“Siapa yang suka diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah dia bersilturahmi”&lt;/i&gt; (HR. Al-Bukhari Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;12. Ziarah rumah sakit dan kuburan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dimana kita dapatkan pahala yang agung, mendo’akan dan menghibur  orang sakit, sedangkan tentang kuburan Rasulullah n bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Ziarahi ia (kuburan), karena sesungguhnya ia mengingatkan kamu pada Akhirat”&lt;/i&gt; (HR. Muslim)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;13. Mengadakan penelitian&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menyusun ikhtisar dari suatu buku atau kaset atau bisa juga melakukan  study lapangan mengenai berbagai perkembangan yang ada kemudian  hasilnya kita berikan kepada pihak yang sekiranya membutuhkan, siapa  tahu bisa dipublikasikan dan akan sangat banyak manfaatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;14. Membantu orang lain&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Jika seseorang kalian berjalan  bersama saudaranya untuk memenuhi kebutuhan-nya dan menunjukkan dengan  jarinya maka itu lebih utama dari pada ber’itikaf di dalam masjidku  (An-Nabawi) ini selama dua bulan”&lt;/i&gt; (HR. At-Thabrani)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beliau juga bersabda, artinya: &lt;i&gt;“Siapa yang melepaskan kesulitan seseorang mukmin dari urusan dunia maka Allah melepaskannya dari kesulitan di hari Kiamat”&lt;/i&gt; (Muttafaq ‘alaihi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;15. Bepergian ke negara-negara Islam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baik untuk tujuan dakwah, merenungi ciptaan Allah atau tujuan-tujuan  lain yang dibolehkan. Selain itu juga dapat menghilangkan kepenatan,  menambah relasi bisnis, ilmu dan budaya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;16. Membuka perpustakaan umum di masjid-masjid&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian menyelenggarakan seminar, forum-forum ilmiah, diskusi,  majlis ta’lim atau halaqah disana yang ini semua akan menambah ilmu dan  persaudaraan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;17. Kegiatan bisnis/berdagang dengan halal&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah pencaharian Nabi , khalifah beliau Abu Bakar, Umar, Utsman dan  lain-lain yang mulia. Jangan sampai melakukan jual beli dengan  cara-cara yang haram atau berdagang barang-barang yang dilarang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Allah berfirman, artinya: &lt;i&gt;“Apabila telah ditunaikan shalat, maka  berte-baranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah  Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung”.&lt;/i&gt; (QS. 62:10)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;18. Mengikuti kontrak kerja yang bermanfaat &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada lapangan kerja yang halal bukan subhat atau haram, dalam  lingkungan dan aturan yang baik(sesuai dengan syariat). Dengan niat yang  ikhlas dan benar setiap usaha halal dapat bernilai ibadah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;19. Berlatih olah raga&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tubuh dengan catatan tidak  melalaikan dan tidak melanggar batasan syar’i, juga untuk persiapan  berjuang di jalan Allah, serta ketangguhan jiwa, sebab sebagaimana dalam  hadits riwayat Imam Muslim bahwa bila jiwa lelah ia akan jemu/bosan,  sesaat demi sesaat.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;20. Mengikuti kursus-kursus&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun dengan mengeluarkan biaya, dan tentunya juga harus melihat  kemampuan. Manfaatnya jelas tidak diragukan seperti, agronomi,  agro-bisnis, komputer, pertambangan, kelautan, kerajinan tangan/home  industri, tata boga, merawat taman, yang mendatangkan manfaat dan rizki  yang halal. Kemudian jika anda ternyata memiliki bakat tertentu, seperti  khot (menulis indah), pertukangan, percetakan sablon dan lain-lain ada  baiknya bila dikembangkan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disarikan dari &lt;i&gt;waqafat ma’a al-waqti wa kaifa istiqhlal al-faraagh&lt;/i&gt;, Abdul Ilah bin Ibrahim Dawud . (Waznin Mahfudz / alsofwah)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sumber :&amp;nbsp;&lt;a href="http://hatibening.com/"&gt;hatibening.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-8296470478883622435?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/8296470478883622435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/menghemat-dan-memanfaatkan-waktu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8296470478883622435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/8296470478883622435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/menghemat-dan-memanfaatkan-waktu.html' title='Menghemat dan Memanfaatkan Waktu'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-6820472641182151177</id><published>2010-07-17T17:05:00.000-07:00</published><updated>2010-11-14T13:40:25.059-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasehat ulama'/><title type='text'>Ucapan Utama Ketika Mendapat Kebaikan dan Cara Menjawabnya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ketika kita diberi suatu kebaikan, maka apakah yang harus kita ucapkan kepada orang yang telah memberi kita kebaikan tersebut? Mungkin ada yang mengucapkan terima kasih, syukron, matur suwun, dll.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Bagi yang sudah tahu tuntunan Rasulullah Shollallohu 'alaihi wassalam, maka akan mengucapkan "&lt;i&gt;jazakallahu khoyron"&lt;/i&gt;. Tahukah kita bahwa ini adalah sebuah kalimat yang baik, sebuah do'a dan merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Alloh subhanahu wa ta'ala?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Lalu jika ada yang mengucapkan &lt;i&gt;jazakallahu khoyron&lt;/i&gt;, bagaimana sebenarnya cara menjawab yang utama?&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Untuk menjawab hal tersebut berikut ini artikel yang disusun oleh &lt;i&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Ukhty Ummu Shofiyyah&lt;/span&gt;.&lt;/i&gt; Semoga dengan membaca artikel tersebut kita banyak mendapat faidah ilmu dan bisa mengamalkan sunnah ini dengan lebih baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;-------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Ucapan Ini Adalah Amalan Sholeh dan&amp;nbsp; Amal Sholeh pun Akan Mengucapkannya&lt;span style="color: blue;"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ucapan ini adalah amalan sholeh dan kelak amal sholeh pun akan  mengucapkannya…&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ucapan ini bagi yang mengucapkannya adalah ibadah. Karena ucapan ini  adalah sebuah doa dan doa itu adalah ibadah.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adapun bagi yang menerimanya, ucapan ini adalah sebuah kalimat yang  sangat baik.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Membuat wajah ingin tersenyum dan membahagiakan hati…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ucapan ini lebih manis daripada "syukron" ...&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan lebih bermanfaat daripada “terima kasih”…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan sangat tepat diucapkan oleh seseorang yang ingin menyampaikan  kepada temannya bahwa ia tidak mampu membalas kebaikannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ucapan yang dimaksud adalah: “&lt;b&gt;Jazakallohu khoiron&lt;/b&gt;”  (semoga Alloh membalasmu dengan kebaikan) atau “&lt;b&gt;Jazakillahu  khoiron&lt;/b&gt;” jika yang diberi ucapan adalah wanita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ucapan ini adalah amalan sholih karena ucapan ini merupakan sunnah  Nabi &lt;i&gt;shollallohu alaihi wa sallam&lt;/i&gt;. Sebagaimana dalam hadits  Usamah bin Zaid, ia berkata: Rosululloh &lt;i&gt;shollallohu alaihi wa sallam&lt;/i&gt;  bersabda :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;مَنْ صُنِعَ  إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ:&amp;nbsp;&lt;b&gt;جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا&lt;/b&gt;؛&amp;nbsp;فَقَدْ  أَبْلَغَ فِي الثَّنَاء&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Barang siapa yang diberi suatu kebaikan kepadanya, lalu ia  mengucapkan kepada orang yang memberi kebaikan tersebut: “&lt;b&gt;Jazakallohu  khoiron&lt;/b&gt;”, maka sesungguhnya hal itu sudah mencukupi dalam  menyatakan rasa syukurnya.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[HR. at-Tirmidzi no. 1958, an-Nasa’i dalam as-Sunan al-Kubro 6/53,  dll. Dan dishohihkan oleh Syaikh al-Albani &lt;i&gt;rohimahullohu ta’ala&lt;/i&gt;  dalam Shohih at-Targhib wat Tarhib (969).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Faidhul Qodir (172/6) dijelaskan: “&lt;i&gt;telah mencukupi rasa  syukurnya&lt;/i&gt;” maksudnya adalah hal tersebut karena pengakuan terhadap  kekurangannya, dan ketidakmampuan dalam membalas kebaikannya, dan  mempercayakan membalas kebaikannya pada Alloh agar ia mendapatkan  balasan yang sempurna.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkata al-allamah al-Utsaimin &lt;i&gt;rohimahulloh&lt;/i&gt; dalam Syarah  Riyadhus Sholihin : “Hal itu dikarenakan jika Alloh membalas kebaikannya  dengan kebaikan, hal itu merupakan kebahagian baginya di dunia dan  akhirat.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara Menjawabnya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan yang utama dalam menjawab kalimat yang bagus ini adalah dengan  mengulang kalimat tersebut yakni membalasnya dengan mengatakan : “&lt;b&gt;wa  anta fajazakallohu khoiron&lt;/b&gt;” atau yang semisalnya. Walaupun  membalasnya dengan ucapan “&lt;b&gt;wa iyyakum&lt;/b&gt;” dan yang  semisalnya adalah boleh-boleh saja, namun yang lebih afdhol adalah  membalas dengan mengulang lafadz doa tersebut. Sebagaimana difatwakan  oleh Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad al-Badr &lt;i&gt;hafidzohulloh&lt;/i&gt;:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;السؤال: هل هناك  دليل على أن الرد يكون بصيغة (وإياكم)؟&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertanyaan&lt;/b&gt;: Apakah ada dalil bahwa membalasnya  (ucapan jazakallohu khoiron) adalah dengan ucapan “wa iyyakum”?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;فأجاب: لا ,  الذي ينبغي أن يقول :(&lt;b&gt;وجزاكم الله خيرا&lt;/b&gt;) يعنى يدعى كما  دعا, وإن قال (وإياكم) مثلا عطف على جزاكم ,يعني قول (وإياكم) يعني كما  يحصل لنا يحصل لكم .لكن إذا قال: &lt;b&gt;أنتم جزاكم الله خيرا&lt;/b&gt;  ونص على الدعاء هذا لا شك أنها أوضح وأولى&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(مفرغ من شريط دروس شرح سنن الترمذي ,كتاب البر والصلة  ,رقم:222)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Beliau menjawab&lt;/b&gt;: “Tidak, sepantasnya dia juga  mengatakan “&lt;b&gt;wa jazakallohu khoiron&lt;/b&gt;” (dan semoga Allah  juga membalasmu dengan kebaikan), yaitu didoakan sebagaimana dia  mendoakan, dan seandainya ia mengucapkan semisal “wa iyyakum” &amp;nbsp;sebagai  athof (mengikuti) atas ucapan “Jazakum”, yakni ucapan “wa iyyakum”  bermakna “sebagaimana kami mendapat kebaikan, semoga kalian juga”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Akan tetapi jika ia membalasnya dengan ucapan “&lt;b&gt;antum  jazakumulloh khoiron&lt;/b&gt;” dan mengucapkan dengan lafadz do’a  tersebut, tidak diragukan lagi bahwa ini lebih jelas dan lebih utama.” &lt;span style="color: blue;"&gt;[*]&lt;/span&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; –&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;selesai  nukilan fatwa Syaikh Abdul Muhsin hafidzohulloh&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; -&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;[*]&lt;/span&gt; Di transkrip dari  kaset Durus Syarh Sunan at-Tirmidzi, kitab al-Birr wash Shilah no. 222,  oleh ustadz Abu Karimah &lt;i&gt;hafidzohulloh&lt;/i&gt;. Sumber: &lt;a href="http://ibnulqoyyim.com/content/view/36/9/"&gt;http://ibnulqoyyim.com/content/view/36/9/&lt;/a&gt;,  dengan perubahan dalam terjemahannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan dalil apa yang difatwakan Syaikh Abdul Muhsin di atas adalah  sebagaimana dalam hadits berikut :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Anas bin Malik &lt;i&gt;rodhiyallohu anhu&lt;/i&gt; ia berkata: Usaid bin  al-Hudhoir an-Naqib al-Asyhali datang kepada Rosululloh &lt;i&gt;shollallohu  alaihi wa sallam&lt;/i&gt;, maka ia bercerita kepada Rosululloh &lt;i&gt;shollallohu  alaihi wa sallam&lt;/i&gt; tentang sebuah keluarga dari Bani Zhofar yang  kebanyakannya adalah wanita, maka Rosululloh &lt;i&gt;shollallohu alaihi wa  sallam&lt;/i&gt; membagi kepada mereka sesuatu, membaginya di antara mereka,  lalu Rosululloh &lt;i&gt;shollallohu alaihi wa sallam&lt;/i&gt; berkata :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;تركتَنا -يا  أسيد!- حتى ذهب ما في أيدينا، فإذا سمعتَ بطعام قد أتاني؛ فأتني فاذكر لي  أهل ذلك البيت، أو اذكر لي ذاك. فمكث ما شاء الله، ثم أتى رسولَ الله  صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طعامٌ مِن خيبر: شعيرٌ وتمرٌ، فقسَم  النبيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ في الناس، قال: ثم قسم في الأنصار  فأجزل، قال: ثم قسم في أهل ذلك البيت فأجزل، فقال له أسيد شاكرًا له:&amp;nbsp;&lt;b&gt;جزاكَ  اللهُ -أيْ رسولَ الله!- أطيبَ الجزاء&amp;nbsp;-أو: خيرًا&lt;/b&gt;؛ يشك عاصم- قال  : فقال له النبي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:&amp;nbsp;&lt;b&gt;وأنتم معشرَ  الأنصار!&amp;nbsp;فجزاكم الله خيرًا- أو: أطيب الجزاء-، فإنكم – ما علمتُ-  أَعِفَّةٌ صُبُرٌ&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Engkau meninggalkan kami wahai Usaid, sampai habis apa-apa yang ada  pada kami, jika engkau mendengar makanan mendatangiku, maka datangilah  aku dan ingatkan padaku tentang keluarga itu atau ingatkan padaku hal  itu.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka setelah beberapa saat, datang kepada Rosululloh &lt;i&gt;shollallohu  alaihi wa sallam&lt;/i&gt; makanan dari khoibar berupa gandum dan kurma, maka  Nabi &lt;i&gt;shollallohu alaihi wa sallam&lt;/i&gt; membaginya kepada manusia.  Ia berkata: kemudian beliau membaginya kepada kaum Anshor lalu makanan  itupun menjadi banyak, lalu ia berkata: kemudian beliau membaginya  kepada keluarga tersebut lalu makanan itupun menjadi banyak. Lalu Usaid  pun mengucapkan rasa syukurnya kepada Nabi:&amp;nbsp;“&lt;b&gt;Jazakallohu  athyabal jaza’&lt;/b&gt; –atau &lt;b&gt;khoiron&lt;/b&gt;- (Semoga Alloh  membalasmu -yaitu kepada Rosululloh- dengan sebaik-baik balasan –atau  kebaikan), Ashim (perawi hadits, pent) ragu-ragu dalam lafadznya, lalu  ia berkata : Nabi &lt;i&gt;shollallohu alaihi wa sallam&lt;/i&gt; kemudian  membalasnya : “&lt;b&gt;wa antum ma’syarol Anshor, fa jazakumullohu  khoiron &lt;/b&gt;–atau&lt;b&gt; athyabal jaza&lt;/b&gt;’- (dan Kalian  wahai sekalian kaum Anshor, semoga Alloh membalas kalian dengan kebaikan  –atau sebaik-baik balasan), sesungguhnya setahuku kalian adalah  orang-orang yang sangat menjaga kehormatan lagi penyabar…”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[HR. an-Nasa’i no. 8345, ath-Thobroni dalam Mu’jam al-Kabir no. 567,  Ibnu Hibban no. 7400 &amp;amp; 7402, Abu Ya’la al-Mushili dalam Musnadnya  no. 908, dll. Dishohihkan syaikh al-Albani dalam ash-Shohihah no. 3096]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Begitu pula terdapat contoh atsar para salaf yang mengamalkan ucapan  ini. Imam Bukhori &lt;i&gt;rohimahulloh&lt;/i&gt; meriwayatkan dalam &lt;i&gt;al-Adabul  mufrod&lt;/i&gt; dengan sanadnya dari Abu Murroh, maula Ummu Hani’ putri Abu  Tholib:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;:أنه ركِبَ مع  أبي هُريرة إلى أرضِه بالعقيق،&amp;nbsp;فإذا دَخَلَ أرْضَهُ صَاح بأعلى صوتِه  :&amp;nbsp;عليكِ السَّلامُ ورحمةُ اللهِ وبركاتُه يا أُمتاه! تقول&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;وعليكَ  السَّلامُ ورحمةُ اللهِ وبركاتُه، يقول:&amp;nbsp;&lt;b&gt;رحمكِ اللهُ&lt;/b&gt;؛  ربَّيْتِني صغيرًا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;فتقول:&amp;nbsp;يا  بُنيّ! &lt;b&gt;وأنتَ&amp;nbsp;فجزاكَ اللهُ خيرًا&lt;/b&gt;، ورضي عنك؛ كما  بَرَرْتَني كبيرًا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahwasanya ia berkendara bersama Abu Huroiroh ke kampung halamannya  di ‘Aqiiq. Ketika ia sampai di rumahnya ia berkata dengan mengeraskan  suaranya: “Alaikissalam warohmatullohi wabarokatuh wahai ibuku.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu ibunya berkata :” wa’alaikassalam warohmatullohi wabarokatuh.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ia berkata (bersyukur kepada ibunya, pent) : “&lt;b&gt;Rohimakillah&lt;/b&gt;  (semoga Alloh merahmatimu wahai ibu), engkau telah merawatku ketika aku  masih kecil.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka ibunya berkata : “Wahai anakku &lt;b&gt;wa anta fajazakallohu  khoiron&lt;/b&gt;, semoga Alloh meridhoimu sebagaimana engkau berbuat  baik kepadaku saat engkau sudah besar.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[HR. al-Bukhori dalam al-Adabul Mufrod no. 15, syaikh al-Albani &lt;i&gt;rohimahulloh&lt;/i&gt;  berkata: “sanadnya hasan” dalam shohih al-Adabul Mufrod no. 11]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Thobaqot al-Hanabilah diriwayatkan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;أنبأنا المبارك  عن أبي إسحاق البرمكي حدثنا محمد بن إسماعيل الوراق حدثنا علي بن محمد قال:  حدثني أحمد بن محمد بن مهران حدثنا أحمد بن عصمة النيسابوري حدثنا سلمة بن  شبيب قال: عزمت على النقلة إلى مكة فبعت داري فلما فرغتها وسلمتها وقفت  على بابها فقلت: يا أهل الدار جاورناكم فأحسنتم جوارنا &lt;b&gt;جزاكم الله  خيراً&lt;/b&gt; وقد بعنا الدار ونحن على النقلة إلى مكة وعليكم السلام  ورحمة الله وبركاته قال: فأجابني من الدار مجيب فقال: &lt;b&gt;وأنتم فجزاكم  الله خيرا&lt;/b&gt; ما رأينا منكم إلا خيرا ونحن على النقلة أيضاً فإن  الذي اشترى منكم الدار رافضي يشتم أبا بكر وعمر والصحابة رضي الله عنهم&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari Salamah bin Syabib&lt;span style="color: blue;"&gt;[**]&lt;/span&gt;,  ia berkata : aku ingin pindah ke Mekkah, lalu akupun menjual rumahku.  Ketika urusannya selesai aku pamit kepada tetanggaku dan mengucapkan  salam sambil berdiri di depan pintu rumahnya, aku berkata: “Wahai  tetanggaku, kami telah hidup bertetangga dengan kalian dan kalianpun  telah berbuat baik dalam bertetangga dengan kami, &lt;b&gt;jazakumulloh  khoiron&lt;/b&gt;, aku telah menjual rumah kami dan kami akan pindah ke  Mekkah, wa’alaikumussalam warohmatulloh wa barokatuh.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu seseorang dari rumah itu menjawab: “&lt;b&gt;wa antum  fajazakumulloh khoiron&lt;/b&gt;, tidaklah kami melihat pada kalian  melainkan kebaikan, tapi kami mau pindah juga karena ternyata yang  membeli rumah kalian adalah seorang Rofidhoh (syi’ah) yang mencela Abu  Bakr, Umar dan pada shahabat &lt;i&gt;rodhiyallohu anhum&lt;/i&gt;.”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[Thobaqot al-Hanabilah 1/65, Maktabah Syamilah]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;[**]&lt;/span&gt; Salamah bin Syabib  (W. 246 H) adalah seorang ulama salaf perowi hadits yang sezaman dengan  imam Ahmad bin Hambal, adz-Dzahabi berkata tentang Salamah bin Syabib:  “al-Hafidz, Hujjah”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dan Amal Sholeh pun Mengucapkannya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hal ini terjadi di alam kubur, sebagaimana dalam sebuah hadits yang  panjang yang diriwayatkan al-Barro’ bin Azib &lt;i&gt;rodhiyallohu anhu&lt;/i&gt;,  bahwa setelah seorang hamba yang beriman diuji (dengan pertanyaan dalam  kubur, pent) dan ditetapkan dalam menjawab ujian:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;يَأْتِيهِ آتٍ  حَسَنُ الْوَجْهِ طَيِّبُ الرِّيحِ حَسَنُ الثِّيَابِ، فَيَقُولُ:&amp;nbsp;أَبْشِرْ  بِكَرَامَةٍ مِنَ اللهِ وَنَعِيمٍ مُقِيمٍ؛ &lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;فَيَقُولُ:&amp;nbsp;وَأَنْتَ؛  فَبَشَّرَكَ اللهُ بِخَيْرٍ، مَنْ أَنْتَ؟ &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;فَيَقُولُ:&amp;nbsp;”&lt;b&gt;أَنَا  عَمَلُكَ الصَّالِحُ&lt;/b&gt;، كُنْتَ –وَاللهِ!- سَرِيعًا فِي طَاعَةِ  اللهِ، بَطِيئًا عَنْ مَعْصِيَةِ اللهِ؛&amp;nbsp;&lt;b&gt;فَجَزَاكَ اللهُ خَيْرًا&lt;/b&gt;.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;:ثُمَّ يُفْتَحُ  لَهُ بَابٌ مِنَ الْجَنَّةِ وَبَابٌ مِنَ النَّارِ فَيُقَالُ&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="AR-SA" style="direction: rtl; font-family: Tahoma; font-size: 9pt; line-height: 150%;"&gt;…هَذَا كَانَ  مَنْزِلَكَ لَوْ عَصَيْتَ اللهَ، أَبْدَلَكَ اللهُ بِهِ هَذَا&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Datanglah seseorang dengan wajah yang baik, berbau wangi dan memakai  baju yang bagus, lalu orang tersebut berkata: “Bergembiralah dengan  kemuliaan dari Alloh dan kenikmatan yang abadi”, maka hamba yang beriman  tersebut bertanya: “&lt;i&gt;Wa anta fa basyarokallohu bi khoirin&lt;/i&gt; (dan  semoga Alloh juga memberimu kabar gembira berupa kebaikan), siapakah  anda?” lalu orang itu menjawab : “&lt;b&gt;aku adalah amal sholehmu&lt;/b&gt;,  engkau dahulu –demi Alloh- sangat cepat dalam ta’at kepada Alloh sangat  lambat (menjauhi, pent) dalam maksiat kepada Alloh, &lt;b&gt;fa  jazakallohu khoiron&lt;/b&gt;”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemudian dibukakan untuknya sebuah pintu surga dan sebuah pintu  neraka, lalu dikatakan: “Ini (neraka) adalah tempatmu seandainya engkau  bermaksiat kepada Alloh, dan Alloh telah menggantikan untukmu dengan  yang ini (surga)…”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;[HR. Ahmad no. 17872, Abdurrozzaq dalam Mushonnaf-nya no. 6736,dll.  Dishohihkan syaikh al-Albani dalam Ahkamul Jana’iz hal.158]&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka beruntunglah seorang hamba yang diberi taufik dalam kehidupan  dunianya terhadap ucapan yang baik ini, baik ia mengucapkannya maupun ia  menerimanya. Dan di akhiratnya ia mendapat kabar gembira dengan ucapan  ini oleh amal sholehnya. Seandainya bukan karena keutamaan dan rahmat  Alloh maka ia tidak mampu beramal sholeh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Subhanalloh… Alloh Yang Maha Memberi Nikmat, memberikan nikmat berupa  taufik kepada hamba-Nya untuk beramal sholeh, kemudian memberi nikmat  lagi berupa menjadikan amal sholehnya memuji hamba tersebut…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Subhanalloh… hadits yang mulia ini juga mengingatkan kita untuk cepat  dalam ta’at kepada Alloh dan menjauhi maksiat…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Semoga Alloh ta’ala memberikan taufik kepada kita untuk mampu  mengamalkan sifat yang mulia ini…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;__________________&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Maroji’ :&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;# Artikel “&lt;i&gt;Hiya Amalun Sholih wa yaquluha al-Amal ash-Sholih&lt;/i&gt;”  yang ditulis oleh salah seorang putri syaikh al-Albani, yaitu Sukainah  bintu Muhammad Nashiruddin al-Albaniyyah hafidzohalloh dalam blog beliau  &lt;a href="http://tamammennah.blogspot.com/2010/04/blog-post_25.html" target="_blank"&gt;[tamammennah.blogspot.com]&lt;/a&gt;, dan tulisan ini banyak  mengambil faidah dari sana –&lt;i&gt;fa jazahallohu khoiron&lt;/i&gt;-.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;# Transkrip Fatwa Syaikh Abdul Muhsin al-Abbad oleh ustadz Abu  Karimah Askari &lt;i&gt;hafidzohulloh&lt;/i&gt; di &lt;a href="http://ibnulqoyyim.com/content/view/36/9/" target="_blank"&gt;http://ibnulqoyyim.com/content/view/36/9/&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;# Al-Maktabah asy-Syamilah v3, dan penomoran hadits &amp;amp; atsar  merujuk kepada software ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://ummushilah.0fees.net/wordpress/?p=1368"&gt;http://ummushilah.0fees.net/wordpress/?p=1368&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-6820472641182151177?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ummulharits.blogspot.com/feeds/6820472641182151177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/ucapan-utama-ketika-mendapat-kebaikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6820472641182151177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1268339861957309262/posts/default/6820472641182151177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ummulharits.blogspot.com/2010/07/ucapan-utama-ketika-mendapat-kebaikan.html' title='Ucapan Utama Ketika Mendapat Kebaikan dan Cara Menjawabnya'/><author><name>Ummu Harits</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_P5xczUM-eFo/SxKBHyXlWYI/AAAAAAAAACA/f1k2SCd5kyY/S220/16134_105364659475163_100000048877294_151652_3194938_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1268339861957309262.post-5192503752823318287</id><published>2010-07-06T09:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-06T09:59:39.838-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips kesehatan'/><title type='text'>Penanganan Awal Luka Bakar di Rumah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Luka bakar merupakan kecelakaan di rumah yang sering terjadi. Sering kali kita mendengar seorang anak yang terkena siraman minyak panas, atau terkena kuah bakso penjual bakso dll.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab luka bakar selain terbakar api langsung atau tidak langsung, juga dapat terjadi karena pajaran suhu tinggi dari matahari, terkena istrik, maupun bahan kimia.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beratnya luka bakar ditentukan oeh kedalaman luka bakar, luas luka bakar dan daerah luka bakar tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;DERAJAT LUKA BAKAR&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedalaman luka bakar ditentukan oleh tingginya suhu dan lamanya paparan suhu tinggi tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain karena terkena api langsung pada tubuh, baju yang ikut terbakar juga memperdalam luas luka bakar.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Bahan baju yang aman adalah bahan baju yang terbuat dari kain wol. Bahan sintetis seperti nilon dan dakron selain mudah terbakar juga mudah lumer oleh suhu tinggi, sehingga menjadi lengket dan memperberat derajat luka bakar.&lt;br /&gt;&lt;div style="color: blue; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;Luka Bakar Derajat I&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;: hanya mengenai epidermis, sembuh sendiri dalam waktu 5-7 hari. Kulit terihat kemerahan dan terasa nyeri pada daerah setempat. Misal : akibat tersengat matahari.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="color: blue;"&gt;Luka Bakar Derajat II&lt;/i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt; &lt;/span&gt;: luka mencapai kedalaman dermis, masih ada elemen epite yang sehat. Luka dapat sembuh sendiri dalam 2-3 minggu. Gejala yang timbul : nyeri, adanya gelembung atau bula berisi cairan pada &lt;span style="color: black;"&gt;daerah luka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Luka Bakar Derajat III&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;: Luka meliputi seuruh kedalaman kulit dan mungkin subkutis atau organ yang lebih dalam. Tidak ada elemen epitel hidup yang tersisa yang memungkinkan penyembuhan luka dari dasar luka. Kulit tampak abu-abu gelap atau hitam dengan permukaan jaringan lebih rendah dibanding kulit sekeilingnya yang masih sehat.Tidak ada bula dan tidak terasa nyeri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;PERTOLONGAN PERTAMA&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Upaya pertama saat terbakar adalah &lt;span style="color: blue;"&gt;segera mematikan api&lt;/span&gt;, misalnya dengan menyelimuti dan menutup bagian yang terbakar untuk segara mematikan api. Korban dapat mengusahakan dengan cepat menjatuhkan diri dan berguling-guling untuk mencegah meluasnya bagian pakaian yang terbakar. Kontak dengan bahan yang panas juga harus cepat diakhiri misalnya dengan mencelupkan bagian yang terbakar atau menceburkan diri ke air dingin, atau melepaskan baju yang tersiram air panas.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: blue;"&gt;Segera mendinginkan darah yang terbakar &lt;/span&gt;dan &lt;span style="color: blue;"&gt;mempertahankan suhu dingin pada jam pertama&lt;/span&gt;. Oleh karena itu merendam bagian tubuh yang terbakar selama lima belas menit pertama di daam air sangat bermanfaat untuk menurunkan suhu jaringan daeran yang terbakar sehingga kerusakan akibat luka bakar lebih dangkal dan dapat diperkecil. Pencelupan atau penyiraman luka yang terbakar dapat dilakukan dengan air apa saja yang dingin, dan tidak usah steril.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pertolongan pertama setelah sumber panas dimatikan, disingkirkan atau dihilangkan adalah dengan &lt;span style="color: blue;"&gt;merendam daerah luka bakar di dalam air &lt;/span&gt;atau menyiraminya dengan air yang mengalir sekurang-kurangnya lima belas menit.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada luka bakar ringan, prinsip penanganan utama adalah mendinginkan daerah yang terbakar dengan air, mencegah infeksi dan memberi kesempatan sisa-sisa epitel untuk menutup permukaan luka. Luka dapat dirawat dengan perawatan secara tertutup atau terbuka. Perawatan dapat dilakukan dengan mengoleskan luka dengan antiseptik dan membiarkannya terbuka (pada perawatan terbuka). Antiseptik yang biasa digunakan adalah larutan &lt;i&gt;Povidon Iodin (Betadin&lt;/i&gt;). Pada perawatan tertutup setelah luka diolesi cairan antiseptik, luka ditutup dengan pembalut steril.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="color: red;"&gt;Sumber : Buku Ajar Bedah, EGC Kedokteran Jakarta&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1268339861957309262-5192503752823318287?l=ummulharits.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://u
